PENA GARUT.COM— Sebanyak 1.503 mahasiswa Universitas Garut (UNIGA) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2025. Pelepasan peserta KKN tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam sebuah upacara yang digelar di Lapangan Gedung B UNIGA Kampus I, Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifuddin No. 52 A, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (5/8/2025).
Kegiatan KKN Tematik UNIGA kali ini menyasar 74 desa di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, yaitu Kecamatan Leles, Kadungora, Limbangan, Cibatu, Pangatikan, Karangtengah, dan Sukawening. Selain ribuan mahasiswa, kegiatan ini juga didukung oleh 148 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi para peserta di lapangan.
Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa KKN merupakan momen penting dan strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari di bangku kuliah ke tengah masyarakat.
“KKN adalah kesempatan emas bagi kalian untuk membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari punya dampak nyata di masyarakat. Di sana kalian akan tahu, apa sebenarnya yang diharapkan masyarakat dari mahasiswa dan sarjana,” ujar Bupati Garut.
Menurut Bupati, KKN bukan hanya ajang pengabdian, tetapi juga sarana evaluasi dan refleksi bagi mahasiswa maupun pihak kampus dalam menilai efektivitas proses pendidikan yang selama ini berlangsung.
Ia menekankan pentingnya interaksi sosial yang akan dialami mahasiswa ketika harus bekerja sama dengan orang-orang baru dan berada di lingkungan masyarakat yang sesungguhnya.
“Ini adalah ajang pembelajaran penting, karena di KKN kalian akan berkomunikasi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan orang yang sebelumnya tidak dikenal. Itu adalah bekal berharga untuk kehidupan profesional kalian nanti,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Garut berharap mahasiswa UNIGA mampu menjadi pelopor perubahan, inspirasi, serta membawa semangat pembangunan berbasis masyarakat.
“Saya yakin, mahasiswa UNIGA mampu memberi semangat dan inspirasi di desa-desa. Jadilah pelopor dan agen perubahan positif,” pungkasnya.
KKN Tematik UNIGA 2025 diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak sosial dan pemberdayaan yang signifikan di desa-desa tempat mereka mengabdi.(San)















