PENA GARUT.COM – Upaya mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bersih dari narkoba terus digencarkan. Lapas Kelas II A Garut bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut resmi membuka kegiatan Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025.
Kepala BNN Kabupaten Garut, AKBP Yusdania, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Negara hadir di dalam lembaga pemasyarakatan dalam upaya P4GN serta menanggulanginya. Warga binaan yang terjerat kasus narkotika berhak mendapatkan layanan rehabilitasi. Kehadiran negara diwujudkan melalui rehabilitasi terpadu ini,” ujar AKBP Yusdania, Kamis (04/09/2025).
Ia menegaskan, sinergi Forkopimda, BNNK, hingga aparat terkait menjadi langkah penting dalam menangani masalah adiksi di lembaga pemasyarakatan.
“Ikhtiar ini dilakukan agar warga binaan yang selesai menjalani masa hukuman dapat kembali ke masyarakat dengan kondisi sehat tanpa persoalan adiksi,” tambahnya.
Menurut AKBP Yusdania, tahun ini sebanyak 170 warga binaan di Lapas Garut mengikuti program rehabilitasi. Program ini merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya, bahkan sudah diperluas hingga ke Rumah Tahanan (Rutan) dengan melibatkan personel untuk berkolaborasi dan bersinergi.
“Saya sebagai leading sektor P4GN mendorong agar semua pihak terlibat, mulai dari TNI, Polri, Pemda, Kementerian Agama, sekolah, desa, hingga swasta. Kehadiran semua elemen menjadi kunci keberhasilan P4GN,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program rehabilitasi ini akan berdampak pada berkurangnya permintaan narkotika di masyarakat.
“Syarat utama keberhasilan adalah tidak adanya penyalahgunaan narkotika ilegal. Dengan program ini, permintaan akan narkotika bisa ditekan,” katanya.
Di akhir sambutannya, AKBP Yusdania memberikan penghargaan kepada jajaran Lapas Kelas II A Garut, Karutan, serta pemerintah daerah yang telah mendukung penuh program P4GN.
“Saya apresiasi upaya Kalapas mewujudkan Lapas bersih narkoba. Apresiasi ini juga sudah saya sampaikan ke pimpinan. Harapan ke depan, Indonesia bisa menjadi bangsa dengan generasi unggul,” pungkasnya.















