Home / Pemerintahan

Rabu, 7 Juni 2023 - 11:19 WIB

Diskanak Imbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi Rabies terhadap Hewan Peliharaan Rutin Setahun Sekali

Kabid Keswan Diskanak Garut, drh. Agustina, ketika diwawancara oleh Tim Diskominfo Garut di Kantor Diskanak Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (06/06/2023

Kabid Keswan Diskanak Garut, drh. Agustina, ketika diwawancara oleh Tim Diskominfo Garut di Kantor Diskanak Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (06/06/2023

PENA GARUT-GARUT, Tarogong Kidul* – Dunia maya sempat dihebohkan dengan adanya kasus seorang balita di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia akibat digigit anjing rabies pada Senin (8/5/2023). Hal tersebut menjadi perbincangan akibat viral di media sosial.

Atas hal tersebut, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut mengimbau masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing, kucing, hingga monyet untuk senantiasa melakukan vaksinasi rabies setiap satu tahun sekali. Masyarakat, terutama pemilik HPR (Hewan Penular Rabies), diharapkan me-_manage_ hewan peliharaannya dengan baik, seperti memberi makan, mengkandangkan, tidak membiarkan hewan peliharaannya mencari makan sendiri, sehingga akan menganggu orang lain.

“Terus melakukan vaksinasi rabies rutin setiap tahun ke Puskeswan terdekat,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan), drh. Agustina, di kantor Diskanak Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (06/06/2023).

Agustina menjelaskan, jika kondisi rabies di Kabupaten Garut masih terkendali, karena adanya alokasi kegiatan pengendalian rabies melalui vaksinasi rabies yang rutin hingga sosialisasi terkait bahaya rabies yang dilakukan oleh pihaknya bersama stakeholder lainnya.

Adapun apabila ada masyarakat yang melaporkan adanya kasus gigitan dari HPR, imbuh drh. Agustina, pihaknya bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah maupun petugas medik veteriner maupun paramedik veteriner akan langsung terjung ke lapangan untuk melakukan observasi terhadap HPR yang mengggit warga tadi. Meski begitu, ia menegaskan hingga saat ini tidak ada hewan yang positif terkena penyakit rabies.

“Kalau untuk kasus gigitan HPR ada, tapi sebagian besar itu karena HPR terprovokasi, seperti mungkin kalau anak kecil kan suka dimainin, atau pas waktu dia si HPR tersebut lagi menyusui kan kondisinya lagi sensi, itu merasa terganggu, lalu si HPR tersebut itu menggigit, atau terinjak,” imbuhnya.

Ia menerangkan penyakit rabies adalah penyakit anjing menular yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia maupun hewan berdarah panas yang disebabkan oleh virus rabies ditularkan melalui saliva atau air liur dengan mengigit atau mengenai luka terbuka. Adapun untuk rabies ini, lanjut drh. Agustina, terbagi ke dalam dua jenis yakni rabies ganas dan tenang.

“Untuk rabies ganas, hewan menjadi galak, menggigit apa saja dan tidak menurut perintah pemilik, kemudian muncul air liur berlebihan dan menunjukkan gejala klinis kejang, lumpuh dan berakibat kematian. Kalau untuk HPR tenang biasanya hewan bersembunyi di tempat gelap disertai kejang kejang,lumpuh dan berakhir kematian,” lanjutnya.

Ia juga mengimbau jika ada masyarakat yang tergigit HPR untuk segera melakukan tindakan pertama yaitu membasuh luka gigitan menggunakan air mengalir selama 15 menit dan diberi deterjen ataupun disinfektan untuk membunuh kuman rabies tersebut.

“Terus jangan lupa langsung lapor ke Puskesmas terdekat atau Puskesmas yang sebagai rabies center, di sana puskesmas akan melakukan tindakan tatalaksana kasus gigitan HPR,” ungkap drh. Agustina.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memvaksin HPR-nya, karena vaksin yang disediakan oleh Diskanak Garut tidak berbayar atau gratis.

“(Penyuntikan vaksin) diulang setiap tahun sekali, dibooster. Itu bisa dilakukan di puskeswan-puskeswan. Kita di Puskeswan juga gratis untuk vaksinasi rabies, kalau ada _event_ seperti _rabies day_ atau di pelayanan kesehatan kita suka ada di Pendopo kita lakukan dengan cuma-cuma,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri dan produktif. Sebanyak 36.000 ekor benih ikan nila resmi ditebar di Kolam Ikan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi), Jumat (18/10/2025).

Pemerintahan

Bukan Sekadar Hukuman, Ini Cara Lapas Garut Latih Narapidana Jadi Mandiri
Pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Kabupaten Garut, di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (4/12/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Kehormatan Anggota KORPRI adalah Memiliki Integritas
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengecek secara langsung lokasi MTQ ke-XLVI Tahun 2023 di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Selasa (30/05/2023).

Pemerintahan

Wabup Garut Cek Kesiapan MTQ Tingkat Kabupaten di Talegong
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2025 di Gedung Pemuda, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 16 hingga 17 September 2025, dengan diikuti 100 peserta terpilih dari total 225 pendaftar.

Pemerintahan

Garut Hebat! Dispora Siapkan Generasi Tangguh Lewat Pelatihan Kewirausahaan Pemuda
Pelaksanaan inspeksi dari LSO Inofice di lahan pertanian organik milik Poktan Ciawitali, berlokasi di Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Senin (09/10/2023).

Pemerintahan

Bantuan Sertifikasi Pertanian Organik Dukung Kelompok Tani Ciawitali di Garut
Ucapan Hari Sumpah Pemuda tahun 2025

Pemerintahan

Ucapan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025
Beberapa pengunjung Nusantara Music dan Johor Food Festival 2023 mengunjungi _stand_ Kabupaten Garut yang berisi produk kerajinan akar wangi hingga kulit, Jum'at-Minggu (3-5/03/2023). (Foto : Dok. Disperindag ESDM Garut).

Pemerintahan

Disperindag ESDM dan Dekranasda Garut Pamerkan Kerajinan Kulit hingga Akar Wangi di Malaysia
Bupati Garut, Rudy Gunawan menyerahkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Garut kepada beberapa Kepala Desa (Kades) atas Kepatuhan Pembayaran Pajak Tahun 2021-2022, bersamaan dengan pelaksanaan Apel Gabungan di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (13/2/2023). (Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Bupati Garut Berikan Penghargaan Kepada Kades yang Patuh Bayar Pajak
error: Content is protected !!