PENA GARUT.COM-Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Partai NasDem, Hj Diah Kurniasari, menyerap sejumlah aspirasi penting masyarakat saat melaksanakan reses masa sidang II tahun 2026 yang digelar di Aula Mediana, Jalan Wanaraja, Selasa (20/01/2026).
Reses tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan warga Daerah Pemilihan (Dapil) III, sekaligus ajang silaturahmi bersama pengurus partai tingkat kecamatan dan desa yang baru dilantik. Dalam pertemuan itu, warga Desa Cigadog menyampaikan keluhan utama terkait kebutuhan pipanisasi air bersih serta minimnya penerangan jalan umum (PJU).
Anggota DPRD Kabupaten Garut Hj Diah mengungkapkan, aspirasi mengenai PJU banyak disampaikan warga di wilayah Panyeredan hingga Parentas yang selama ini masih kekurangan lampu jalan. Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui mekanisme pengusulan resmi.
“Untuk PJU, saya minta masyarakat segera membuatkan proposal. Nanti akan kami dorong dan hubungkan ke dinas terkait. Insya Allah, realisasinya bisa masuk melalui pokok-pokok pikiran DPRD pada tahun 2027,” ujar Hj Diah Kurniasari,
Selain penerangan jalan, persoalan akses air bersih juga menjadi sorotan utama. Hj Diah menjelaskan bahwa sumber air di Desa Cigadog sebenarnya tersedia, namun belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena belum adanya jaringan pipa menuju permukiman warga.
“Air bersih ini sangat penting. Sumbernya ada, tapi pipanya belum. Kurang lebih dibutuhkan pipanisasi sepanjang dua kilometer. Ini juga kami dorong agar bisa direalisasikan pada 2027, tentunya dengan proposal teknis yang disiapkan dari sekarang,” katanya.
Tak hanya menyerap aspirasi masyarakat, reses tersebut juga dimanfaatkan Hj Diah untuk memperkuat komunikasi politik dengan struktur Partai NasDem di tingkat DPC dan DPRT se-Dapil III. Ia menilai, penguatan partai harus dibarengi dengan aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal struktur partai, tapi bagaimana kehadiran kita benar-benar memberi manfaat. Ke depan, saya ingin ada program nyata dari pengurus partai yang berdampak langsung bagi warga,” ungkap legislator NasDem tersebut.
Dalam sektor lain, Hj Diah juga membuka peluang dukungan bagi petani melalui bantuan pupuk, serta penguatan UMKM dengan bantuan permodalan. Aspirasi dari empat desa yang hadir dalam reses tersebut akan menjadi bahan prioritas dalam perencanaan program mendatang.
Untuk program tahun 2026, Hj Diah menyampaikan bahwa fokus kegiatannya lebih diarahkan pada pemberdayaan perempuan dan anak. Berbagai pelatihan telah digulirkan melalui organisasi perempuan, lansia, serta kelompok pendukung seperti Iwapi, Aisyiyah, Himpaudi, dan GOW.
“Program saya tahun ini banyak di pelatihan dan pemberdayaan perempuan serta anak. Tapi tetap merata, tidak hanya satu kelompok saja,” jelasnya.
Di bidang pendidikan dan sanitasi, Hj Diah juga telah mengalokasikan program rehabilitasi sanitasi sekolah. Sebanyak empat sekolah dasar di wilayah Garut Kota dan Wanaraja menerima bantuan renovasi fasilitas toilet sebagai bagian dari program Partai NasDem.
“Sanitasi sekolah itu penting. Ada empat SD yang kami rehab WC-nya, tersebar di Garut Kota dan Wanaraja. Ini bentuk perhatian kami terhadap lingkungan pendidikan yang sehat,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Hj Diah berharap aspirasi masyarakat dapat terus tersalurkan secara berkelanjutan. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap membuka ruang komunikasi dengan warga selama menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut.
“Selama saya masih di DPRD, silakan sampaikan aspirasi. Kita jaga silaturahmi, karena reses ini memang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.















