Home / Pendidikan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:55 WIB

Talkshow Aksi Peduli Lingkungan Digelar di Desa Galihpakuwon, Mahasiswa KKN Ajak Warga Jaga Lingkungan demi Masa Depan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

PENA GARUT.COM-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

Talkshow ini digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan di Desa Galihpakuwon.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara masyarakat, pemerintah desa, dan narasumber untuk mencari solusi bersama yang berkelanjutan.

Sekretaris Desa Galihpakuwon dalam sambutannya menyoroti keterbatasan infrastruktur desa dalam pengelolaan sampah. Mulai dari minimnya sarana pembuangan hingga belum optimalnya sistem pengelolaan sampah di tingkat warga. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat persoalan sampah semakin kompleks dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah desa. Dibutuhkan peran aktif masyarakat dan pendampingan dari pihak luar, termasuk mahasiswa KKN,” ujarnya.Selasa(13/01/2026)

Talkshow menghadirkan dua narasumber yang aktif di bidang lingkungan. Rivan Alawi, S.Hut, Fasilitator Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber serta penguatan peran masyarakat di tingkat RW.

“Sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan sistem yang tepat, seperti bank sampah dan pengolahan sampah organik,” ujar Rivan di hadapan peserta talkshow.

Ia juga menambahkan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan sampah terletak pada konsistensi dan partisipasi aktif warga.

Sementara itu, Nuning Yulianingsih, fasilitator ecovillage sekaligus pembina kelompok masyarakat, memaparkan dampak sampah terhadap perubahan iklim.

Ia menjelaskan bahwa penumpukan sampah organik menghasilkan gas metana yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global. Selain itu, pembakaran sampah dan limbah plastik turut mencemari udara serta merusak ekosistem.

Menurut Nuning, kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Mengurangi sampah, memilah sesuai jenisnya, dan mengelolanya dengan benar adalah langkah kecil yang dampaknya sangat besar bagi lingkungan dan masa depan,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari talkshow tersebut, mahasiswa KKN GRADASI melakukan aksi nyata berupa pemberian tong sampah di setiap RW di Desa Galihpakuwon, dengan total 11 RW.

Selain itu, dibentuk pula pengelola sampah di masing-masing RW untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan. Mahasiswa KKN juga berkomitmen melakukan pemantauan rutin setiap dua minggu sekali ke lokasi tempat pembuangan sampah.

Melalui kegiatan ini, KKN GRADASI berharap masyarakat Desa Galihpakuwon semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kualitas hidup generasi mendatang.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan Festival Keluarga PAUD Tahun 2023 yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (28/2/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Diskominfo Garut)

Pendidikan

Pemkab Garut Kolaborasi dengan HIMPAUDI Kabupaten Garut Gelar Festival Keluarga PAUD Tahun 2023
SDIT Miftahul Huda mengadakan pelatihan mitigasi bencana bagi siswa, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam. Dalam kegiatan ini, siswa dari kelas 1 hingga 6 mendapatkan pelatihan tentang mitigasi bencana gempa bumi dan banjir, serta simulasi evakuasi dan pengungsian.

Pendidikan

Pelatihan Mitigasi Bencana di SDIT Miftahul Huda Bersama BPBD Garut, Bentuk Kemandirian Anak dalam Evakuasi Bencana Alam
Muhammadiyah Kabupaten Garut menggelar kegiatan pengukuhan dan pelantikan Kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan majelis pendidikan dasar menengah dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat masa bakti 2024-2028.

Pendidikan

Pelantikan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Garut:”Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Unggul”
Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, menerima kunjungan dari Bendahara Umum STAINUS Garut, Hj. Neti Yuliawati, S.IP., M.Si., di Kantor Desa Bojong.

Pendidikan

STAINUS Garut Hadir di Desa Bojong, Wujud Nyata Dukung Pembangunan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut. Sabtu(04/01/2025).

Pendidikan

Ketua Umum Muhammadiyah Resmikan Peletakan Batu Pertama Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut
SDIT Miftahul Huda kembali menggelar pelatihan mitigasi bencana, kali ini dengan fokus pada penanggulangan gempa bumi dan banjir. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan siswa menghadapi potensi bencana alam, seperti gempa bumi yang menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa terjadi di daerah mereka.

Pendidikan

SDIT Miftahul Huda Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana untuk Bangun Jiwa Tanggap Anak
Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi pelajar yang tangguh dan peduli sosial melalui kegiatan bertajuk Inklusif Asik Camp.

Pendidikan

IPM Garut Gelar Camp Revolusioner, Pelajar Muhammadiyah Jadi Agen Perubahan!
Suasana penuh kebahagiaan, rasa haru, dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Haflah Akhirussanah sekaligus Panggung Kreasi Seni yang digelar bersama oleh SD IT Qurrota A'Yun dan RA Bani Adam. Kegiatan yang berlangsung di Gedung GS.QA pada Rabu (10/6) tersebut menjadi momen spesial bagi para siswa yang menyelesaikan jenjang pendidikan mereka pada Tahun Ajaran 2025/2026.

Pendidikan

Kolaborasi Apresiasi Seni Dan Kelulusan,Sd IT QUrrotaa’yun Dan Ra Bani Adam Sukses Gelar Haflah Akhirussanah Bersama 
error: Content is protected !!