Home / Pemerintahan

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:43 WIB

Hebat! Warga Binaan Lapas Garut Hasilkan Sayuran Organik Berkualitas

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan panen sayuran organik yang melibatkan langsung warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (26/03/2026).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan panen sayuran organik yang melibatkan langsung warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (26/03/2026).

PENA GARUT.COM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan panen sayuran organik yang melibatkan langsung warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (26/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Garut berhasil memanen kangkung organik sebanyak 10 kilogram serta selada bokor sebanyak 5 kilogram. Meski dilakukan secara sederhana, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas dapat berjalan produktif dan memberikan nilai manfaat.

Menariknya, proses budidaya hingga panen ini sepenuhnya melibatkan dua orang WBP yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Kepala Lapas Garut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panen biasa, melainkan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan.

“Kami terus mendorong WBP agar memiliki keterampilan yang bisa digunakan saat kembali ke masyarakat. Pertanian organik ini menjadi salah satu bekal yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Program ini juga merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam aspek pemberdayaan warga binaan. Selain itu, langkah ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang tengah digencarkan pemerintah.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Garut, Asep Supritana, menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap awal hingga panen

“Kami tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga prosesnya. WBP dibina mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Kangkung yang dihasilkan pun merupakan jenis organik, sehingga lebih sehat dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu WBP yang terlibat mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa mendapatkan pengalaman baru yang bermanfaat selama menjalani masa pembinaan.

“Kami merasa lebih produktif dan punya kegiatan positif. Ilmu ini bisa kami gunakan nanti setelah bebas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Garut tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pemberdayaan.

Harapannya, para WBP dapat kembali ke masyarakat dengan keterampilan baru dan siap mandiri, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Share :

Baca Juga

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka dan melakukan kunjungan ke rumah balita stunting dalam acara Gerakan Bersama Intervensi Stunting melalui program Temukan, Obati, Sayangi, balita Stunting (TOSS) dengan tema "Tawis Kanyaah" yang dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Wanaraja, Kampung Cikole, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Selasa (29/8/2023).

Pemerintahan

“Tawis Kanyaah” Pemkab Garut Untuk Balita Stunting di Kecamatan Wanaraja
Sebuah kolaborasi strategis terjadi antara Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut dan Fakultas Pertanian Universitas Garut (UNIGA) dalam upaya memperkuat Nota Kesepahaman terkait pemanfaatan kawasan hutan dan rehabilitasi hutan. Koordinasi ini berlangsung di Gedung C Universitas Garut Selasa (14/11/2023)

Pemerintahan

Perhutani dan Fakultas Pertanian UNIGA Bersinergi untuk Kelestarian Hutan Garut
Anggota DPR fraksi PKS Ir H Dede Salahudin melakukan poto bersama dengan masyarakat kampung Cibadak

Pemerintahan

Ir H Dede Salahudin Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kampung Cibadak untuk Madrasah dan Masjid
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Garut melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi di Kantor Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Sabtu (17/5/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Sirnagalih, Warga Antusias Hadir
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin apel pagi dilingkungan pegawai Inspektorat, di Halaman Kantor Inspektorat Daerah, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (19/2/2024).

Pemerintahan

Pj Bupati Garut Minta Inspektorat Awasi Program Kegiatan SKPD
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. meresmikan secara langsung hasil program bedah rumah Asrama Polisi yang berada di lingkungan Polsek Cikelet, Polres Garut. Rabu (14/05/2025).

Pemerintahan

Komitmen Kesejahteraan! Kapolres Garut Resmikan Hunian Layak untuk Anggota Polsek
Kondisi air meluap di Jalan Desa Kampung Ciamana, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Kamis malam (11/01/2024).

Pemerintahan

Tanggul Bambu Picu Banjir di Kecamatan Wanaraja Garut _Air meluap sempat banjiri jalan desa di Kampung Ciamana_
Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1446 H, Polres Garut melalui operasi razia minuman keras (miras) berhasil menyita sejumlah minuman beralkohol ilegal di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Garut Selasa (11/03/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Kembali Gelat Operasi Razia Miras untuk Menciptakan Situasi Kondusif di Bulan Suci Ramadhan
error: Content is protected !!