Home / Pendidikan

Selasa, 21 Maret 2023 - 09:58 WIB

Bupati Garut Rudy Gunawan Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum

Bupati Garut, Rudy Gunawan, melaksanakan Ujian Disertasi Terbuka di Aila Prof. Oemar Seno Adji, Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana, Kota Bekasi, Senin (20/03/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut & Dok. Pribadi).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, melaksanakan Ujian Disertasi Terbuka di Aila Prof. Oemar Seno Adji, Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana, Kota Bekasi, Senin (20/03/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut & Dok. Pribadi).

PENA GARUT– Gelar Doktor akhirnya disandang oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, setelah dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum, Konsentrasi Hukum Tata Negara mempertahankan disertasinya berjudul Hubungan Keuangan antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintahan Desa dalam Rangka Otonomi Daerah (Studi tentang Pemerintahan Kabupaten Garut dan Desa Karangmulya dalam Era Pasca Reformasi, 1998-2022), yang dilaksanakan di Aula Prof. Oemar Seno Adji, Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana, Kota Bekasi, Senin (20/3/2023). Dihadapan para penguji, Rudy Gunawan meraih predikat sangat memuaskan.

Dalam disertasinya ini Bupati Garut didukung promotor Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H, dan dibantu oleh Co-Promotor I, Dr. Dian Puji Simatupang, S.H., M.H, serta Co-Promotor II, Dr. Phillips A. Kana, S.H., M.H.

Dalam Ujian Disertasi Terbuka ini, Bupati Garut diuji oleh 4 penguji yaitu oleh Prof. Dr. T. Gayus Lumbuun, S.H., M.H sebagai Penguji I, Prof. Dr. Bintan R. Saragih, S.H sebagai Penguji II, Prof. Dr. Dr. M. Iman Santoso, S.H., M.H., M.A, sebagai Penguji III, dan Dr. Siswantari Pratiwi, S.H., M.M., M.H. dengan Ketua Sidang Dr. Ir. Ayub Muktionon M.SIP, CIQaR.

“Jadi saya bukan mencari gelar tapi saya mencari ilmu, nah makanya ketika itu kan dosen-dosennya ada dan waktu itu kuliahnya dari Jakarta di Hotel Bidakara saya ngikut, dan kebetulan saya ada proses politik jadi terganggu, makanya tadi saya kuliah itu 11 tahun dan saya berhenti masuk lagi 2019,” ujarnya.

Ia mengungkapkan jika kuliah S3-nya ini sempat terhenti karena dirinya mengikuti proses politik di Pemilihan Kepala (Pilkada) di Kabupaten Garut dan juga beberapa kendala lain yang akhirnya membuat kuliahnya sempat terganggu.

“Jadi saya 2019 itu adalah periode kedua saya menyelesaikan naiknya (Promosi Doktor Ilmu Hukum), karena pada waktu itu ya mulai-mulai kita ada banjir bandang, terus ada Pilkada kedua dan sebagainya banyaklah gangguan-gangguan sehingga saya (sempat behenti), karena promotor juga memberikan dorongan ya Pak Profesor Satiya ini luar biasa, Pak Dian, dan juga Pak Philip itu memberikan (dorongan), dan kami pun akhirnya ditunjuk tim penguji yang dipimpin oleh Prof waktu itu masih Hakim Agung ya waktu Pak Gayus, dan Pak Bintan ya, pokoknya saya semangat saja waktu itu,” ucapnya.

Meskipun begitu, imbuh Rudy, jika ujian tertutup untuk Promosi Doktor Ilmu Hukum ini sudah selesai setahun lalu, namun baru kemarin dirinya melaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum.

Berdasarkan hasil disertasinya, ia menilai jika hubungan keuangan ke desa ini harus memiliki kepastian, karena menurutnya desa merupakan entitas yang menurut Undang-Undang Dasar 1945 itu diakui dan dihormati.

“Nah makanya politik anggaran itu harus sejalan dengan rohnya Undang-Undang 1945, makanya sekarang yang berhubungan dengan desa itu wajib kita memberikan dorongan desa mendapatkan pembiayaan yang cukup, kita memberikan pengawasan, sumber daya daya di desanya ditingkatkan, sistem pemerintahannya berbasis elektronik, dan lain sebagainya,” tandasnya.

Seusai melaksanakan Ujian Disertasi Terbuka, Bupati Garut disambut hangat oleh keluarga dan kerabat yang hadir langsung menyaksikan Promosi Doktor Ilmu Hukum yang direngkuh oleh Bupati Garut.

 

Share :

Baca Juga

Tarogong Kaler – Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al-Mashduqi International Islamic School Boarding Garut pada Sabtu (6/12/2025). Sebanyak enam santri Al-Mashduqi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat keilmuan Islam terbesar dan tertua di dunia.

Pendidikan

Sekolah Al-Mashduqi Lepas 6 Santri ke Mesir, Garut Kembali Ukir Prestasi Internasional

Pendidikan

Resmi Dilantik, 78 Guru Lulusan PPG IPI Garut Siap Mencerdaskan Bangsa
Muhammadiyah Kabupaten Garut menggelar kegiatan pengukuhan dan pelantikan Kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan majelis pendidikan dasar menengah dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat masa bakti 2024-2028.

Pendidikan

Pelantikan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Garut:”Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Unggul”
Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti acara penutupan peringatan Maulid Nabi Muhammad di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Al-Ikhlas.foto(Ihsan)

Pendidikan

Acara penutupan peringatan Maulid Nabi Muhammad di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Al-Ikhlas di pimpin oleh KM Yazid Abdul Muqtadhir
Pemerintah Kabupaten Garut menyambut lahirnya Institut Kesehatan Karsa Husada Garut sebagai tonggak penting dalam penguatan pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi meresmikan Gedung Kampus 3 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (23/01/2026).

Pendidikan

Kampus 3 dan Klinik Diresmikan, Institut Karsa Husada Siap Cetak Nakes Unggul
Bupati Garut, Rudy Gunawan, meninjau secara langsung pelaksanaan Gebyar Pangan Murah digelar di Halaman Kantor DKP Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/06/2023).

Pendidikan

DKP Garut Gelar GPM Serentak dengan 290 Titik Lainnya se-Indonesia
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kembali mencuri perhatian. Tidak hanya mencetak guru yang kompeten secara akademis dan pedagogis, PPG IPI Garut kini menjadi kawah candradimuka para calon pemimpin pendidikan masa depan.

Pendidikan

IPI Garut Cetak Pemimpin Pendidikan Masa Depan Lewat Program PPG
Peringatan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke-63 menjadi momen bersejarah bagi IPM Jawa Barat., acara ini mencatatkan diri sebagai perayaan terbesar yang pernah digelar oleh IPM Jabar dalam beberapa periode terakhir. Perayaan ini tidak hanya sekadar seremonial, namun juga menjadi ajang untuk mengukir masa depan kader IPM.

Pendidikan

IPM Jabar Gelar Milad Ke-63 Terbesar, Harapan Besar untuk Kader Muhammadiyah
error: Content is protected !!