Home / Bisnis

Rabu, 7 Mei 2025 - 20:06 WIB

Milad Pemuda Muhammadiyah Garut: Saatnya Pemuda Jadi Teladan Bangsa

Semangat kebangsaan kembali berkobar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut dalam peringatan Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah, Rabu (07/05/2025). Mengusung tema

Semangat kebangsaan kembali berkobar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut dalam peringatan Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah, Rabu (07/05/2025). Mengusung tema "Pemuda Negarawan, Totalitas untuk Indonesia Raya", acara ini menjadi ruang refleksi penting bagi kader muda Muhammadiyah agar tidak hanya sekadar menjadi pemimpin formal, tetapi juga sosok berkarakter dan berjiwa besar untuk negeri

PENA GARUT.COM –Semangat kebangsaan kembali berkobar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut dalam peringatan Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah, Rabu (07/05/2025). Mengusung tema “Pemuda Negarawan, Totalitas untuk Indonesia Raya”, acara ini menjadi ruang refleksi penting bagi kader muda Muhammadiyah agar tidak hanya sekadar menjadi pemimpin formal, tetapi juga sosok berkarakter dan berjiwa besar untuk negeri.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut, Agus Rahmat Nugraha, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemuda untuk menanamkan nilai-nilai kenegarawanan sejak dini.

Ia menegaskan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang memegang jabatan, tapi tentang memiliki visi, karakter kuat, dan niat tulus untuk membangun bangsa.

“Jadi sesuai dengan tema besar Pemuda Negarawan, ini adalah cita-cita besar. Pemuda itu bukan hanya yang menjadi pemimpin karena jabatan, tapi yang penting adalah karakter dan pandangan jauh ke depan untuk bangsa ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, frasa Totalitas untuk Indonesia Raya mengandung pesan mendalam bahwa setiap tindakan dan langkah pemuda harus membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.

“Setiap orang, terutama pemuda, harus mencari celah untuk membangun negeri. Apapun yang dilakukan harus bernuansa bahwa dirinya sedang berihtiar memajukan negara ini sebaik-baiknya,” tambah Agus.

Dalam refleksi tersebut, Agus Rahmat juga mengangkat tiga tantangan utama yang kini dihadapi generasi muda. Pertama adalah krisis moral dan etika global. Menurutnya, banyak masyarakat di negara-negara maju yang mulai mencari nilai-nilai spiritual karena kegelisahan moral yang melanda dunia.

“Masalah moral ini bukan cuma urusan bangsa, tapi sudah menjadi problem semesta. Banyak manusia kini sedang mencari agama dan tata nilai hidup,” katanya.

Tantangan kedua adalah beban ekonomi yang makin berat. Ia melihat persoalan ini sebagai efek dari dinamika politik dan globalisasi yang menekan kehidupan generasi muda, terutama yang baru tumbuh dan mencari arah hidup.

“Ini soal realita ekonomi yang makin berat. Anak-anak muda harus pandai-pandai mencari peluang agar tetap bisa eksis dalam keseharian,” tuturnya.

Sementara tantangan ketiga, lanjutnya, adalah krisis kepemimpinan. Agus menyayangkan banyaknya pemimpin yang lebih senang dilayani ketimbang melayani.

“Hari ini kita butuh pemimpin yang melayani, yang punya empati, yang mau mendengar dan berbagi. Bukan hanya yang kuat secara harta dan ilmu, tapi bisa jadi teladan. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Peringatan Milad ini tidak hanya menjadi seremoni, tapi juga pengingat bagi para pemuda Muhammadiyah agar terus memupuk nilai kenegarawanan, menjaga moralitas, dan menyiapkan diri menjadi pemimpin yang melayani.(San)

Share :

Baca Juga

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menyelenggarakan kegiatan screening kesehatan bagi seluruh karyawannya. Langkah ini diambil untuk memastikan para pekerja berada dalam kondisi prima sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.Senin (27/05/2024)

Bisnis

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Gelar Screening Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan
Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut pada hari Senin, 19 Februari 2024 melepas keberangkatan 35 Santri Murid peserta English Immersion Program ke Malaysia. Pelepasan tersebut secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Bapak Drs. H. Nurdin Yana, MH. mewakili PJ Bupati Garut Bapak Drs. H. Barnas Ajidin, M.M., M.M.Pd. di Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al Mashduqi Islamic School Garut.

Bisnis

Al MashduqI IIBS Garut Lepas Peserta English Immersion Program 2024 Ke Malaysia
Dalam dunia kuliner yang terus berkembang, Nuqtoh Makanan kembali memukau pecinta rasa dengan kehadiran varian terbaru, Roti Gondrong Bakar & Kukus. Dalam upaya terus berinovasi, Nuqtoh Makanan menampilkan pengalaman kuliner yang lebih mendalam melalui kombinasi rasa yang unik dan harga terjangkau.

Bisnis

Roti Gondrong Nuqtoh Kini ada varian Baru  Kelezatan yang Kembali Menggoda di Setiap Gigitannya 

Bisnis

Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays
Calon anggota DPRD Kabupaten Garut dari Dapil 3 Nomor Urut 01, Ust Suherlan, memberikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada warga masyarakat Garut sambil menyoroti perbedaan perayaan ini pada tahun 2024.

Bisnis

Perbedaan Perayaan Natal dan Tahun Baru Tahun 2024: Suherlan Ajak Bersatu untuk Membangun Garut
Kabar gembira bagi anak-anak yang berulang tahun pada bulan September. FruitCity menghadirkan promo spesial bertajuk September Ceria yang memberikan kesempatan bermain gratis bagi anak kelahiran bulan September.

Bisnis

Anak Ultah Bulan September Wajib Tahu! FruitCity Beri Gratis Main untuk Kamu dan 2 Teman
Dalam menyambut Hari Ibu yang tinggal sebentar lagi, Dede Salahudin, Caleg DPRD Kabupaten Garut Dapil 3 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomor urut 02, tidak hanya memberikan ucapan selamat biasa. Lebih dari sekadar seremoni, ia menyerukan panggilan untuk meningkatkan perlindungan dan dukungan bagi perempuan di semua lapisan masyarakat.

Bisnis

Dede Salahudin, Caleg PKS, Peringati Hari Ibu dengan Panggilan Aksi Konkrit

Bisnis

Carrageenan: Sustainability From Farm to Table
error: Content is protected !!