Home / Pendidikan

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 08:00 WIB

PPGP ( Salah Satu Caraku Tinggalkan Zona Nyaman)

PPGP( Salah Satu Caraku  Tinggalkan Zona Nyaman ) (Iceu Hidayanti S.Pd)

PPGP( Salah Satu Caraku Tinggalkan Zona Nyaman ) (Iceu Hidayanti S.Pd)

Zona nyaman adalah sebuah kondisi, dimana seseorang merasa aman menjalani hari- hari yang minim resiko tanpa kecemasan dan kekhawatiran, namun juga stagnan tanpa tantangan yang berarti, berada di zona nyaman memang begitu mudah, simple  dan menyenangkan pada satu sisi, tetapi pada sisi lain juga tidak akan membawa kemajuan yang berarti, aman, tanpa ketegangan, tetapi tidak ada progress yang berarti.

Keluar, melangkah dan tinggalkan  zona nyaman akan mendorong memperbanyak dan memperdalam pengetahuan tentang apa yang diinginkan, diperlukan, dan dicari oleh diri untuk peningkatan kompetensi.

Salah Satu  Langkah untuk meng-upgrade  diri dan kecerdasan , keluar dan tinggalkan  zona nyaman  akan membantu kita menggali kecerdasan dan potensi  kita lebih dalam lagi.

Berada di zona nyaman hanya  akan membuat kita bersosialisasi dengan orang- orang yang ada di lingkungan  dan lingkaran hidup kita saja,  berbeda jika kita memberanikan diri untuk tinggalkan  zona nyaman, kita akan bisa mengenal lebih banyak orang, memperluas relasi dan jaringan, dan juga bersosialisasi dengan lebih banyak orang di lingkungan luar sana, yang mana dengan relasi baru tersebut bisa lebih menambah wawasan dengan saling berbagi informasi- informasi yang baru yang pastinya akan berguna untuk kemajuan diri.

Selain itu bisa juga membuat pribadi menjadi lebih terbuka, kritis , dan praktis. Dan juga akan mendukung menjadi pribadi yang lebih bijaksana,  terbuka, dan praktis, terhadap masalah apapun.

Hal tersebut juga disadari ataupun tidak merupakan salah satu Langkah kecil menuju sukses atau apa yang diinginkan dalam hidup, meskipun tak bisa dipungkiri di awal- awal memang penuh dengan kekhawatiran,ketidaknyamanan, penuh perjuangan , berat dan menyedihkan, mungkin juga banyak air mata dan keringat yang tumpah, karena mempelajari hal- hal yang baru pasti jauh dari kata nyaman, tetapi perlahan tapi pasti hal tersebut akan berubah menjadi membaik, kita akan merasakan kenyamanan lain yang akan membantu lebih cepat untuk mendapatkan sesuatu yang disebut dengan kesuksesan, lambat laun kita akan berada pada suatu kondisi “nyaman “ dalam “ketidaknyamanan”. Bukankah hal tersebut lebih menyenangkan ?

Penulis pernah berada dalam kondisi zona nyaman yang menenangkan, mengerjakan segala sesuatu hanya dari apa yang diketahui tanpa menyadari bahwa situasi dan kondisi senantiasa menuntut pembelajaran yang tanpa henti, zona nyaman yang bias yang membuat penulis berada dalam situasi seperti katak dalam tempurung, yang tertutupi matanya dari semua perkembangan yang terjadi di luar sana.

Pandemi Covid 19 yang melanda negeri ini membuat kita para guru harus berusaha lepas dan beranjak tinggalkan   zona nyaman, rela ataupun tidak rela, para guru harus bahu- membahu ,saling berkolaborasi, saling bantu, agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan lancar, sehingga siswa tetap mendapatkan haknya untuk mendapatkan pengajaran meskipun terkendala situasi dan kondisi karena pandemic yang menerpa, kita harus berusaha paham bahwa kemampuan dan kondisi siswa berbeda- beda. Seperti apa yang dikatakan oleh Menteri Nadiem Makarim bahwa satu- satunya cara untuk benar- benar belajar, dan tumbuh sebagai individu adalah keluar dari zona nyaman, dan disitulah  level pembelajaran yang paling optimal terjadi.

Senantiasa belajar mengupgrade pengetahuan merupakan salah satu bentuk lepas dari zona nyaman

Pembelajar sepanjang hayat adalah salah satu karakter yang harus ditumbuhkembangkan kepada anak- anak didik kita,kita  sebagai guru yang menjadi role model sudah selayaknya memberikan contoh  dan memupuk karakter untuk selalu mempelajari hal- hal baru yang bisa menambah wawasan dan menambah adaptability atau kemampuan menyesuaikan diri dengan hal- hal baru dalam menghadapi tuntutan zaman yang selalu berubah.

