PENA GARUT-Ratusan warga Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, menyambut para calon kepala Desa dengan musik Marawis. Musik tradisional tersebut dipilih sebagai bentuk kearifan lokal dan spritual masyarakat di lingkungan pesantren. Inisiatif penyambutan tersebut berasal dari warga dan mendapat dukungan dari Ketua panitia pemilihan kepala desa (PPKD), Gilang Abdul Ajis.
“Jadi memang penyambutan dengan musik marawis itu inisiatif dari warga, dan memang kearifan lokal disini musik marawis karena di lingkungan pesantren juga, lebih ke kearifan lokal nya,” ujar Gilang saat di wawancarai, Selasa (09/05/2023).
Penyambutan ini menjadi sorotan karena penggunaan musik Marawis yang jarang dipakai dalam acara penyambutan resmi. Namun, masyarakat Cimaragas merasa bahwa musik tradisional tersebut lebih mewakili identitas dan kearifan lokal mereka.
“Salah satu alasannya memang di lingkungan pesantren, tidak dengan musik Band, atau musik dangdut, lebih ke musik marawis, kearifan lokal dan lebih ke spritual,” jelas Gilang.
Acara penyambutan para calon kepala desa ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan menguatkan semangat gotong royong di Desa Cimaragas.
Warga Cimaragas menunjukkan kecintaan mereka terhadap kearifan lokal dengan memilih musik Marawis sebagai bentuk penyambutan para calon kepala desa. Semoga acara ini dapat mempererat persaudaraan di antara masyarakat dan para calon kepala desa yang akan bertarung dalam pemilihan kepala desa.















