Home / Pemerintahan

Sabtu, 19 April 2025 - 17:10 WIB

Sampah Bikin Warga Resah, Wakil Bupati Garut Langsung Sidak ke Lokasi!

Lokasi pembuangan sampah liar di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina. Didampingi Camat Sucinaraja Yeni Damayanti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut Jujun, serta unsur Forkompimcam, Wabup langsung meninjau titik yang sempat viral di media sosial tersebut pada Sabtu (19/4/2025).

Lokasi pembuangan sampah liar di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina. Didampingi Camat Sucinaraja Yeni Damayanti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut Jujun, serta unsur Forkompimcam, Wabup langsung meninjau titik yang sempat viral di media sosial tersebut pada Sabtu (19/4/2025).

PENA GARUT.COM– Lokasi pembuangan sampah liar di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina. Didampingi Camat Sucinaraja Yeni Damayanti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut Jujun, serta unsur Forkompimcam, Wabup langsung meninjau titik yang sempat viral di media sosial tersebut pada Sabtu (19/4/2025).

Dalam kunjungannya, Putri menyampaikan keprihatinannya terhadap tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk dekat dengan pemukiman warga.

Ia menegaskan, kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan warga, terutama karena aroma busuk dari sampah yang sudah membusuk dan bercampur air hujan.

“Lokasi ini sangat dekat dengan rumah warga, dan aromanya sudah menyengat. Kami minta DLH Garut segera angkut sampah ini dan pastikan ada pemilahan sampah organik dan anorganik ke depannya,” ujar Putri kepada awak media.

Wabup juga menekankan pentingnya pengelolaan tempat pembuangan sampah secara lebih tertib. Ia mengusulkan agar lokasi pembuangan dipagari agar sampah tidak berserakan, dan petugas kebersihan dikelola langsung oleh desa, dengan menggunakan dana desa.

“Kami ingin ke depannya Kecamatan Sucinaraja bisa menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang tertib. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan anggaran untuk mendukung ini,” tambahnya.

Putri memberikan apresiasi atas langkah proaktif Camat Sucinaraja dan Kepala Desa Tegalpanjang yang sudah mulai melakukan pengelolaan sampah secara sistematis. Namun,

ia juga menyoroti pentingnya kedisiplinan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Camat Sucinaraja Yeni Damayanti mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya memilah sampah dan membuangnya di tempat yang telah disediakan.

“Kami sudah siapkan fasilitas pembuangan, kendaraan pengangkut, dan petugas kebersihan yang setiap hari mengumpulkan sampah dari warga. Tinggal sekarang bagaimana masyarakat mendukung program ini dengan disiplin,” jelas Yeni.

Langkah ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik bagi pembenahan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Garut.

Pemerintah pun berkomitmen menjadikan Desa Tegalpanjang sebagai percontohan, agar wilayah lain bisa meniru sistem yang lebih rapi dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al Fajar yang berlokasi di lingkungan Polsek Pakenjeng, Kamis (26/06/2025),

Pemerintahan

Kapolres Garut Resmikan Peletakan Batu Pertama Masjid Jami Al Fajar di Pakenjeng: Harapan Baru di Tengah Ketiadaan Masjid
Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengikuti secara virtual acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (_smart city_) di Gedung Command Center Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (28/2/2023). (Foto : Rahmatilah Ramadhani, Anggana Mulia Karsa, & Deni Seftiana/Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Bupati Garut Laksanakan Penandatanganan MoU terkait Implementasi Smart City
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut mencatat perkembangan positif dalam posisi keuangannya setelah empat tahun mengalami kerugian. 

Pemerintahan

PDAM Tirta Intan Garut Catat Peningkatan Laba, Fokus pada Pelayanan dan Kualitas Air
Mediasi perdamaian dalam pengunduran diri amil pelaksana pada Baznas Kabupaten Garut telah berhasil mencapai kesepakatan yang berlangsung di Kantor Baznas Kabupaten Garut, Selasa (31/12/2024).

Pemerintahan

BAZNAS Kabupaten Garut Capai Kesepakatan Perdamaian Terkait Pengunduran Diri Amil Pelaksana Secara Kekeluargaan
Pelaksanaan audiensi dari Keluarga Keturunan Raden Tumenggung Ardikusumah terkait Pembangunan RS Paru di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Aula Komisi II DPRD Kabupaten Garut dan di Astana Kalong, Kabupaten Garut, Jum'at (11/08/2023).

Pemerintahan

Astana Kalong sebagai Lokasi RS Paru, Bupati Garut Mencari Solusi Hormati Makam
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Garut berhasil mengamankan 8.400 botol lebih minuman keras (miras) yang diduga akan diedarkan di Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Satpol PP dan Polres Garut Amankan 8.400 Botol Miras, Nilainya Capai Rp300 Juta
Sat Lantas Polres Garut laksanakan kegiatan penindakan terhadap travel gelap yang beroperasi tanpa izin, dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2025. Operasi ini digelar di Jalan Cisurupan, Cibeureum, Kabupaten Garut. Kamis (20/2/2025).

Pemerintahan

Sat Lantas Polres Garut Lakukan Penindakan Kepada Travel Gelap dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2025
Di tengah persoalan klasik overkapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia, Lapas Kelas IIA Garut justru mencatatkan capaian gemilang. Bukan menumpuk, tetapi menata. Bukan sekadar mengurangi jumlah penghuni, tetapi memperbaiki kualitas hidup dan pembinaan warga binaan.

Pemerintahan

Lapas Garut Jadi Teladan Nasional: Berhasil Turunkan Overkapasitas, Tingkatkan Kualitas Pembinaan
error: Content is protected !!