PENA GARUT.COM– Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, MBA, atau yang akrab disapa Teh Putri, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut pada Jumat (24/05/2025).
Kedatangan perempuan nomor dua di Garut ini disambut hangat oleh jajaran direksi dan seluruh karyawan Perumda Tirta Intan. Teh Putri tampak didampingi oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dedi Mulyadi, serta Kepala Bagian Hukum, Ida Nurfarida.
Dalam sambutannya di halaman depan kantor PDAM, Teh Putri menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ia mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di sektor publik, Perumda Tirta Intan harus mendahulukan kebutuhan pelanggan.
“Kita wajib memperioritaskan keluhan masyarakat, dan yang paling utama adalah ketersediaan air. Jangan dulu buat program lain sebelum layanan bisa maksimal dan masyarakat puas,” tegasnya sambil tersenyum.
Usai memberikan arahan, Teh Putri meninjau langsung kondisi gedung bersama plt Direktur Utama Drs. H. Nia Ghania Karyana, serta Plt Direktur Umum dan Direktur Teknis, Hendro Sugiarto. Mereka mengelilingi sejumlah ruangan dan area kantor, termasuk tempat parkir yang menyimpan kendaraan dinas lama yang akan segera dilelang karena telah habis masa pakainya.
Dalam sesi wawancara singkat, Teh Putri mengaku ini adalah kunjungan pertamanya ke Kantor Pusat PDAM Tirta Intan.
“Saya baru pertama kali ke kantor pusat. Kesan saya, kantor ini sama seperti pada umumnya, ada yang sudah bagus tapi juga ada yang perlu perbaikan,” ungkapnya.
Menariknya, Teh Putri juga merespons permintaan masyarakat terkait proses seleksi calon Direksi PDAM yang sedang berlangsung. Ia berharap agar Panitia Seleksi (Pansel) dapat menyampaikan seluruh proses secara terbuka kepada publik.
“Saya berharap Pansel menyampaikan dengan jelas tahapan pencalonan Direksi PDAM kepada masyarakat,” ujarnya.
Bahkan, saat disinggung soal usulan masyarakat untuk menggelar debat terbuka antar calon Direksi seperti dalam Pilkada, Teh Putri menyatakan dukungannya.
“Saya setuju, tapi tentu harus dilihat dulu bagaimana regulasi dan mekanismenya. Kalau memungkinkan, kenapa tidak?” tutupnya.
Kunjungan ini menjadi sorotan penting karena menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus mendorong transparansi dan pelayanan prima, khususnya di sektor yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat: air bersih.















