Home / Pemerintahan

Senin, 22 September 2025 - 14:06 WIB

WBP Lapas Garut Panen 400 Kg Padi: Dari Balik Jeruji, Tumbuh Harapan Kemandirian

Teriknya matahari siang itu tak menghalangi semangat tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut. Dengan sabit di tangan, mereka bahu-membahu memanen padi di lahan sawah seluas 600 meter persegi. Hasilnya cukup membanggakan, yakni 400 kilogram padi yang menjadi bukti nyata program pembinaan kemandirian di balik tembok tinggi lapas.

Teriknya matahari siang itu tak menghalangi semangat tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut. Dengan sabit di tangan, mereka bahu-membahu memanen padi di lahan sawah seluas 600 meter persegi. Hasilnya cukup membanggakan, yakni 400 kilogram padi yang menjadi bukti nyata program pembinaan kemandirian di balik tembok tinggi lapas.

PENA GARUT.COM– Teriknya matahari siang itu tak menghalangi semangat tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut. Dengan sabit di tangan, mereka bahu-membahu memanen padi di lahan sawah seluas 600 meter persegi. Hasilnya cukup membanggakan, yakni 400 kilogram padi yang menjadi bukti nyata program pembinaan kemandirian di balik tembok tinggi lapas.

Panen ini dipimpin Kasubsi Bimker dan PHK, Egis Fantasi, dengan pengawasan langsung dari petugas. Namun sorotan utama tetap tertuju pada para WBP yang sejak awal ikut menanam, merawat, hingga akhirnya menuai hasil.

Bagi sebagian besar, pengalaman ini merupakan hal baru. Ada yang sebelumnya bekerja sebagai buruh bangunan, ada pula yang belum pernah sekalipun menyentuh lumpur sawah. Kini, melalui program pembinaan kemandirian pertanian, mereka menemukan keterampilan yang bisa menjadi bekal hidup di masa depan.

“Awalnya saya tidak tahu cara menanam padi. Tapi setelah ikut belajar dan bekerja di sawah, saya merasa punya keterampilan baru. Rasanya bangga bisa menghasilkan sesuatu yang nyata,” ungkap salah satu WBP dengan senyum malu-malu.Senin(22/09/2025)

Kalapas Garut, Rusdedy, menekankan bahwa program ini bukan sekadar meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membentuk karakter dan mental warga binaan.

“Kami ingin mereka merasakan arti kerja keras, kebersamaan, dan kemandirian. Panen ini adalah bukti bahwa dengan kesempatan dan pembinaan yang tepat, WBP mampu produktif dan bermanfaat, baik selama masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Program pertanian ini sejalan dengan akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Di Lapas Garut, sawah sederhana bukan hanya lahan pertanian, melainkan ruang harapan. Dari sanalah WBP belajar bahwa hidup selalu memberi kesempatan kedua untuk bangkit dan mandiri,”ujarnya

 

📞 Untuk informasi lebih lanjut:

Humas Lapas Kelas IIA Garut

Telp : +62 813-9549-0807

Email : lapas.grt@gmail.com

Share :

Baca Juga

Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, meluncurkan Operasi Penyelenggaraan Trantibum dan Bulan Sadar Pajak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2024, di area Mal Pelayanan Publik, Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (19/6/2024).

Pemerintahan

Pj. Bupati Garut Luncurkan Operasi Trantibum dan Bulan Sadar Pajak 2024
PENA GARUT -Tarogong Kidul, FHKG ( Forum Honorer Kabupaten Garut), Berkesempatan Bertemu dengan Bupati Garut di kantornya, dalam kesepatan tersebut FHKG disambut baik oleh orang no 1 dikabupaten Garut, selain itu pengurus FHKG juga berkesempatan bertemu dengan Sekertaris daerah didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian, (Garut, senin 10 April 2023). 

Pemerintahan

BUPATI GARUT MENDUKUNG LANGKAH FHKG 
Polsek Wanaraja Polres Garut mengamankan 1 orang penyedia minuman keras berinisial “AS” (42) warga Kec. Pangatikan Kab. Garut beserta barang bukti berupa 7 botol minuman keras berbagai merk dari warung tersebut.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Berantas Peredaran Minuman Keras 
Personel Polsek Wanaraja Polres Garut melakukan pengecekan langsung ke lokasi longsor yang terjadi di Kampung Cinunuk, RT 02 RW 04, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Tinjau Lokasi Longsor di Desa Cinunuk
Peringatan Hari jadi ke-210 Kabupaten Tahun 2023 mengambil tema Purnamakarya Rucita Wibawa. "Purnamakarya" bermakna sebagai salah satu tahapan dari selesainya tahapan proses pembangunan, sedangkan "Rucita wibawa" yaitu kegemerlapan, kemajuan, kesejahteraan, serta membawa nama Kabupaten Garut yang begitu luar biasa.(Foto : Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Sambut Milangkala, Kabupaten Garut Berkemas
Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-8 Himpunan Mahasiswa Program Studi Aglaria dan Teknologi Jurusan Pertanian (HIMAPROSAT), Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut telah dipilih untuk menjadi pengisi kuliah umum di Universitas Garut (UNIGA). Senin (09/10/2023).

Pemerintahan

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut Memperingati Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Prodi Studi Aglaria dan Teknologi Jurusan Pertanian di Universitas Garut
Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengikuti secara virtual acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (_smart city_) di Gedung Command Center Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (28/2/2023). (Foto : Rahmatilah Ramadhani, Anggana Mulia Karsa, & Deni Seftiana/Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Bupati Garut Laksanakan Penandatanganan MoU terkait Implementasi Smart City
Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memberikan klarifikasi terkait video viral dukungan kepada salah satu Cawapres, di Kantor Satpol PP Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (02/01/2023). 

Pemerintahan

Kasus Video Viral, Satpol PP Garut Beri Skorsing pada Terduga Pelaku
error: Content is protected !!