Home / Pemerintahan

Sabtu, 1 Juli 2023 - 14:57 WIB

Bupati Garut Jadi Irup HUT ke-77 Bhayangkara

Pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77 yang berlokasi di Lapangan Oto Iskandar di Nata, Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (1/7/2023).

Pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77 yang berlokasi di Lapangan Oto Iskandar di Nata, Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (1/7/2023).

PENAGARUT-GARUT, Garut Kota – Bupati Garut, Rudy Gunawan menjadi inspektur upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara, di Lapangan Otto Iskandar Di Nata, Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (1/7/2023).

Dalam sambutannya, atas nama Kepala Daerah Kabupaten Garut dan 2,7 juta masyarakat Garut, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengucapkan selamat HUT ke-77 Bhayangkara.

Bersamaan dengan kepindahan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Bupati Garut juga mengucapkan selamat kepada Kapolres Garut atas dedikasinya telah memimpin Kabupaten Garut selama 6 bulan, dengan menorehkan prestasi serta memberikan rasa aman dan tentram di masyarakat, termasuk perlindungan masyarakat Garut dari pandemi Covid-19, di mana gdari 33 ribu terkofirmasi positif, 1.292 meninggal dunia.

“Ada optimisme, dan tidak ada lagi pihak-pihak yang merasa melebihi kekuatan hukum. Polres Garut pun telah melakukan langkah-langkah kemanusiaan, kita mampu melindungi 2,7 masyarakat dari pandemi Covid-19,” ucap Bupati Garut.

Tidak hanya itu, papar Rudy, pemerintah daerah bersama TNI Polri telah bersinergi menyelesaikan masalah nasional yaitu mengenai stunting, di mana di Kabupaten Garut sendiri terjadi penurunan signifikan angka prevalensi stunting dari 35,2% menjadi 23,6%.

Rudy mempertegas kembali, bahwa Kapolres Garut beserta jajarannya juga telah melakukan upaya dalam memberikan rasa aman serta optimisme kepada masyarakat bahwa Polri benar-benar memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Maka dari itu, ia mendoakan AKBP Rio Wahyu Anggoro agar bisa menjalankan tugas dengan baik tempat tugasnya yang baru di Kabupaten Bogor sebagai Kapolres Bogor nantinya.

“Saya yakin Bapak Rio beserta jajarannya akan mampu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang diharapkan oleh pimpinan Polri,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menyampaikan bahwa 6 bulan merupakan waktu yang sangat luar biasa bagi dirinya sehingga dirinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Garut, khususnya dalam permasalahan premanisme. Kehadiran Polri, menurutnya, sangat dibutuhkan.

“Masyarakat membutuhkan kehadiran Polri yang selama ini memang harus kita lakukan, contoh dalam penegakkan hukum terkait dengan curat, curas, curanmor, dan premanisme yang memang saya sangat semangat sekali untuk membasmi,” ucapnya.

Pihaknya memiliki tujuan agar masyarakat bisa bekerja dengan baik tanpa adanya ancaman, paksaan, maupun pemalakan sehingga masyarakat bisa merasakan kedamaian. Ia juga yakin bahwa Kapolres Garut yang nantinya akan menggantikan dirinya akan bisa melaksanakan tugas dengan lebih baik di Kabupaten Garut dengan permasalahan yang sangat kompleks

“Jadi saya yakin beliau pasti lebih bagus dibanding saya, buktinya beliau terpilih menjadi Kapolres Garut yang di mana Garut ini adalah miniatur Indonesia, segala permasalahan ada di sini,” ucapnya.

Terakhir, ia mengaku terharu atas kejutan yang diberikan oleh polisi cilik (Pocil) dalam pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara ke-77 di Kabupaten Garut pada hari ini. Ia mengatakan, bahwa anak-anak tersebut sudah seperti anak sendiri di mana dirinya akan memproyeksikan anak-anak tersebut menjadi anggota Polri nantinya.

“Saya sangat terharu dan surprise bahwa itu spontanitas dari anak-anak Pocil adek-adek saya semua, memang dalam kurun waktu yang begitu singkat 6 bulan, saya hampir setiap minggu menanyakan bagaimana progres mereka, sehingga mereka mendapatkan juara 1 di Polda Jabar pelaksanaan Pocil kemarin,” tandasnya

Share :

Baca Juga

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Garut resmi melantik pengurus periode 2025–2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (28/9/2025). 

Pemerintahan

Kepengurusan Baru IMM Garut Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting PDM Muhammadiyah
Kepala DLH Garut, Jujun Juansyah, meninjau secara langsung kondisi terkini TPA Pasir Bajing yang berlokasi di Kampung Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (24/08/2023).

Pemerintahan

Kadis LH Kabupaten Garut Ajak Masyarakat Pilah Sampah Sejak Tingkat Rumah Tangga
Kondisi Pantai Rancabuaya diterjang angin kencang dan gelombang pasang, Selasa (12/3/2024). 

Pemerintahan

Angin Kencang dan Gelombang Pasang Terjang Perahu dan Gazebo di Pantai Rancabuaya Garut
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut, H. Maman Suryaman, S.IP,

Pemerintahan

Meningkatkan Toleransi di Kabupaten Garut: Kunci Perdamaian dan Keberagaman Budaya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ihat Solihat, kembali melaksanakan kegiatan reses masa sidang I tahun 2025. Kegiatan hari kedua ini digelar di GOR Wanaraja, Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, pada Selasa (14/10/2025).

Pemerintahan

Serap Aspirasi Di Lima Kecamatan, Anggota DPRD Ihat Solihat Siap Perjuangkan Kepentingan Rakyat Garut
Memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),Ihat Solihat, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut.

Pemerintahan

DPRD Garut: Buruh Harus Dihargai, Bukan Diperbudak!
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang didampingin Wakapolres Garut dan jajaran Pejabat Utama Polres Garut melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah selatan Kabupaten Garut, tepatnya di Polsek Talegong dan Polsek Cisewu, Selasa (06/05/2025).

Pemerintahan

Blusukan ke Wilayah Selatan, Kapolres Garut Tekankan Sinergi Demi Keamanan
Sikap tersebut sangat disayangkan, karena perbedaan ini bukan sekarang saja dari dulu sering berbeda sebenarnya tidak ada masalah, hanya baru tahun ini karena ada pernyataan-pernyataan yang dilontarkan baik di televisi maupun di media sosial, akhirnya jadi seperti ini, akibat timbul dari pernyataan kontroversi dari oknum pegawai BRIN, bahwa akan menghalalkan dan membunuh warga Muhammadiyah itu sangat disayangkan akibat dari pernyataan APH dan Thomas Djamaluddin yang mendiskreditkan,” ujar H Yusup Sapari saat ditemui di Gedung Dakwah Jalan Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Selasa, (25/4/2023).

Pemerintahan

Ketua Muhammadiyah Garut Keluarkan Pernyataan Sikap atas Ancaman Halalkan Darah Orang Muhammadiyah dari Oknum BRIN
error: Content is protected !!