PENA GARUT.COM– Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing kini terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satu terobosan terbaru datang dari Gilang Mohamad Ramadhan, SE, M.Ak, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2025 LAN-RI, yang menggagas inovasi strategis bernama Sistem Dashboard Optimalisasi Barang Milik Daerah (siDOBRAK).
Gilang menjelaskan bahwa siDOBRAK hadir sebagai bentuk jawaban atas tantangan zaman dalam pengelolaan aset daerah yang selama ini masih menghadapi kendala akurasi data dan efisiensi pemanfaatan.
“Melalui siDOBRAK, kami ingin menghadirkan sistem yang mampu memberikan gambaran menyeluruh tentang aset daerah dalam satu dashboard yang mudah diakses, akurat, dan transparan,” ujar Gilang saat ditemui dalam agenda presentasi aksi perubahan, Senin (06/10/2025).
Menurutnya, tujuan utama siDOBRAK adalah menciptakan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang lebih optimal. Tidak hanya untuk mendukung efisiensi tata kelola pemerintahan, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan aset yang produktif.
“SiDOBRAK bukan sekadar sistem digital, tetapi juga instrumen transformasi. Dengan data yang valid dan real-time, pimpinan daerah bisa mengambil keputusan berbasis data atau data-driven government,” lanjutnya.
Selain memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, siDOBRAK juga dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat dan dunia usaha.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengakses informasi aset publik yang dapat dimanfaatkan secara produktif—baik untuk investasi, kegiatan usaha mikro, maupun pengembangan ekonomi lokal.
“Prinsipnya adalah keterbukaan dan inklusivitas. Kami ingin masyarakat juga ikut merasakan manfaat dari aset publik yang dikelola secara profesional,” tegas Gilang.
Dengan hadirnya siDOBRAK, Pemkab Garut diharapkan memiliki alat strategis untuk mencegah kebocoran aset, memperkuat akuntabilitas keuangan daerah, serta mempercepat transformasi digital menuju Good Governance dan Smart Government.
Inovasi ini juga sejalan dengan visi besar Kabupaten Garut untuk menjadi daerah yang Hebat dan Inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses manfaat pembangunan.
“Garut Hebat dan Inklusif bukan hanya slogan, tapi komitmen nyata. Lewat siDOBRAK, kita buktikan bahwa inovasi bisa menjadi jembatan menuju kesejahteraan bersama,” pungkas Gilang optimistis.















