Home / Pemerintahan

Senin, 27 November 2023 - 18:26 WIB

Pertahankan Keaslian Genetik, Domba Garut Dipasang _Chip_

Bupati Garut memimpin apel gabungan di Lapang Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/11/2023).

Bupati Garut memimpin apel gabungan di Lapang Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/11/2023).

PENA GARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut kini berupaya keras melestarikan genetik Domba Garut. Salah satunya dilakukan dengan memasang _chip_ guna memantau keturunan domba Garut. Langkah konkret ini dengan melibatkan pembangunan kawasan pelestarian sumber genetik domba Garut.

“Nah sehingga kami bekerja sama dengan fakultas peternakan Universitas Padjajaran begitu ya, untuk melestarikan ini supaya keaslian domba Garut itu tetap bisa kita jaga keaslian ras domba Garut begitu ya,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, Senin (27/11/2023), di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut.

Beni menerangkan, jumlah domba Garut sendiri saat ini hanya berkisar 280 hingga 350 ribu ekor. Tidak hanya itu, domba Garut juga sangat banyak peminat khususnya peminat yang berasal dari luar Kabupaten Garut. Maka dari itu, pihaknya kini sedang melakukan upaya dengan memperbaiki sistem untuk mempertahankan keaslian genetik dari domba Garut.

“Kita sedang merintis dengan Universitas Padjadjaran ini salah satunya adalah kita secara kesisteman begitu ya, kita akan memasang _chip_ begitu ya, _chip_ di domba Garut ini, supaya mereka di manapun pada saat ada perkawinan dengan turunan domba Garut manapun ini bakal kelihatan, apakah domba tersebut masih asli atau tidak begitu,” jelasnya.

Beni menyebutkan, terdapat dua arah kebijakan dari pemerintah daerah di antaranya yaitu berkaitan dengan pemenuhan daging domba di Kabupaten Garut, serta peningkatan nilai tambah daya saing, sehingga domba tersebut dalam sisi keunggulannya dapat diapresiasi.

“Nah kita akan kerjakan dua-duanya begitu ya. Nah tadi seperti kita lihat ini ada turunan domba Garut asli yang memang kalau lihat dari sisi polipit ya polipair atau keturunan genetiknya domba Garut itu bisa di atas 150 kilo per ekornya,” lanjutnya.

Langkah konkret yang kini dilakukan dengan membangun kawasan untuk pelestarian sumber genetik domba Garut, di mana pihaknya mengumpulkan indukan-indukan asli jantan maupun betina, sehingga ke depan pihaknya bisa menghasilkan induk-induk domba Garut unggulan.

“Nah tentu nanti induk ini akan disebarluaskan ke para peternak kita begitu ya, sumber benih dari kita, sehingga nanti turunannya itu bisa mendapatkan keturunan domba Garut yang unggul gitu ya, di samping nanti pedagingnya, dari sisi ketangkasannya juga tetap kita perhatikan dari keturunannya, sehingga tetap nilai tambah (dan) daya saing domba Garut ini bisa kita pertahankan,” katanya.

Bupati Garut Rudy Gunawan usai memimpin apel bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), mengungkapkan, bahwa domba-domba yang dihadirkan pada hari ini merupakan domba yang memiliki reputasi nasional baik pada kejuaraan presiden maupun yang lainnya. Domba ini sendiri, merupakan domba khas Kabupaten Garut.

“Jadi ini adalah khas Garut yang sudah ditetapkan oleh Menteri Pertanian, kita menjadi pusat wilayah bibit,” ucap Bupati Garut, yang pagi itu bersama Wakil Buiati dr. Helmi Budiman menerima penghargaan atas jasa dan dedikasinya sebagai Pembina Kelembagaan Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Garut. dalam Upaya Pelestarian Sumberdaya Genetik dan Seni Budaya Domba Garut.

Rudy Gunawan mengungkapkan, di Kabupaten Garut sendiri, terdapat beberapa domba yang berkualitas di antaranya domba yang memiliki berat 140 kg dan domba yang memiliki harga sekitar 300 juta rupiah karena telah mendapatkan gelar juara. Ia berkomitmen, pihaknya akan mengembangkan para peternak domba di Kabupaten Garut dengan memberikan bimbingan.

Rudy menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran guna melakukan langkah-langkah pelestarian domba Garut.

“Dan kita menjadikan ini sebagai bagian dari bisnis masyarakat, dan juga hobi masyarakat, dan juga kita memberikan bantuan kandang dan lain sebagainya. Domba Garut memang mantap,” ucapnya.

Rudy juga mengundang semua pihak untuk datang membeli domba di Kabupaten Garut, yang memiliki ciri khas gagah perkasa.

“Beli domba yang mempunyai kultur dan mempunyai ciri khas domba Garut di antaranya adalah gagah perkasa, domba Garut gagah perkasa,” ujarnya.

Hidayat, dari Bidang Organisasi DPC HPDKI Kabupaten Garut, menambahkan, penghargaan yang diberikan kepada Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut ini merupakan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mendukung para peternak di Kabupaten Garut. Menurutnya, dukungan pemerintah bagi HPDKI Kabupaten Garut sangatlah penting.

“Makanya tiap event-event baik konteks patok atau tangkas, bisa kita menampilkan apa yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi dan pusat,” tuturnya.

