PENA GARUT-Anggota fraksi PKS , DPRD Kabupaten Garut H,Dede Salahudin mengatakan, mengecam dan mengutuk keras tindakan anarkis terhadap lima orang warga Garut yang terjadi di Kabupaten Musi rawas Utara Sumatera Selatan yang di tuduh penculik anak, pada hari Senin lalu.
“Diketahui, kelima korban adalah merupakan warga kecamatan Sukawening dan Pangatikan Garut, diduga telah menjadi korban penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan oleh aksi masa yang brutal. Korban ditarik hingga jatuh dan di aniaya bahkan di tuduh sebagai pelaku penculik anak ,padahal mereka ,korban hanya mencari nafkah penjual jaket keliling di sana,” Ungkapnya, Kamis (09/02/2023).
lanjut Ia, kejadian tersebut terjadi di kabupaten Musi rawas utara ketika korban sedang berjualan jaket keliling.
“Saya mengutuk keras tindakan kekerasan yang di lakukan oleh warga kabupaten Musi Rawas Utara yang terjadi kepada para pedagang keliling warga Garut yang menurut Dede salahudin, masih warganya dapil satu. Apapun alasannya, tidak boleh lagi terjadi peristiwa serupa,” ungkapnya
Maka dari itu lanjut Dede Salahudin,, mengaku prihatin dan meminta keadilan aparat kepolisian setempat atas aksi main hakim sendiri dan meminta untuk menindak tegas dan bergerak cepat mengusut peristiwa itu, sehingga tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kejadian tersebut.
“Harus segera ditindak tegas agar ada efek jera terhadap pelaku penganiayaan dan penyebar fitnah penculik anak,” pungkasnya.















