Home / Pemerintahan

Selasa, 14 Februari 2023 - 06:24 WIB

Haru Pilu Warnai Kedatangan Siswa Studytour SMPN 3 Garut

Suasana haru pilu menyambut kedatangan siswa-siswi _studytour_ SMPN 3 Garut yang berlangsung di area SMPN 3 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/2/2023). (Foto: Sofyan Fauzi/ Yogi Budiman/ Nindi Nurdiyanti/ Diskominfo Garut)

Suasana haru pilu menyambut kedatangan siswa-siswi _studytour_ SMPN 3 Garut yang berlangsung di area SMPN 3 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/2/2023). (Foto: Sofyan Fauzi/ Yogi Budiman/ Nindi Nurdiyanti/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT-Suasana haru pilu menyelimuti kedatangan siswa _studytour_ SMPN 3 Garut di SMPN 3 Garut yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin sore (13/2/2023).

Kedatangan para siswa disambut langsung oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, dan istri Wakil Bupati Garut, dr. Hani Firdiani Budiman, beserta para orang tua yang sudah sejak pukul 16.00 memenuhi Jalan Ahmad Yani menunggu kepulangan sang buah hati.

Hal tersebut terjadi semata-mata atas rasa cinta dan khawatir dari para orang tua, setelah kejadian musibah kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) menimpa anak-anaknya ketika dalam perjalanan pulang _studytour_ ke Yogyakarta.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu malam (12/2/2023), di mana bus yang ditumpangi para siswa dan guru pembimbingnya mengalami lakalantas di Jalan Daendels, Kabupaten Purworejo.

Atas kejadian tersebut, Wabup Garut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan menanggung semua pengobatan penyintas laka lantas yang didominasi oleh siswa-siswi SMPN 3 Garut ini.

“Nah ini kan kita (biayanya) dari pemerintah, jadi ini dari pemerintah dari pemda, iya (menanggung semua biaya pengobatan),” ujar Wabup Garut ketika diwawancara oleh awak media.

Ia mengatakan ada 17 siswa SMPN 3 Garut yang mengalami luka ringan hingga sedang akibat musibah laka lantas tersebut.

“Jadi semua yang kecelakaan kemarin yang tadi malam ada 17 orang yang luka ringan sampai sedang, ini sekarang diperiksa lagi ya, ternyata ada yang diduga patah ya, ini kan perlu ditindaklanjuti, ada yang diduga juga kalau kita keseleo lah giitu ya, ini kan perlu tindak lanjut, kemudian ada luka memar yang emang itu perlu diperiksa lebih lanjut, jadi sekarang tim medis bekerjasama dengan sekolah, merujuk untuk melakukan pengobatan selanjutnya,” katanya.

Guna memulihkan psikis penyintas, imbuh dr. Helmi, para siswa yang berada di bus yang mengalami laka lantas akan diliburkan sementara.

“Iya (yang terluka) diliburkan dulu, yang ini aja yang kecelakaan aja, kalau yang bis 1 nggak, yang bis 1 tetap belajar, kalau yang (bis) 2 kan mereka walaupun tidak luka secara fisik dia ada trauma, jadi kita liburkan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Wabup memaparkan atas kejadian yang menimpa SMPN 3 Garut, pihaknya akan memperketat izin pelaksanaan _studytour_, dan mewajibkan sekolah yang akan melakukan hal yang sama untuk melapor ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut.

“Jadi semua sekolah yang mau melakukan _study tour_ itu harus lapor semua kepada Dinas Pendidikan, nanti dinas pendidikan yang akan memberikan arahan-arahan, terkait dengan prosedur yang harus ditempuh, yang sangat ketat, untuk menghindari (hal-hal tak terduga dan) langkah antisipasi,” papar dr. Helmi.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Wabup Garut, Kepala Disdik Garut, Ade Manadin, menuturkan, ke depan pihaknya akan menata ulang persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak sekolah sebelum menyelenggarakan acara _studytour_.

Sehingga, lanjut Ade, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu beberapa sekolah yang sudah bersurat ke Disdik Garut untuk permintaan izin penyelenggaraan _studytour_.

