Home / Pemerintahan

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:42 WIB

Tutup Celah Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Garut Gencarkan Program Bantuan ‘Balebat’

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus meluncurkan Penyerahan Bantuan Keluarga Hebat (Balebat) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, pada Selasa (30/06/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus meluncurkan Penyerahan Bantuan Keluarga Hebat (Balebat) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, pada Selasa (30/06/2026).

PENA GARUT.COM Garut Kota* – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus meluncurkan Penyerahan Bantuan Keluarga Hebat (Balebat) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, pada Selasa (30/06/2026).

Program Balebat merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut di bawah kepemimpinan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dalam mengimplementasikan janji kampanye. Program ini dirancang khusus untuk menambal celah penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran bagi masyarakat miskin ekstrem yang berada pada kategori desil satu.

Dalam kegiatan ini, Bupati Garut mengungkapkan keprihatinannya setelah menemukan adanya ketidakakuratan data di lapangan. Berdasarkan hasil investigasi bersama tenaga pendamping PKH dan Dinas Sosial, ditemukan sekitar 36 ribu warga miskin yang ternyata belum tersentuh atau tidak mendapatkan bantuan sama sekali, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Yang kita bagikan cuma baru 1000 orang, 1000 kali 2.000.000 ini 2 miliar tapi diberikannya secara bertahap. Data by name by adress itu dilakukan oleh PKH bersama Dinsos. Yang sekarang cash ya, dan untuk yang jauh kita kirim via pos. Per-KK satu juta, satu juta bulan Juni, satu juta bulan Desember,” ucap Bupati Garut.

Ia menegaskan bahwa program ini akan diusahakan berjalan setiap tahun dengan evaluasi berkala. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bahwa mereka yang terpilih sebagai penerima manfaat adalah warga yang benar-benar layak, namun selama ini terlewat dari program bantuan sosial lainnya.

“Kan itu kita usahakan tiap tahun ada, karena kan selalu ada keluhan masyarakat terkait dengan bolong-bolong itu. Ini kan cepet sama kita kan, kita kan pake DTSEN yang bulan April. Tahun ini 1000, tahun depan kita evaluasi lagi seperti apa. Intinya adalah mereka itu eligible mendapatkan bantuan tapi tidak mendapatkan bantuan dari yang lain” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menuturkan bahwa Program Balebat hadir sebagai wujud nyata dari perwujudan delapan misi Bupati dan Wakil Bupati, khususnya pada prioritas pembangunan daerah poin keempat mengenai optimalisasi penurunan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut.

Marlinda menjelaskan bahwa proses penyaringan data dilakukan dengan sangat ketat agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan.

“Dari total 107 ribu kepala keluarga yang berada pada desil 1, kita ambil yang benar-benar tidak mendapatkan bantuan apapun. Artinya dikeluarkan dari bantuan PKH, apalagi BPNT, BPJS, satu lagi BLT Kesra,” katanya.

Marlinda memaparkan dari jumlah tersebut, untuk tahun ini diambil seribu Kepala Keluarga prioritas berdasarkan tingkatan usia kepala keluarga yang paling tua, dengan pembagian yang rata dan adil sekitar dua hingga tiga Kepala Keluarga per desa.

“Total dari 107ribu sekian kepala keluarga desil 1 artinya masyarakat miskin ekstrim total tersisa 36 ribu. Dari 36 ribu tahun ini diambil seribu, seribu akan kita bagikan 2 juta per KK yang diberikan dua kali untuk tahun ini, yang pertama sekarang di bulan Juni 1000 orang,” kata Marlinda.

Dinas Sosial menyadari bahwa setiap regulasi baru pasti memicu dinamika di masyarakat. Oleh karena itu, pihak Dinas Sosial siap memaparkan secara rinci aspek teknis penentuan regulasi ini.

Marlinda menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada validitas data, sehingga pelaksanaan pengecekan langsung di lapangan atau groundchecking menjadi hal yang sangat krusial demi memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat ke depannya.

Share :

Baca Juga

Dalam langkah nyata menuju layanan air bersih yang ramah lingkungan dan hemat energi, Perumda Air Minum Tirta Intan (PDAM) Kabupaten Garut resmi menjalin kerja sama strategis dengan Grundfos, perusahaan global terkemuka dalam solusi pompa efisiensi tinggi.

Pemerintahan

PDAM Garut Gandeng Grundfos, Dorong Efisiensi Energi Hingga 50% di Rumah Pompa
Pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Garut Masa Sidang II Tahun Sidang 2023 dalam rangka Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Tahun Anggaran 2022 dengan acara pokok Jawaban Bupati Garut atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (15/6/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Garut
Irwandani meminta kepada Polri untuk segera menangkap dan memproses keduanya karena telah membuat gaduh dan onar di Indonesia, khususnya di internal Muhammadiyah. Irwandani menghimbau kepada warga Muhammadiyah untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada kepolisian.

Pemerintahan

Ketua PAN Minta Tindakan Tegas terhadap ASN BRIN dan Mantan Kepala LAPAN
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman melakukan monitoring langsung pengerukan Situ Bagendit yang berlokasi di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jum'at (26/5/2023).

Pemerintahan

Wabup Garut Ajak Masyarakat Ikut Bersihkan Situ Bagendit
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri dan produktif. Sebanyak 36.000 ekor benih ikan nila resmi ditebar di Kolam Ikan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi), Jumat (18/10/2025).

Pemerintahan

Bukan Sekadar Hukuman, Ini Cara Lapas Garut Latih Narapidana Jadi Mandiri
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, S.H., M.H.,

Pemerintahan

Kepala BKD Garut Kristanti Wahyuni, S.H., M.H., Sampaikan Pesan Menyentuh di Hari Ibu Nasional 2025
Setelah dilakukan pencarian intensif, akhirnya jasad korban kecelakaan laut yang tenggelam di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, ditemukan pada Kamis, 03 April 2025, sekitar pukul 12:45 WIB. 

Pemerintahan

Sat Polairud Temukan Mayat Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Karangpapak 
Anggota DPRD Garut Fraksi PKS, Ir. H. Dede Salahudin Poto bersama dengan Pimpinan Pesantren Al Jauhari, DR. KH Jujun Junaedi usai acara

Pemerintahan

Anggota DPRD Garut Fraksi PKS, Ir. H. Dede Salahudin, Bangga Ikuti Peringatan HUT RI ke-78 di Tingkat Kecamatan
error: Content is protected !!