Salah satu dukungan pemerintah daerah, imbuhnya, adalah adanya kontes patok yang diikuti oleh domba yang berusia di bawah 2,5 tahun. Berkat adanya dukungan tersebut, peternakan di Kabupaten Garut dapat lebih maju baik secara ilmiah maupun secara akademik.

“Ya harapan tetap saya berharap dinas peternakan dan bupati, terus-menerus mendukung dengan adanya HPDKI, baik kebutuhan HPDKI, maupun kebutuhan para peternak juga,” tandasnya.

Pelaksanaan apel gabungan di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, har itu memang menjadi momen unik dengan kehadiran domba Garut berkualitas tinggi yang telah mengukir prestasi baik di tingkat regional maupun nasional. Bupati Garut bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana, dan para pegawai antusias melihat pemandangan tidak biasa, puluhan hewan Domba Garut turut dihadirkan dalam momentum Bulan Bhakti Peternakan.

Dalam kesempatan ini, Bupati Garut, Rudy Gunawan turut menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut dengan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran tentang Kajian dan Implementasi Pengembangan Domba Garut.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Garut memberikan penghargaan kepada 15 peternak berprestasi di Kabupaten Garut, yaitu :

1. Moch Ihsan Nugraha (Tarogong Kidul) – Juara I SKDG Kelas A Kontes pada Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

2. Lili Kurniawan (Kadungora) – Juara 1 Domba Garut Raja Petet pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

3. Misbahudin (Leles) – Juara 1 Domba Garut Ratu Bibit pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

4. Lutfi Maknun Maulana (Wanaraja) – Juara 1 Domba Garut Raja Pedaging pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

5. M. Kamaludin (Leles) – Juara 1 Domba Garut Ratu Bibit pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

6. Fahmi Hadiansah (Pasirwangi) – Juara 2 SKDG Kelas B pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

7. Nenin Rahmawati (Kadungora) – Juara 4 Domba Garut Ratu Bibit pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

8. Emid (Leles) – Juara 4 SKDG Kelas C pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

9. Ahun (Bayongbong) – Juara 5 SKDG Kelas A pada Kontes Ternak dan SKDG Piala Presiden Tahun 2023

10. Arifin (Garut Kota) – Juara 1 Domba Garut Raja Pedaging pada Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023

11. Muhammad Farhan (Kadungora) – Juara 1 Domba Garut Ratu Bibit pada Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023

12. Iwan Widara (Tarogong Kaler) – Juara 2 Domba Garut Raja Petet pada Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023

13. Dhani Wardani (Leles) – Juara 2 Domba Garut Ratu Bibit pada Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023

14. Rian Satibi (Leles) – Juara 3 Domba Garut Ratu Bibit pada Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023

15. Uloh Saepuloh (Tarogong Kaler) – Juara 3 Domba Garut Raja Pedaging pada Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023

Share :

Baca Juga

Lapas Kelas IIA Garut kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam momentum tasyakuran Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025 yang digelar di Aula LPKA Bandung.

Pemerintahan

Mengejutkan! UMKM Lapas Garut Jadi yang Terbaik Se-Jawa Barat
Pelaksanaan Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI yang digelar oleh BP2MI di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (16/03/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Moch. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

BP2MI Gelar Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI di Kabupaten Garut
Garut, 16 September 2024 – Sebuah pencapaian membanggakan datang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebanyak 717 unit Coir Shade hasil karya warga binaan resmi diberangkatkan ke Prancis. Tidak hanya menjadi prestasi ekspor, langkah ini juga menandai dukungan nyata terhadap program hilirisasi kelapa yang tengah digencarkan pemerintah.

Pemerintahan

Ekspor 717 Coir Shade, Lapas Garut Jadi Motor Hilirisasi Kelapa Nasional
Penyaluran bantuan PMT secara simbolis dilaksanakan di Kantor Pos Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (3/5/2023). (Foto: M Azi/ Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Garut/ Dok. DPPKBPPPA Garut)

Pemerintahan

BAPANAS Salurkan Bantuan Bagi Balita Stunting di Kabupaten Garut  
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut sekaligus mengukuhkan Pengurus Komisi MUI Kabupaten Garut masa Khidmat 2025-2030, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/4/2026).

Pemerintahan

Mukerda MUI Garut 2026 Dibuka, Bupati Ingatkan Bahaya Informasi Negatif
Dalam semangat menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Ikatan Warga Pedagang Pasar (Iwappa) Kecamatan Wanaraja menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Gebyar Muharram. Acara yang digelar selama dua hari ini sukses menarik ratusan warga yang memadati Alun-alun Wanaraja.

Pemerintahan

MUI Wanaraja Apresiasi Iwappa Gelar Gebyar Muharram: Awal Baik dan Penuh Berkah
Dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Garut, Endang Saepudin, menggelar reses masa sidang II di Kampung Sadahurip, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan. Reses ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, mulai dari BPJS FBI Kesehatan,infrastruktur jalan, hingga kebutuhan perasana pesantren, madrasah.

Pemerintahan

Serap Aspirasi Kampung Sadahurip, Dewan Endang Saepudin Gelar Reses di Kecamatan Pangatikan
Pelaksanaan Rapat Persiapan Pemberangkatan Jemaah Haji Tahun 1445 H/2024 M yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (23/4/2024).

Pemerintahan

Kabupaten Garut Siap Berangkatkan 2.003 Calon Jemaah Haji Tahun 2024
error: Content is protected !!