PENA GARUT.COM– Sebanyak 122 calon petugas haji Kabupaten Garut mengikuti seleksi tahap pertama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Kloter 1446 H/2025 M. Proses ini merupakan langkah penting untuk menyaring petugas terbaik dari total 600 pendaftar awal.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., menyebutkan bahwa seleksi ini tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga memastikan integritas setiap peserta.
“Hari ini adalah momen penting. Dari 600 pendaftar awal, tersaring 122 calon yang memenuhi kriteria administrasi dan spesifikasi. Semoga mereka mampu menjawab soal dengan baik dan mencapai hasil sesuai harapan,” ungkapnya.Rabu (21/11/2024)
Kabupaten Garut mendapatkan kuota PPIH yang sangat terbatas, yaitu hanya tujuh orang: empat untuk petugas kloter dan tiga sebagai pembimbing ibadah. Hal ini membuat kompetisi semakin ketat, mengingat peserta seleksi mencapai 35 orang dari Kabupaten Garut.
“Secara keseluruhan, kuota untuk Provinsi Jawa Barat hanya tujuh orang. Persaingan ini memotivasi peserta untuk memberikan yang terbaik,” ujar Dr. Saepulloh.
Setelah dinyatakan lulus pada tahap pertama, peserta akan melanjutkan ke seleksi tahap kedua yang diadakan oleh Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Pada tahap ini, mereka akan menghadapi Tes Kompetensi Teknis (THT) dan wawancara mendalam.
Materi yang diujikan mencakup pemahaman tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), moderasi beragama, toleransi, serta kemampuan dalam manasik haji.
“Saya berharap peserta yang lolos adalah mereka yang benar-benar murni mengerjakan sendiri tanpa intervensi pihak lain. Nantinya, mereka harus mampu menjalankan tugas sebagai petugas haji dengan baik dan profesional,” tambah Dr. Saepulloh.
Seleksi ini diharapkan melahirkan petugas haji yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap tugas dan tanggung jawab mereka.
“Semoga yang lolos seleksi ini mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji,” tutupnya.
Proses seleksi ini menjadi bukti komitmen Kemenag Kabupaten Garut dalam memastikan kualitas pelayanan haji yang optimal bagi jamaah di tahun 1446 H/2025 M.(San)















