Home / Pemerintahan

Kamis, 11 Januari 2024 - 06:58 WIB

Cerita dari Balik Layar Proses Sorlip Surat Suara Pemilu di Garut’ _Bisa sortir dan lipat 14 dus surat suara per hari_

Pelaksanaan Sorlip surat suara di Gedung Raja Plaza, Jalan Guntur Endah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (10/01/2024).

Pelaksanaan Sorlip surat suara di Gedung Raja Plaza, Jalan Guntur Endah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (10/01/2024).

PENA GARUT.COM– Di tengah kesibukan persiapan Pemilu 2024, sekitar 2007 petugas sortir dan lipat (Sorlip) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus berupaya menyelesaikan penyortiran dan pelipatan surat suara. Kegiatan ini sudah berlangsung selama 7 hari, dipusatkan di Gedung Raja Plaza, Jalan Guntur Endah, Kecamatan Tarogong Kidul.

Kegiatan sorlip melibatkan 2.007 petugas, dengan kelompok kerja yang terbentuk masing-masing beranggotakan 10 orang, bertugsas memastikan keakuratan dan kelayakan surat suara. Leni Marlina, salah satu petugas dari Kampung Babakan Jati, Kecamatan Pasirwangi, mengatakan bahwa kelompoknya mampu menyortir dan melipat 14 dus surat suara per hari, dengan setiap dus berisi 2.000 lembar untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) dan 500 lembar untuk Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Pembagian kerjanya ya awalnya semua sama sortir kertas dibuka dulu diperiksa, kemudian habis diperiksa dilipat,” ujarnya.

Leni mengatakan, jika dirinya menemukan surat suara yang cacat, pihaknya akan mengembalikan surat suara tersebut ke pengawas, untuk dicek lebih lanjut. Selama melaksanakan sorlip, ia mengaku belum menemukan kesulitan dalam melaksanakan tugasnya.

“(Target per hari) pengennya lebih banyak cuman kan ini dikembalikan lagi biar orang lain kebagian juga,” ungkapnya.

Asep Budiyanto, Sekretaris KPU Kabupaten Garut, menyebutkan, hingga siang ini, Rabu (10/1/2024), surat suara untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) telah rampung disorlip. Kendati demikian, terdapat kekurangan dan kerusakan pada beberapa surat suara, termasuk kebutuhan tambahan 15.301 lembar surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP).

Asep mengatakan, berdasarkan bukti tanda terima barang (BTTB) jumlah surat suaranya sesuai yang dibutuhkan, yaitu sejumlah 2.042.611 lembar. Namun, setelah disortir kembali ada beberapa surat suara yang kurang dan mengalami kecacatan.

Salah satunya yaitu untuk surat suara PPWP yang dibutuhkan 2.042.611 lembar, yang mengalami kerusakan 1.302 lembar dan kurang 13.999 lembar, sehingga untuk surat suara PPWP pihaknya membutuhkan 15.301 lembar surat suara tambahan.

“Setelah di-berita acara-kan kita sampaikan kekurangan itu melalui provinsi. Nanti provinsi yang menindaklanjuti ke KPU RI, dan KPU RI nanti yang memerintahkan ke pabriknya untuk dikirim ke kita ya,” ucapnya.

Meski demikian, untuk kekurangan surat suara PPWP sudah ada penambahan dari KPU RI sehingga kebutuhan untuk surat suara tersebut sudah terpenuhi.

Asep mengungkapkan, bahwa dalam kegiatan sorlip ini pihaknya menemui beberapa hambatan, salah satunya yaitu terlalu banyaknya petugas sorlip. Meski demikian, pihaknya tidak bisa mencegah animo masyarakat yang ingin menjadi petugas sorlip tersebut. Sehingga, untuk melakukan pengawasan petugas tadi, pihaknya menarik beberapa orang dari panitia pemilihan Kecamatan (PPK) untuk mengawasi petugas sorlip.

Meskipun menghadapi tantangan, termasuk cuaca dan keterbatasan gudang, tim Sorlip tetap optimis. Tahapan selanjutnya akan fokus pada pengemasan, terutama untuk surat suara DPRD Kabupaten Garut, yang akan disortir di tiga gudang yang berbeda untuk memastikan distribusi yang tepat.