“Akan dikaji dulu (bagi yang akan berangkat studytour), akan saya kaji dan akan dipanggil kepala sekolahnya yang mau berangkat, sebab sampai saat ini ada yang sudah kirim surat tapi belum di-_follow up_, akan saya panggil kepala sekolahnya dan komite sekolahnya, ini keinginan siapa? Keinginan sekolah atau keinginan anak dan orang tuanya, jangan sampai sebagaimana di teman-teman yang lain bahwa Guru itu numpang keren numpang bayar (numpang) piknik dari orang tua seperti itu, akan diperbaiki lah insya Allah,” lanjutnya.

Ad e menilai bahwa _studytour_ itu bukan hanya piknik saja, melainkan tetap harus memiliki nilai edukasi pendidikannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Garut, Agus, mengungkapkan ada 98 siswa dengan 9 pembimbing yang berangkat _studytour_ ke Yogyakarta pada 10-12 Februari 2023 ini.

Ia menegaskan jika pihak sekolah tidak mewajibkan setiap siswa untuk mengikuti _studytour_ ini, dan prosedur keberangkatan pun, menurutnya didahului dengan izin orang tua.

“Oh tidak wajib, (kalau yang tidak ikut) tidak apa-apa, tidak ada tugas, cuman siswa kami kan ada 1.056 yang berangkat 98, tidak 10% paling 9%, itu pun ada persyaratannya izin orang tua, (apakah) diizinkan, kemudian tidak punya penyakit (berat), kan itu ada syaratnya,” ucapnya.

Berkaitan dengan _trauma healing_ bagi siswa, lanjut Agus, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengobati rasa trauma dari para siswa.

Share :

Baca Juga

Dalam rangka “Ops Pekat 2 Lodaya 2025” Polres Garut Tindak Tegas Aksi Premanisme di Wilayah Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Polres Garut Sikat Preman! Aksi Brutal di Singajaya Dibongkar
Dalam semangat menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Ikatan Warga Pedagang Pasar (Iwappa) Kecamatan Wanaraja menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Gebyar Muharram. Acara yang digelar selama dua hari ini sukses menarik ratusan warga yang memadati Alun-alun Wanaraja.

Pemerintahan

MUI Wanaraja Apresiasi Iwappa Gelar Gebyar Muharram: Awal Baik dan Penuh Berkah
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang secara resmi meresmikan Mess Tribata Polres Garut yang akan digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi para perwira di lingkungan Polres Garut. Minggu (01/06/2025).

Pemerintahan

Kapolres Garut Resmikan Mess Tribata untuk Perwira Polres Garut
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turun langsung ke Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jumat (7/3/2025), guna meninjau aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi para pedagang serta mencari solusi terbaik terkait penataan kawasan tersebut.

Pemerintahan

Bupati Garut Tinjau PKL di Jalan Ciledug, Imbau Pedagang untuk Tertib
Suasana perayaan Natal 2025 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut berlangsung penuh makna. Bertepatan dengan Hari Raya Natal, pihak lapas secara resmi menyerahkan Surat Keputusan Remisi Khusus kepada warga binaan pemasyarakatan yang memenuhi syarat, Kamis (25/12/2025).

Pemerintahan

Peringatan Natal di Lapas Garut Diwarnai Penyerahan Remisi Khusus WBP 
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menerima kunjungan dari jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut yang berlangsung di Kantor Diskominfo Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/1/2025).

Pemerintahan

Diskominfo dan BPS Garut Perkuat Sinergi Pengelolaan Data Statistik Sektoral
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ihat Solihat, menyampaikan ucapan penuh makna pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025. Dalam pesannya, Ihat menegaskan bahwa para guru adalah fondasi penting dalam membangun peradaban bangsa yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Pemerintahan

Anggota DPRD Kabupaten Garut Ihat Solihat dari PKB Sampaikan Ucapan Hari Guru Nasional 2025: “Guru Adalah Cahaya Peradaban”
Mediasi perdamaian dalam pengunduran diri amil pelaksana pada Baznas Kabupaten Garut telah berhasil mencapai kesepakatan yang berlangsung di Kantor Baznas Kabupaten Garut, Selasa (31/12/2024).

Pemerintahan

BAZNAS Kabupaten Garut Capai Kesepakatan Perdamaian Terkait Pengunduran Diri Amil Pelaksana Secara Kekeluargaan
error: Content is protected !!