Home / Pemerintahan

Kamis, 17 April 2025 - 16:52 WIB

Garut Heboh! Dokter Kandungan Lecehkan Pasien di Klinik dan Rumah, Ini Faktanya

Seorang dokter kandungan berinisial MSF (33) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut atas dugaan tindak pelecehan seksual terhadap pasiennya. Aksi bejat tersebut dilakukan di klinik hingga kediaman korban, yang membuat kasus ini viral di media sosial.

Seorang dokter kandungan berinisial MSF (33) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut atas dugaan tindak pelecehan seksual terhadap pasiennya. Aksi bejat tersebut dilakukan di klinik hingga kediaman korban, yang membuat kasus ini viral di media sosial.

PENA GARUT.COM– Seorang dokter kandungan berinisial MSF (33) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut atas dugaan tindak pelecehan seksual terhadap pasiennya. Aksi bejat tersebut dilakukan di klinik hingga kediaman korban, yang membuat kasus ini viral di media sosial.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Garut, Kamis (17/4/2025), Kapolres Garut AKBP Mochammad Fajar Gemilang menyampaikan bahwa MSF mengaku telah melakukan tindakan tak senonoh kepada pasiennya sebanyak empat kali.

“Pelaku mengakui baru melakukan aksinya empat kali, namun penyelidikan terus kami kembangkan untuk mencari kemungkinan adanya korban lain,” ungkap Kapolres Fajar.

Kasus ini terungkap setelah seorang wanita berinisial AED (24) melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya. AED bukanlah korban yang muncul dalam video viral, melainkan korban lain yang mengaku mengalami pelecehan saat menerima layanan kesehatan dari pelaku.

Awalnya, korban datang berkonsultasi ke klinik tempat MSF praktik. Beberapa hari setelah konsultasi, pelaku menghubungi korban dan menawarkan pemeriksaan lanjutan di rumah korban.

“Pelaku datang dan melakukan pemeriksaan seperti menyuntik dan tindakan lainnya. Namun, pembayaran justru diminta dilakukan di rumah pelaku,” ujar Kapolres Fajar.

Usai pemeriksaan, pelaku yang menumpang ojek online lantas meminta korban untuk mengantarkannya pulang dengan alasan searah. Setibanya di rumah pelaku, korban diminta masuk untuk membayar biaya perawatan sebesar Rp6 juta.

Namun di dalam rumah tersebut, tindakan tak pantas terjadi. Pelaku mencium leher korban dan melakukan pelecehan lainnya. Merasa dilecehkan, korban langsung menolak dan mengancam akan melapor ke polisi.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, AED akhirnya melaporkan MSF ke Polres Garut. Polisi pun bergerak cepat dan menetapkan status MSF sebagai tersangka.

“Kami juga mengimbau siapa pun yang pernah menjadi korban untuk segera melapor ke Polres Garut. Identitas korban akan kami rahasiakan dan kami pastikan perlindungan maksimal,” tegas Kapolres.

Sebagai bagian dari respons cepat, Polres Garut membuka kanal aduan khusus lewat WhatsApp di nomor 081113404040 guna memfasilitasi pelaporan dari masyarakat yang mungkin mengalami hal serupa.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang memanfaatkan profesi untuk tindakan kriminal. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak ragu untuk melapor jika mengalami pelecehan, terutama di ranah layanan kesehatan.

Share :

Baca Juga

Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Ihat Solihat, anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PKB, yang langsung turun ke lapangan untuk mengunjungi rumah warga di Kampung Cibadak Rt 03/10 Ds Sindanggalih Kec Karangtengah Kabupaten Garut, yang mengalami musibah kebakaran.

Pemerintahan

Gercep dan Peduli Anggota DPRD kabupaten Garut Ihat Solihat dari praksi PKB Sambangi Warga Terdampak Kebakaran
Reses masa sidang III hari pertama Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Demokrat, Endang Saepudin, berlangsung hangat pada Rabu, 19 Februari 2025. Puluhan warga memadati balai kampung untuk menyampaikan keluhan langsung kepada wakil rakyat mereka.

Pemerintahan

“Puluhan Warga Kampung Papandak ‘Geruduk’ Endang Saepudin, Ada Apa?”
Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, memimpin apel gabungan terbatas yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (28/8/2023).

Pemerintahan

Pemkab Garut Siapkan Strategi Konkret Hadapi Bencana Kekeringan
Pelaksanaan Pelantikan DPC Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) Kabupaten Garut sekaligus Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PORPI ke-42 tingkat Kabupaten Garut, di SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (28/10/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Olahraga Kunci Kesehatan dan Kebahagiaan
Garut, 16 September 2024 – Sebuah pencapaian membanggakan datang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebanyak 717 unit Coir Shade hasil karya warga binaan resmi diberangkatkan ke Prancis. Tidak hanya menjadi prestasi ekspor, langkah ini juga menandai dukungan nyata terhadap program hilirisasi kelapa yang tengah digencarkan pemerintah.

Pemerintahan

Ekspor 717 Coir Shade, Lapas Garut Jadi Motor Hilirisasi Kelapa Nasional
Bupati Garut, Rudy Gunawan, didampingi Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, dan Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyerahkan bantuan hibah keagamaan dalam pelaksanaan Apel Gabungan, di Lapang Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/3/2023). (Foto : Deni Seftiana, Anggana Mulia Karsa, & Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Pemkab Garut Serahkan Bantuan Hibah Keagamaan Sebesar 675 Juta Rupiah
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang di dampingi Wakapolres Garut dan jajaran Pejabat Utama Polres Garut melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Wanaraja dan Polsek Sukawening Kabupaten Garut, Jum'at (09/05/2025).

Pemerintahan

Polsek Wajib Hadir di Hati Rakyat! Ini Arahan Menyentuh Kapolres Garut
Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Garut dipenuhi suasana khidmat pada Senin (10/11/2025), saat jajaran petugas pemasyarakatan se-Garut Raya bersama warga binaan mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025.

Pemerintahan

Kepala Bapas Garut Ajak Petugas dan WBP Teladani Nilai Juang Para Pahlawan
error: Content is protected !!