Home / Pendidikan

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:15 WIB

Kampus 3 dan Klinik Diresmikan, Institut Karsa Husada Siap Cetak Nakes Unggul

Pemerintah Kabupaten Garut menyambut lahirnya Institut Kesehatan Karsa Husada Garut sebagai tonggak penting dalam penguatan pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi meresmikan Gedung Kampus 3 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (23/01/2026).

Pemerintah Kabupaten Garut menyambut lahirnya Institut Kesehatan Karsa Husada Garut sebagai tonggak penting dalam penguatan pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi meresmikan Gedung Kampus 3 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (23/01/2026).

PENA GARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut menyambut lahirnya Institut Kesehatan Karsa Husada Garut sebagai tonggak penting dalam penguatan pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi meresmikan Gedung Kampus 3 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (23/01/2026).

Peresmian tersebut sekaligus menandai perubahan status Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada menjadi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Momentum bersejarah ini dirangkaikan dengan perayaan Milad ke-22 Yayasan Karsa Husada, pelantikan rektor pertama institut, serta peresmian Gedung Kampus 3 dan Klinik Karsa Husada.

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas capaian besar yang diraih oleh institusi pendidikan kesehatan tersebut. Ia menilai perubahan bentuk menjadi institut bukanlah proses yang mudah dan membutuhkan kesiapan serta komitmen yang kuat dari penyelenggara.

“Ini pencapaian yang sangat hebat. Saya tahu persis tidak gampang memenuhi persyaratan untuk menjadi institut. Ini menunjukkan komitmen dan kesiapan penyelenggaranya dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, selama lebih dari dua dekade, Karsa Husada telah berkontribusi nyata bagi Kabupaten Garut, terutama dalam mencetak tenaga kesehatan yang berperan langsung di tengah masyarakat.

Ia juga menyambut baik diresmikannya Program Studi Gizi dan Klinik Karsa Husada. Kehadiran fasilitas dan prodi baru tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kompetensi sumber daya manusia.

“Program studi gizi ini sangat relevan dengan kondisi daerah. Selain meningkatkan kompetensi masyarakat, juga memperkuat pelayanan kesehatan yang dibutuhkan warga Garut,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang baru dilantik, Iwan Wahyudi, menyampaikan bahwa transformasi institusi ini merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat Garut.

“Kami menghadirkan institut kesehatan, prodi gizi, dan gedung klinik untuk membantu masyarakat. Gedung ini juga menjadi lahan praktik mahasiswa karena fasilitasnya menunjang bidang kesehatan dan akan segera dioptimalkan,” jelas Iwan.

Ia menekankan pentingnya kehadiran Program Studi Gizi dalam menjawab persoalan kesehatan yang masih dihadapi daerah, khususnya terkait gizi ibu dan anak.

“Masalah gizi masih menjadi faktor utama tingginya angka kematian ibu dan bayi. Dengan adanya Prodi Gizi, kami berharap pemahaman masyarakat meningkat dan perbaikan gizi di Kabupaten Garut bisa lebih optimal, sekaligus mendukung program pemerintah,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya Kampus 3 dan Klinik Karsa Husada, Institut Kesehatan Karsa Husada Garut diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Share :

Baca Juga

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

Pendidikan

Dorong Literasi Dan Calistung, KKN Gradasi Hadirkan Taman Gradasi Di Desa Galih Pakuwon
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PW Aisyiyah) Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, memberikan apresiasi terhadap peluncuran program “LIKE-R: Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja – Our Health, Our Right: Be The Change”. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja, khususnya di Kabupaten Garut.

Pendidikan

Aisyiyah Jawa Barat Dukung Pelatihan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja di Kabupaten Garut
Guru dan siswa SMA Darussalam saat berfoto bersama usai memberikan penghargaan kepada siswanya yang berprestasi,( foto Ihsan)

Pendidikan

Mengembangkan Ilmu dan Agama SMA Darussalam Sukses Meluluskan Siswa Kelas XII
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kembali mencuri perhatian. Tidak hanya mencetak guru yang kompeten secara akademis dan pedagogis, PPG IPI Garut kini menjadi kawah candradimuka para calon pemimpin pendidikan masa depan.

Pendidikan

IPI Garut Cetak Pemimpin Pendidikan Masa Depan Lewat Program PPG
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut menutup tahun 2025 dengan sederet capaian membanggakan di berbagai bidang. Di bawah kepemimpinan Kalapas Rusdedy, lembaga ini sukses menghadirkan inovasi nyata dalam tata kelola pemerintahan, pemberdayaan warga binaan, hingga penguatan sistem keamanan dan layanan publik.

Pendidikan

Lapas Kelas IIA Garut Akhiri Tahun 2025 dengan Segudang Prestasi, dari Ekspor Hingga Reformasi Layanan Publik
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Garut plus Keterampilan telah membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2024/2025 dengan kuota sebanyak 360 siswa. PPDB MAN 2 Garut dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur reguler.

Pendidikan

MAN 2 Garut Membuka Penerimaan Peserta Didik Baru untuk Tahun Ajaran 2024/2025

Pendidikan

Peran Supply Chain Management Untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM di Kabupaten Garut
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut Resmi meluluskan sebanyak 332 siswa kelas 12 angkatan 45 untuk tahun ajaran 2023/2024. 

Pendidikan

Pelepasan Siswa MAN 1 Garut: 332 Lulusan Sukses Tembus Perguruan Tinggi, Prestasi Meningkat 200%
error: Content is protected !!