Home / Pemerintahan

Kamis, 2 Maret 2023 - 10:45 WIB

Ngawuwuh_ dan Dua Makanan Khas Garut Masuk WBTB Tahun 2023

Prosesi Ngawuwuh khas Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. (Foto : Dok. Disparbud Garut).

Prosesi Ngawuwuh khas Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. (Foto : Dok. Disparbud Garut).

PENA GARUT-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menetapkan 54 karya budaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tahun 2023. Penetapan ini diumumkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, bersama Tim WBTB Jawa Barat, di Kantor Disparbud Jabar, Kota Bandung, Selasa (28/2/2023).

Dalam penetapan WBTB Tahun 2023 ini, 3 di antaranya berasal dari Kabupaten Garut yakni _ngawuwuh_, dan duan makanan khas burayot, dan dodol.

Penetapan dilakukan setelah melalui beberapa tahapan yaitu pengusulan karya budaya oleh dinas-dinas yang membidangi kebudayaan di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengkajian usulan karya budaya oleh tim ahli, serta sidang penetapan WBTB Jawa Barat tahun 2023 yang telah dilaksanakan pada 7-8 Desember 2022 lalu.

Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar berharap, ke depannya 54 karya budaya yang ditetapkan sebagai WBTB bisa dioptimalkan menjadi atraksi untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara berkunjung ke Jawa Barat.

“Dengan ditetapkannya WBTB ini, kami berharap di kabupaten/kota terus menerus mengupayakan agar dijadikan salah satu bagian dari atraksi dan menjadi daya tarik pariwisata di Jawa Barat,” ujar Benny.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbud Garut, Tita Puspitasari, menuturkan, untuk penetapan ini, pihaknya mengusulkan 7 WBTB yaitu Sambel Cibiuk, Kampung Cukur, Dodol, Batik Garutan, Ampih Pare, Burayot, dan Ngawuwuh. Namun, hasilnya hanya 3 yang ditetapkan.

“Proses Penetapan WBTB ini diawali dengan pendataan dengan cara pemetaan per kecamatan, berikut benda cagar budaya setelah terdata, dan diinventarisir semua, lalu diusulkan melalui tingkat provinsi, lalu ditetapkan melalui sidang yang dipimpin oleh ahli dan disaksikan melalui _zoom meeting_ para pimpinnan daerah pengusul WBTB,” tutur Tita, Rabu (1/3/2023), dalam keterangannya kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut.

Hingga saat ini, imbuh Tita, ada 9 WBTB yang ada di Kabupaten Garut yaitu 6 WBTB tingkat nasional di antaranya Ngalungsur, Lais, Tata Ruang Kampung Pulo, Badeng, Surak Ibra, dan Cigawiran, serta 3 WBTB tingkat provinsi yang baru ditetapkan tahun 2023 ini yaitu Ngawuwuh, Burayot dan Dodol.

“Tindaklanjut setelah penetapan maka menjadi WBTB nasional yang dilindungi, dilestarikan, dikembangkan dengan payung hukum Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 dan menjadi data _base_ Kemendikbud RI,” imbuhnya.

Ia berharap dengan penetapan WBTB ini bisa menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap budaya daerah semakin tinggi.

“Harapan kami semoga dengan ditetapkan menjadi WBTB nasional maka dari sisi hukum sudah jelas jadi hak paten daerah, dan menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap budaya daerah semakin tinggi, pemerintah pusat serius untuk melakukan fasilitasi, pembinaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan WBTB tersebut, untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat,” tandasnya.

 

 

Share :

Baca Juga

Klinik Sidokkes bersama Kasat Binmas Polres Garut salurkan bantuan berupa santunan dan sembako bagi anak-anak yatim asuhan Pondok Pesantren At-Taqwa dari Yayasan Darul Muwahhidin yang berasal dari Kp Cilame Desa Tambakbaya Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa Barat. Jum'at (23/5/2025).

Pemerintahan

Jum’at Berkah, Kasat Binmas dan Sie Dokkes Polres Garut Salurkan Bantuan Sembako Bagi Anak-AnakYatim dari Yayasan Darul Muwahhidin
Alhamdulillah 1.938 jamaah haji asal Garut dalam keadaan sehat, dan melaksanakan wukuf di padang Arafah, saya mendapatkan laporan dari Ibu Kadinkes yang ada di Arafah, kita doakan semuanya dalam keadaan sehat wal'afiat," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/06/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Alhamdulillah 1.938 Jamaah Haji Asal Garut dalam Keadaan Sehat
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyatakan dukungannya terhadap edaran Gubernur Jawa Barat yang membatasi aktivitas pelajar di luar rumah hingga pukul 21.00 malam.

Pemerintahan

Wabup Garut Putri Karlina Dukung Edaran Gubernur: Pelajar Harus di Rumah Jam 9 Malam!
Dalam upaya menampung aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Garut, Endang Saepudin, menggelar reses masa sidang II tahun 2025 di Kampung Cikendal, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Rabu (19/2/2025).

Pemerintahan

Anggota DPRD Kabupaten Garut Endang Saepudin Serap aspirasi Warga di Kampung Cikendal, Desa Wanajaya 
Sebanyak 150 orang pemudik asal kabupaten garut, ikut dalam program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Polres Garut, pada Ops Ketupat Lodaya 2025.

Pemerintahan

Mudik Gratis Bersama Kapolres Garut, 150 Pemudik Sudah Diberangkatkan
Menyambut Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, tanggal 16 Februari 2024, Pemerintah Kabupaten Garut memperkenalkan tema dan logo spesial. Tema yang diangkat tahun ini.adalah "Nu Datang Mawa Bagja, Nu Miang Mugia Waluya" - menyiratkan harapan masyarakat untuk pemimpin yang bahagia dan selalu dilindungi Tuhan.

Pemerintahan

Jelang Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, Pemkab Kenalkan Logo dan Tema
Dalam upaya mempererat sinergi antar lembaga penegak hukum di Kabupaten Garut, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu hendarto melakukan kunjungan silaturahmi ke jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), khususnya ke Pengadilan Negeri Garut dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Senin (14/07/2025).

Pemerintahan

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Garut Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Pengadilan Negeri dan Kejari
Pelaksanaan Pemusnahan Barang Bukti dan Barang Rampasan yang Sudah Memilki Kekuatan Hukum Tetap, di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (12/7/2023).

Pemerintahan

Kejari Garut Lakukan Pemusnahan Barang Bukti dan Rampasan
error: Content is protected !!