“Sebetulnya kita inginnya dalam satu gudang pusat tapi cukup besar untuk menampung ini, sebetulnya seperti itu keinginan kita,” ungkapnya.

Untuk pengemasan surat suara DPRD Kabupaten Garut, terbagi dalam 3 gudang, di mana pergudangnya berisi surat suara untuk 2 dapil. Hal tersebut, dilakukan agar surat suara bisa tersortir dengan rapih dan sesuai dapilnya masing-masing.

“Karena kan (warna jenis surat suaranya) sama hijau tapi beda dapil, kalau misalkan presiden dengan DPR RI ataupun DPD dengan DPRD Provinsi kan berbeda warnanya, tapi kalau DPRD Kabupaten kan warna sama hijau tapi dapil berbeda. Itu yang kita antisipasi supaya tidak terjadi salah distribusi ini dapil ini, dapil ini, nah makanya kita nanti pengemasan itu di masing-masing gudang sesuai dapil itu mana dulu yang akan kita garap,” jelas Asep.

Ia berharap pengelolaan logistik Pemilu 2024 ini bisa sesuai dengan prinsip 5T yaitu Tepat jumlah, Tepat jenis, Tepat sasaran, Tepat waktu, dan Tepat kualitas (efisien).

Nurodhin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Garut, berharap pekerjaan sorlip ini dapat selesai tepat waktu untuk memastikan distribusi yang lancar ke tingkat PPK. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan ketelitian selama proses sorlip.

“Untuk teman-teman di KPU dan teman-teman yang hari ini melakukan pelipatan, ya tetap sehat, tetap jaga stamina, karena ini juga tugas yang cukup berat dan tetap harus hati-hati dalam melakukan pensortiran, jangan sampai ada surat suara (cacat) yang masuk ke dalam surat suara yang dinyatakan valid,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengamankan seorang pria berinisial M (50) yang di duga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Garut Selatan, pada Senin (14/4/2025).

Pemerintahan

Satresnarkoba Polres Garut Amankan Pengedar Sabu di Wilayah Garut Selatan
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Garut Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Seorang pemuda berinisial R (23), warga setempat, ditangkap beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat CBS warna merah hitam tanpa pelat nomor polisi.

Pemerintahan

Aksi Nekat Pemuda Di Garut Gondol Motor Terparkir, Akhirnya Dibekuk Polisi
Kabupaten Garut melaksanakan kegiatan pemberangkatan jemaah haji untuk Kloter 22 Gelombang 1 Tahun 1446 H / 2025 M. Sabtu malam (10/05/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Laksanakan Pengamanan Pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Garut
Kondisi jalan kabupaten yang mengalami longsor di Kampung Cisintok, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Minggu (19/2/2023). (Foto : Dok. Pemerintah Kecamatan Talegong).

Pemerintahan

Jalan Kabupaten Menghubungkan 5 Desa di Kecamatan Talegong Alami Longsor
Pelaksanaan Pertemuan Audiensi Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta dengan Pemerintah Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Aula Setda Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (7/3/2023). (Foto : Bagus Syah Putra & M. Sofyan Fauzi/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Sekda Garut Minta SKPD Sambut Baik Pihak-Pihak yang Berkontribusi untuk Garut
Penampilan Sampurasun Dance oleh Paguyuban Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Garut sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi Garut ke-210, di halaman Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (16/2/2023). (Foto: Tim Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Penampilan Memukau Paguyuban Moka Garut di Momen HJG 210
Bupati Garut, Rudy Gunawan, didampingi Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, dan Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyerahkan bantuan hibah keagamaan dalam pelaksanaan Apel Gabungan, di Lapang Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/3/2023). (Foto : Deni Seftiana, Anggana Mulia Karsa, & Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Pemkab Garut Serahkan Bantuan Hibah Keagamaan Sebesar 675 Juta Rupiah
Sekitar pukul 12.15 WIB, terjadi pergeseran tanah (longsor) di Kampung Teureup, Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Polsek Banyuresmi Bersama Koramil 1110/Banyuresmi Lakukan Patroli Mitigasi Bencana Longsor di Desa Sukakarya 
error: Content is protected !!