Home / Pemerintahan

Kamis, 9 Februari 2023 - 08:06 WIB

Momen HJG 210, Jadi Momentum Keberpihakan Pemkab Garut kepada Masyarakat

PENA GARUT- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyatakan jika perayaan Hari Jadi ke-210 Kabupaten atau HJG 210 akan berbeda dengan perayaan sebelumnya.  Di mana untuk HJG tahun ini, imbuh Nurdin, lebih menyentuh dan keberpihakan yang betul-betul _real_ untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Garut.  Hal tersebut disampaikan ketika melakukan wawancara langsung bersama TVRI Jawa Barat, Rabu (8/2/2023).

PENA GARUT- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyatakan jika perayaan Hari Jadi ke-210 Kabupaten atau HJG 210 akan berbeda dengan perayaan sebelumnya. Di mana untuk HJG tahun ini, imbuh Nurdin, lebih menyentuh dan keberpihakan yang betul-betul _real_ untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Garut. Hal tersebut disampaikan ketika melakukan wawancara langsung bersama TVRI Jawa Barat, Rabu (8/2/2023).

PENA GARUT- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyatakan jika perayaan Hari Jadi ke-210 Kabupaten atau HJG 210 akan berbeda dengan perayaan sebelumnya.

Di mana untuk HJG tahun ini, imbuh Nurdin, lebih menyentuh dan keberpihakan yang betul-betul _real_ untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Garut.

Hal tersebut disampaikan ketika melakukan wawancara langsung bersama TVRI Jawa Barat, Rabu (8/2/2023).

“Kenapa demikian? setelah kemarin dua tahun pasca Corona, tentu masyarakat kita masih dalam posisi yang kurang beruntung, sehingga hari ini, Pemerintah Kabupaten Garut dibawah komando Pak Bupati dan Pak Wakil itu mengisyaratkan keberpihakan yang betul-betul _real_ dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sekda Garut.

Ia memaparkan salah satu keberpihakan terhadap masyarakat tersebut diimplementasikan dalam bentuk perbaikan 1 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) per satu desa atau kelurahan.

“Dan ini tidak hanya seperti itu, karena memang tahun ini juga pelibatan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) secara hierarkis baik itu tingkat kabupaten, kemudian dengan UPT (Unit Pelaksana Teknis) tentunya, kemudian _plus_ Pak Camat, Pak Kepala Desa, Pak Lurah semua harus bertanggung jawab atas penyelesaian satu rumah tidak layak huni (untuk) satu Desa,” paparnya.

Dalam program perbaikan rutilahu ini, lanjut Nurdin, pihaknya akan memberikan semacam dana stimulan sebesar 17.5 juta rupiah untuk memperbaiki 1 unit rutilahu yang ada di desa/kelurahan di Kabupaten Garut.

“Kemudian setelah itu, SKPD yang bertanggung jawab di wilayah itu, maka dia harus bertanggung jawab atas penyelesaian secara akumulatif, karena akumulatif ketika ada kekurangan dia harus bertanggung jawab, inilah bentuk lain dari bakti ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Garut terhadap warga yang kurang beruntung,” lanjut Nurdin.

Program perbaikan rutilahu sendiri, jelas Nurdin, sudah dilakukan oleh Pemkab Garut pada mulai bulan Desember 2022 dengan pertimbangan karena adanya bencana hidrometeorologi yang menimpa Kabupaten Garut, sehingga berdampak terhadap rusaknya beberapa rumah milik warga.

Nurdin mengatakan untuk program perbaikan rutilahu saat itu, konsepnya 1 kecamatan dilakukan perbaikan 5 unit rutilahu.

“Kemarin dengan konsep lima rumah satu kecamatan, sehingga pak camat memilih desa mana (atau) rumah mana yang akan kita perbaiki. Nah Alhamdulillah sudah berjalan, dan hari ini di Hari Jadi Garut kita ingin jadi momentum ini kita ingin memberikan yang lebih-lebih dari apa yang sudah kami lakukan,” katanya.

Nurdin mengungkapkan, ada sekitar 442 unit rutilahu yang akan menjadi target program perbaikan dalam momentum HJG ke-210 ini, yang tersebar di 421 desa dan 21 kelurahan, dengan dana stimulan yang akan dikeluarkan oleh Pemkab Garut sekitar 8 miliar rupiah untuk kepentingan pembangunan.

“Yang pertama konsep kita membangun di tempat bangunan yang mereka miliki, biasanya itu adalah ukuran 35 meter persegi, Alhamdulillah kalau (untuk) tahun kemarin insya Allah itu semua dengan lantainya keramik, kemudian dindingnya bata ataupun hebel, kemudian atapnya insya Alah genting, sehingga inilah yang kita lakukan, sekali lagi bahwa 17 juta 500 sudahlah semacam stimulus kepada keluarga yang bersangkutan yang tanggung jawabnya melekat di SKPD, pak camat, pa lurah, jadi seperti itu,” tandasnya.

Dalam rangkaian HJG tahun ini juga, Sekda Garut menjelaskan akan ada beberapa rangkaian kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Gebyar Vaksinasi Covid-19 di 210 Pos Pelayanan Kesehatan di seluruh Kecamatan, Khitanan Massal, Peningkatan Kapasitas 1.000 Pelaku Usaha di Kabupaten Garut, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Share :

Baca Juga

Pembangunan sumur bor dalam rangka kegiatan TMMD reguler ke 120 Kodim 0611/ Garut di tiga titik yakni di Kampung Sarinem, Kampung Loa Gede, dan Kampung Pasir Pari, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Garut, Jawa Barat, dinyatakan berhasil.

Pemerintahan

Pembangunan Sumur Bor TMMD ke 120 Kodim 0611/Garut di 3 Titik Berhasil
Malam ini, Minggu (16/6/2024), dilanjutkan dengan patroli dalam rangka pemantauan malam takbiran menjelang perayaan iduladha 1445 hijriah di wilayah perkotaan.

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Pimpin Apel KRYD, Soroti Potensi Kerawanan
Inilah salah satu peserta didik Ra Sirojul Huda, kampung Ciloa Kaler yang mengikuti kegiatan manasik Haji foto (Ihsan).

Pemerintahan

Peragaan Manasik Haji di Kabupaten Garut, Peserta Mencapai 1150 Siswa dari Raudhatul Atfhal
Ucapan HUT RI ke-80 Republik Indonesia

Pemerintahan

Ucapan HUT RI Ke-80 Republik Indonesia
Pelaksanaan Sorlip surat suara di Gedung Raja Plaza, Jalan Guntur Endah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (10/01/2024).

Pemerintahan

Cerita dari Balik Layar Proses Sorlip Surat Suara Pemilu di Garut’ _Bisa sortir dan lipat 14 dus surat suara per hari_
Seluruh pejabat dan jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut meneguhkan komitmennya untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Selasa(21/10/2025)

Pemerintahan

Lapas Garut Teken Komitmen Nasional, Dirjenpas: “Ini Bukan Seremoni, Tapi Tanggung Jawab Nyata!”
Warga beserta aparat setempat melakukan pembersihan material banjir di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Rumah Peuteuy, Desa Mekarmulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Rabu (29/3/2023). (Foto : Dok. Kecamatan Talegong).

Pemerintahan

5 Kecamatan di Kabupaten Garut Diterjang Banjir
Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Kamis (12/3/2026).

Pemerintahan

Jelang Ops Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong
error: Content is protected !!