PENA GARUT.COM-Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Demokrat, Endang Saepudin melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 di Kampung Babakanloa, Desa Babakanloa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut.Kamis(21/05/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, serta warga sekitar yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang dirasakan masyarakat setempat.

Dalam agenda reses itu, persoalan pertanian menjadi salah satu topik utama yang banyak disampaikan warga, khususnya terkait serangan hama tikus yang kerap menyebabkan gagal panen di wilayah tersebut.
Endang Saepudin mengatakan, aspirasi masyarakat akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan dinas terkait agar persoalan yang dihadapi petani dapat segera diantisipasi.
“Alhamdulillah pada siang hari ini saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Partai Demokrat telah melaksanakan agenda reses di RW 08 Desa Babakanloa. Antusias masyarakat sangat tinggi untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka rasakan,” ujar Endang.

Ia menjelaskan, sebagian besar aspirasi yang masuk berkaitan dengan sektor pertanian, terutama mengenai upaya penanganan hama tikus yang dinilai sudah sangat merugikan petani.
Yang paling banyak dikeluhkan para petani yaitu bagaimana cara mengantisipasi hama tikus. Karena di sini sering terjadi gagal panen akibat banyaknya hama tikus,” katanya.
Menurutnya, setelah menerima aspirasi dari masyarakat, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Garut guna mencari solusi dan langkah antisipasi terhadap persoalan tersebut.
Selain masalah pertanian, warga juga menyampaikan keluhan terkait pembangunan infrastruktur desa, seperti saluran irigasi, drainase, dan kondisi jalan desa yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Ada juga aspirasi mengenai infrastruktur, berkaitan dengan drainase, selokan, serta jalan desa. Semua aspirasi masyarakat sudah saya tampung dan akan menjadi bahan tindak lanjut,” ucapnya.
Endang menegaskan, persoalan hama tikus saat ini menjadi prioritas utama yang paling dirasakan masyarakat RW 08 Desa Babakanloa karena dampaknya langsung dirasakan para petani dan berpengaruh terhadap hasil panen mereka.















