Home / Pemerintahan

Senin, 24 Juni 2024 - 19:31 WIB

Sekda Garut Apresiasi Dedikasi Warga dalam Upaya Pencegahan Stunting

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, melaksanakan peninjauan Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting yang bertempat di Posyandu RW 08, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (24/6/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, melaksanakan peninjauan Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting yang bertempat di Posyandu RW 08, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (24/6/2024).

PENA GARUT.COM– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, melakukan peninjauan kegiatan Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting di Posyandu RW 08, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Senin (24/6/2024). Di desa tersebut, tercatat 52 balita stunting, sementara di RW 08 terdapat satu balita stunting.

Nurdin Yana menyatakan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mengamati partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.

Ia mengapresiasi dedikasi warga yang telah mendonasikan tanahnya untuk pembangunan posyandu.

“Ini penting bagi kita. Alhamdulillah, partisipasi masyarakat dalam penanggulangan stunting sudah ada. Tinggal nanti penetapannya, terutama dari sisi regulasi, demi kepentingan posyandu,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kader dan tenaga kesehatan di Desa Situsaeur aktif dalam pencegahan stunting.

Nurdin berharap _zero new stunting_ dapat tercapai, mengingat pemerintah daerah telah melakukan upaya maksimal dalam penanganan stunting di Kabupaten Garut.

Nurdin berharap, dengan sinergitas yang dibangun oleh seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, kader, tenaga kesehatan, maupun pemerintah kecamatan setempat, _zero new stunting_ dapat segera terwujud, khususnya di Desa Situsaeur.

“Saya punya keyakinan dengan sinergis yang dibangun insya Allah new zero stunting yang kita targetkan insya Allah akan terwujud,” ungkap Nurdin.

Camat Karangpawitan, Dadi Djakaria, menyatakan bahwa intervensi pencegahan stunting ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021. Pelaksanaannya dilakukan di posyandu, pustu, dan puskesmas.

“Stunting ini harus kita minimalisir. Atau mungkin ya harus ditiadakan karena dari stunting ini kan pengaruhnya ini kepada yang lain dalam hal ini tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Dadi berharap gerakan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat, dengan mengajak mereka untuk memeriksakan balita di posyandu.

Di tempat yang sama, Sub Koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Sri Prihatin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Bulan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting yang dilaksanakan secara nasional.

Di Kabupaten Garut, kegiatan ini salah satunya diadakan di Posyandu Srikandi RW 08, Desa Situsaeur.

Menurut Sri, Kabupaten Garut telah mencanangkan posyandu paripurna, menyasar seluruh siklus hidup.

Namun pada hari ini, pihaknya memfokuskan pada pemantauan tumbuh kembang balita stunting, gizi kurang, ibu hamil, dan anemia pada remaja.

“Untuk pengukuran itu tinggi badan atau panjang badan, terus kemudian lingkar kepala, lingkar lengan yang dilaksanakan untuk bayi dan balita,” jelas Sri.

Sri menambahkan, gerakan intervensi stunting di Kabupaten Garut telah mencapai 93% berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan.

Di Kabupaten Garut terdapat balita dengan masalah gizi, sehingga hal tersebut tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk melakukan diseminasi di tingkat kabupaten.

Ia juga menekankan pentingnya mengidentifikasi balita dengan masalah gizi serta memberikan intervensi maksimal, termasuk pemberian PMT dan edukasi, untuk mencapai _zero new stunting_ di Kabupaten Garut.

“Kami menargetkan untuk mengidentifikasi balita dengan masalah gizi, khususnya stunting dan gizi buruk, serta mengintervensi mereka secara maksimal,” tandas Sri.

 

Share :

Baca Juga

Pelantikan Pengurus PC PERGUNU Kabupaten Garut Masa Khidmat 2023-2028, berlangsung di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (28/09/2023).

Pemerintahan

Pengurus PC PERGUNU Kabupaten Garut Masa Khidmat 2023-2028 Resmi Dilantik
Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut dan pengelola jalur pendakian Gunung Cikuray Via Tapak Gerot meresmikan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Perhutani KPH Garut pada Rabu (06/12). Administratur KPH Garut, Tofik Hidayat, dan Wakil Administratur Nandang beserta jajaran turut hadir dalam acara tersebut.

Pemerintahan

Pengembangan Wisata Pendakian Gunung Cikuray Via Tapak Gerot: Sinergitas Perhutani dan Pengelola Jalur Pendakian
PENA GARUT-Anggota fraksi PKS , DPRD Kabupaten Garut H,Dede Salahudin mengatakan, mengecam dan mengutuk keras tindakan anarkis terhadap lima orang warga Garut yang terjadi di Kabupaten Musi rawas Utara Sumatera Selatan yang di tuduh penculik anak, pada hari Senin lalu.

Pemerintahan

Dede Salahudin Kecam Tindakan Anarkis Terhadap Warga Garut di Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan

Pemerintahan

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Garut 2023 Cari Bakat Sepakbola Terbaik
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut dalam rangka penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026. Rapat tersebut digelar di Ruang Paripurna DPRD Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (15/9/2025).

Pemerintahan

APBD Garut 2026 Masih Defisit, Begini Strategi Pemkab Tutupi Kekurangan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan surat keputusan mutasi jabatan di lingkungan perwira tinggi dan menengah Polri. Salah satu yang terkena rotasi adalah posisi Kapolres Garut.

Pemerintahan

AKBP Yugi Bayu Hendarto Resmi Jabat Kapolres Garut Gantikan AKBP Fajar Gemilang
Selain program Polisi RW Polres Garut pun mempunyai salah satu program lainnya yaitu kegiatan Jum’at Curhat. Jum’at (23/02/2024).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Optimalkan Silaturahmi Dengan Masyarakat Melalui Program Jum’at Curhat
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut bekerja sama dengan MUI Pusat menggelar kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan dan literasi media sosial bagi pengurus OSIS dan Rohis tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

MUI Garut Bekali Pelajar SMA/SMK Wawasan Kebangsaan dan Literasi Media Sosial
error: Content is protected !!