PENA GARUT.COM – Pamindangan Arlamba di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, menjadi saksi antusiasme masyarakat terhadap ajang Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Piala Gubernur 2025 yang berlangsung meriah selama dua hari, Sabtu dan Minggu (3–4 Mei 2025).
Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kontes ketangkasan domba tersebut. Ia juga menyampaikan amanat penting dari Gubernur Jawa Barat mengenai rencana pembangunan stadion keterampilan domba di Kabupaten Garut.
“Ini bukan sekadar tontonan, tapi juga warisan budaya dan penggerak ekonomi rakyat. Domba Garut adalah identitas kita, simbol keterampilan dan ketekunan yang diwariskan turun-temurun,” ujar Bupati di hadapan ratusan peserta dan pengunjung.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seni ketangkasan domba bukan eksploitasi binatang, melainkan bentuk penghargaan terhadap keindahan, proporsi tubuh, hingga gerakan alami domba.
“Ada 12 kriteria penilaian yang memperhatikan aspek fisik dan keindahan domba. Jadi jangan berpikir ini semata adu kepala, karena itu hanya bagian kecil dari penilaian,” jelasnya.
Tak hanya atraksi, SKDG 2025 juga menjadi ajang silaturahmi dan tukar pengetahuan bagi para peternak. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyebutkan bahwa kegiatan ini sekaligus mendukung pelestarian plasma nutfah domba Garut yang telah ditetapkan sebagai kekayaan genetik nasional.
“Bahkan ada peserta dari luar Jawa Barat. Mereka berdiskusi soal bibit unggul, cara pemeliharaan, dan strategi pemasaran,” ucap Beni.
Dukungan juga datang dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian. Agung Suganda dari Ditjen PKH menyampaikan bahwa SKDG sejalan dengan Permentan No. 36 Tahun 2006 tentang Sistem Pembibitan Ternak Nasional.
“Ini bukti nyata komitmen Pemkab Garut dalam mendorong kontes bibit ternak. Domba Garut adalah kebanggaan kita semua, dan patut dikenal hingga mancanegara,” ujar drh. Agung.
SKDG Piala Gubernur 2025 diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan, sekaligus mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Garut kini tengah menyiapkan infrastruktur yang lebih representatif, termasuk rencana pembangunan stadion khusus domba Garut.
Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, SKDG bukan hanya pertunjukan tradisional, tetapi juga panggung kebanggaan bagi para peternak, serta simbol kejayaan domba Garut di kancah nasional.















