PENA GARUT-Tepat di hari raya idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah, Sabtu tanggal 22 April 2023, Anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI-Perjuangan Yudha Puja Turnawan, didampingi pak Yuyu Kepala Desa Sindangratu dan PAC PDI Perjuangan Wanaraja menengok pak Supriyatna dan ibu Tini yang sebagian dinding rumahnya rubuh di malam takbiran Jumat (21/04) di kampung Ciamana RT 01 RW 01 Desa Sindangratu Kecamatan Wanaraja. kabupaten Garut Jawa Barat.
Dikatakan Yudha, Semalam pak Supriyatna mengevakuasi istri anak dan menantunya ke ke rumah kakaknya yang masih berdekatan, karena khawatir ada roboh susulan karena dinding rumah yang belum rubuh sudah ada retakan panjang. Apalagi salah satu anaknya yang sudah menikah dalam kondisi hamil sehingga tetap tinggal di rumah tersebut sangat membahayakan.
Lanjut ia, Sebagai anggota DPRD Garut, wakil rakyatnya yang terkena musibah saya memiliki kewajiban moral untuk bersilaturahmi dengan pak Supriyatna dan keluarga.
“Saya yakin budaya gotong royong di desa Sindangratu masih kuat karena beberapa kali saya dengan warga bahu membahu membangun rumah janda duafa maupun lansia duafa,” akunya
Harapan saya pemerintahan desa sindangratu bisa memperkokoh kegotongroyongan warga untuk membantu pak Supriyatna membangun rumahnya kembali.
“Insya Allah sebagai wakil rakyatnya mereka saya akan ikut bergotong royong kembali di desa ini,” paparnya
Anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI-Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, beserta rombongan menengok warga yang terkena musibah dinding rumah yang rubuh di kampung Ciamana, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pak Supriyatna dan ibu Tini yang tinggal di rumah tersebut dipastikan selamat karena berhasil dievakuasi ke rumah kerabat pada malam takbiran Jumat.
Menurut Yudha, sebagai wakil rakyat dari daerah tersebut, ia memiliki kewajiban moral untuk bersilaturahmi dengan pak Supriyatna dan keluarganya. Ia percaya bahwa budaya gotong royong masih kuat di Desa Sindangratu, seperti yang telah terbukti saat ia dan warga bahu membahu membangun rumah janda dan lansia duafa di desa tersebut.
“Saya berharap pemerintah desa Sindangratu dapat memperkokoh kegotongroyongan warga untuk membantu pak Supriyatna membangun rumahnya kembali. Insya Allah, sebagai wakil rakyatnya, saya akan ikut bergotong royong kembali di desa ini,” ujar Yudha.
Kunjungan tersebut menunjukkan bahwa seorang anggota DPRD Garut yang peduli dengan kondisi masyarakatnya dan siap membantu dalam menghadapi musibah yang dialami oleh warga. Semoga kerja sama dan gotong royong antar warga dan pemerintah setempat dapat mempercepat proses pemulihan rumah pak Supriyatna dan ibu Tini.















