Home / Pemerintahan

Kamis, 24 Agustus 2023 - 16:59 WIB

Kadis LH Kabupaten Garut Ajak Masyarakat Pilah Sampah Sejak Tingkat Rumah Tangga

Kepala DLH Garut, Jujun Juansyah, meninjau secara langsung kondisi terkini TPA Pasir Bajing yang berlokasi di Kampung Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (24/08/2023).

Kepala DLH Garut, Jujun Juansyah, meninjau secara langsung kondisi terkini TPA Pasir Bajing yang berlokasi di Kampung Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (24/08/2023).

PENA GARUT.COM-Banyuresmi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, didampingi oleh Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, meninjau secara langsung kondisi terkini guna mengkaji kondisi terkini dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, yang berlokasi di Kampung Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (24/08/2023).

Dalam keterangannya, Kepala DLH Kabupaten Garut mengungkapkan keprihatinannya terhadap pengelolaan sampah yang belum optimal di wilayah ini. Ia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya pemilahan antara sampah organik dan anorganik, mengakibatkan ketergantungan yang besar pada TPA Pasir Bajing.

Jujun menjelaskan bahwa solusi terbaik adalah melibatkan masyarakat dalam upaya pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga, agar jumlah sampah yang berakhir di TPA dapat dikurangi.

“Sekarang fakta lapangan, mereka pertama masih mencampur antara organik anorganik, yang kedua juga mereka masih membuang sampahnya masih sembarangan gitu ya, ada yang ke sungai, ada yang di jalan, padahal kita juga sudah menyediakan bak-bak sampah ya seperti itu, ya betul memang ada prasarana atau sarana yang masih kurang gitu kan, tetapi kami menghimbau bahwa tetap ketergantungan ke TPA ini, itu harus dikurangi ya,” lanjutnya.

Jujun menjelaskan, sampah organik bisa diolah menjadi kompos maupun jadi media pakan magot, sementara sampah anorganik dapat diidentifikasi untuk nilai ekonomi atau diolah melalui bank sampah

“Sementara untuk anorganik ini bisa betul tadi bisa dikerjasamakan dengan bank sampah, (dan) bank sampah ini memang kami harapkan menjadi satu fasilitasi yang bisa mendukung kami, men-_support_ kami, di dalam pengolahan sampah khususnya anorganik,” kata Jujun.

Sementara itu, terkait pengurangan sampah melalui pembakaran sampah sembarangan,

Jujun menegaskan bahwa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa pemerintah dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia secara tegas melarang metode ini karena dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sehingga, ia menegaskan kembali, salah satu cara ampuh dalam pengurangan sampah adalah melalui pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.

“Sehingga kami harapkan bahwa untuk ke depannya, bahwa untuk pengolahan sampah ini tidak ada lagi untuk dilakukan pembakaran gitu ya, dan saya harapkan kepada masyarakat untuk bisa lakukan upaya tadi pemilahan sampah yah seperti itu,” ungkapnya.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah, Jujun menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya merancang program edukasi. Program ini akan melibatkan fasilitator di 19 RW sebagai _pilot project_, dengan harapan konsep ini dapat diterapkan lebih luas ke depannya.

“Ini bisa direplikasi untuk RW-RW yang lain, bagaimana permasalahannya yang ada di RW yang memang kami jadikan _pilot project_ itu menjadi satu percontohan yang akan menjadi bagian dari solusi untuk apabila program ini direplikasi di RW atau desa lainnya seperti itu,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Komitmen tanpa kompromi kembali ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut dalam perang melawan narkoba. Melalui pengawasan ketat dan deteksi dini, petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di dalam lapas, yang melibatkan enam Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).Senin(03/11/2025)

Pemerintahan

Lapas Garut Tegas: Main Narkoba? Siap-Siap Hukuman Tambahan Bertahun-Tahun!
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha Saat Memberikan Keterangan Kepada Sejumlah Media.

Pemerintahan

Kapolres Garut Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Premanisme dan Geng Motor
Pelaksanaan acara Pelepasan dan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Garut Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi, yang dilaksanakan di Aula Green Patriot Resort, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (03/05/2024).

Pemerintahan

PJ Bupati Garut melepas secara simbolis Para Calhaj Asal Garut 
Sebuah mobil jenis Cold TSS 120 dengan Nomor Polisi: D 1812 QV dilaporkan terbakar di Jalan Raya Pasopati, tepatnya di Kampung Pasir Angin, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Rabu (07/05/2025).

Pemerintahan

Mobil Bermuatan Gabah Terbakar di Leuwigoong Garut, Sopir Alami Luka Bakar Ringan
Direktur Utama PERUMDA Tirta Intan Garut mengambil langkah berbeda dengan turun langsung memberikan arahan kepada para pencatat meter dan petugas penagihan, Senin (30/09/2025).

Pemerintahan

Dirut PERUMDA Tirta Intan Garut Turun Langsung Beri Arahan kepada Petugas Lapangan
Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Garut. Sebuah rumah panggung milik warga bernama Ny. Iroh (75) di Kampung Barujaya RT 002 RW 005, Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, hangus terbakar pada Rabu (29/10/2025) sekira pukul 02.45 WIB.

Pemerintahan

Obat Nyamuk Jadi Pemicu, Rumah Panggung di Cikelet Hangus Terbakar, Polsek Cikelet Lakukan Cek TKP 
Anggota DPR fraksi PKS Ir H Dede Salahudin melakukan poto bersama dengan masyarakat kampung Cibadak

Pemerintahan

Ir H Dede Salahudin Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kampung Cibadak untuk Madrasah dan Masjid
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut sekaligus mengukuhkan Pengurus Komisi MUI Kabupaten Garut masa Khidmat 2025-2030, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/4/2026).

Pemerintahan

Mukerda MUI Garut 2026 Dibuka, Bupati Ingatkan Bahaya Informasi Negatif
error: Content is protected !!