Home / Pendidikan

Rabu, 28 Agustus 2024 - 12:43 WIB

Aisyiyah Jawa Barat Dukung Pelatihan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja di Kabupaten Garut

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PW Aisyiyah) Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, memberikan apresiasi terhadap peluncuran program “LIKE-R: Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja – Our Health, Our Right: Be The Change”. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja, khususnya di Kabupaten Garut.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PW Aisyiyah) Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, memberikan apresiasi terhadap peluncuran program “LIKE-R: Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja – Our Health, Our Right: Be The Change”. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja, khususnya di Kabupaten Garut.

PENA GARUT.COM– Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PW Aisyiyah) Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, memberikan apresiasi terhadap peluncuran program “LIKE-R: Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja – Our Health, Our Right: Be The Change”. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja, khususnya di Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Hj. Ia Kurniati menekankan pentingnya peran ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut dalam memberikan pelatihan kepada para peserta agar mampu menjadi pemimpin yang berperan aktif dalam edukasi kesehatan reproduksi remaja.

“Pencegahan dan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi remaja harus menjadi prioritas. Ini adalah fondasi dasar yang tidak boleh diabaikan,” ujar Ia Kurniati.Rabu (28/08/2024).

Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai kesehatan seksual dan reproduksi sangat penting bagi remaja. Remaja yang sehat reproduksinya dan paham tentang kesehatan seksual akan tumbuh menjadi individu yang sehat secara fisik, mental, sosial, dan ekonomi.

“Sebaliknya, kurangnya pemahaman dan perhatian terhadap aspek ini dapat berdampak negatif pada masa depan mereka,”

Ia Kurniati juga mengungkapkan bahwa kesehatan reproduksi remaja tidak boleh hanya dilihat sebagai masalah pribadi, tetapi sebagai bekal penting untuk masa depan yang lebih baik.

“Mempersiapkan remaja bukan hanya tentang akademik atau keterampilan untuk berkarier, tetapi juga memastikan mereka paham tentang kesehatan reproduksinya. Ini akan membangun kepercayaan diri, kebanggaan, dan kebahagiaan saat mereka menatap masa depan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran IPM dalam mengatasi permasalahan kesehatan seksual dan reproduksi di kalangan remaja, khususnya di wilayah Garut dan Jawa Barat.

“Jika IPM tidak memulai kepedulian terhadap masalah ini, siapa lagi yang akan peduli Tugas IPM adalah menjadi pelopor, minimal untuk anggota keluarganya sendiri agar memahami tata krama, sopan santun, dan cara menjaga kesehatan reproduksi,” tambahnya.

Ia mendorong mereka untuk menjadi pelajar yang berpendidikan, berakhlak mulia, dan mampu menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

“Remaja harus menjadi sosok yang educated, memiliki akhlak karimah, dan berani memimpin diri sendiri serta lingkungannya,” tutupnya.

Pelatihan kesehatan seksual dan reproduksi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap kesehatan dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

“Program ini merupakan bukti nyata dari komitmen Aisyiyah Jawa Barat dalam mendukung kesehatan remaja di tengah tantangan zaman,”pungkasnya(San).

Share :

Baca Juga

Muhammadiyah Kabupaten Garut menggelar kegiatan pengukuhan dan pelantikan Kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan majelis pendidikan dasar menengah dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat masa bakti 2024-2028.

Pendidikan

Pelantikan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Garut:”Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Unggul”
SDIT Miftahul Huda kembali menggelar pelatihan mitigasi bencana, kali ini dengan fokus pada penanggulangan gempa bumi dan banjir. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan siswa menghadapi potensi bencana alam, seperti gempa bumi yang menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa terjadi di daerah mereka.

Pendidikan

SDIT Miftahul Huda Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana untuk Bangun Jiwa Tanggap Anak
SMPN 2 Garut mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan rangkaian kegiatan yang penuh makna, termasuk siraman rohani, lomba tumpeng antar kelas, dan peragaan busana muslim.

Pendidikan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad di SMPN 2 Garut: Lomba Tumpeng dan Jumat Berbagi Tingkatkan Kebersamaan
SDIT Miftahul Huda mengadakan pelatihan mitigasi bencana bagi siswa, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam. Dalam kegiatan ini, siswa dari kelas 1 hingga 6 mendapatkan pelatihan tentang mitigasi bencana gempa bumi dan banjir, serta simulasi evakuasi dan pengungsian.

Pendidikan

Pelatihan Mitigasi Bencana di SDIT Miftahul Huda Bersama BPBD Garut, Bentuk Kemandirian Anak dalam Evakuasi Bencana Alam
Acara ini merupakan inisiatif dari Kelompok 16 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Garut (ITG), bekerja sama dengan pihak sekolah dan beberapa instansi terkait. Dengan adanya pemateri dari perusahaan Vlog Kita.com dan Bank BCA Cabang Garut, acara ini berfokus pada dua aspek penting yang menjadi kebutuhan utama generasi muda saat ini, yaitu literasi digital dan literasi keuangan.(Foto Gilang)

Pendidikan

Remaja Cerdas Digital dan Keuangan: KKN ITG Kelompok 16 Sukses Gelar Acara Literasi di SMPN 2 Cilawu

Pendidikan

Inovasi Pembelajaran Digital Masuki MTs Al-Falah Biru, Mahasiswa PPG Perkenalkan AI dan Teknologi Canggih

Pendidikan

Peran Supply Chain Management Untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM di Kabupaten Garut
Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) mewisuda sebanyak 560 lulusan dalam Wisuda ke-29 sekaligus Angkat Sumpah Gelombang Pertama Tahun Akademik 2025/2026. Acara wisuda Tersebut dilaksanakan di Hotel Santika,Rabu (13/10/2026).

Pendidikan

Bukan Sekadar Wisuda, IKKHG Garut Ungkap Target Besar Bangun Pendidikan Kesehatan,560 Lulusan IKKHG Garut Diwisuda, Rektor Ungkap Rencana Buka Fakultas Kedokteran Gigi
error: Content is protected !!