Mengikuti Program  Pendidikan Guru Penggerak merupakan salah satu cara penulis untuk keluar dari zona nyaman, karena  program Pendidikan ini merupakan program identifikasi , dan pelatihan yang nantinya akan menghasilkan pemimpin- pemimpin pembelajaran yang mengarahkan siswa yang memiliki profil pelajar Pancasila ( Beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia, berkebinekaan, bergotong- royong, Kreatif, bernalar Kritis, Mandiri ) . Program ini merupakan suatu terobosan yang dilakukan oleh Mendikbud untuk memunculkan guru- guru penggerak yang menggerakkan komunitasnya di institusi pendidikannya masing- masing, program ini  dirancang  untuk dapat mencetak sebanyak mungkin agen- agen transformasi dalam ekosistem Pendidikan, selain pelatihan kepemimpinan, filosofi Pendidikan, membangun budaya dan visi di sekolah, juga berfokus pada pelatihan pengelolaan blended learning, pembelajaran yang memerdekakan dan berpusat pada siswa, .

Dalam program ini banyak sekali pengetahuan baru yang didapatkan oleh penulis, keterampilan- keterampilan baru yang diharuskan untuk dikuasai, memaksa penulis untuk mempelajarinya dan menguasainya, Ketrampilan IT, pembelajaran di kelas yang berpusat kepada siswa, pembelajaran Sosial Emosional, Coaching, dll, selain ilmu- ilmu baru yang pasti sangat bermanfaat, penulis juga mendapatkan kesempatan dan pengalaman belajar bersama para rekan- rekan sesama peserta PPGP yang hebat, pendamping, dan fasilitator yang luar biasa

Program Pendidikan ini berlangsung selama 9 bulan , yang nantinya akan menghasilkan lulusan( Guru Penggerak ) yang diharapkan mempunyai peran sebagai berikut :

  1. Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru dan sekolah dan di wilayahnya
  2. Menjadi pendamping bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah
  3. Mendorong  peningkatan kepemimpinan murid di sekolah
  4. Membuka ruang diskusi positif  dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan di luar  sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
  5. Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong  well being ekosistem Pendidikan di sekolah.

 

Biodata Penulis

Nama                    : Iceu Hidayanti S.Pd

Asal Instansi        : SMPN 1 Cisurupan

Hobby                   : Membaca , Menulis

Share :

Baca Juga

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

Pendidikan

Dorong Literasi Dan Calistung, KKN Gradasi Hadirkan Taman Gradasi Di Desa Galih Pakuwon
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut mencetak prestasi gemilang dalam acara Wisuda dan Sidang Terbuka Senat Akademik yang berlangsung meriah di Ballroom Hotel Santika Garut pada Rabu, (18/10/2023)

Pendidikan

STIKES karsa Husada Garut mencetak lulusan unggul, Profesional, dan Religius menuju pendidikan Kesehatan Global 

Pendidikan

Mendiktisaintek RI Kunjungi IPI Garut, Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Lewat Gelar Karya dan Kuliah Umum
Pelaksanaan Verifikasi Lapangan dalam Lomba Desa Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yang berlangsung di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Rabu (21/6/2023).

Pendidikan

Bupati Garut Terima Tim Verifikasi Lomba Desa Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat
Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIX untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (26/7/2025), dan menjadi titik penting regenerasi kepemimpinan serta perumusan arah strategis IMM ke depan.

Pendidikan

Ketua PD Muhammadiyah Garut: IMM Harus Bebas dari Intervensi Destruktif!
Acara ini merupakan inisiatif dari Kelompok 16 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Garut (ITG), bekerja sama dengan pihak sekolah dan beberapa instansi terkait. Dengan adanya pemateri dari perusahaan Vlog Kita.com dan Bank BCA Cabang Garut, acara ini berfokus pada dua aspek penting yang menjadi kebutuhan utama generasi muda saat ini, yaitu literasi digital dan literasi keuangan.(Foto Gilang)

Pendidikan

Remaja Cerdas Digital dan Keuangan: KKN ITG Kelompok 16 Sukses Gelar Acara Literasi di SMPN 2 Cilawu
SDN Sukarasa 1 menggelar acara pelepasan siswa kelas 6 serta kenaikan kelas bagi siswa kelas 1 hingga 5. Acara yang digelar dengan penuh haru dan sukacita ini dihadiri oleh seluruh guru, siswa, serta orang tua, Kamis (27/06/2024).

Pendidikan

SDN Sukarasa 1 Gelar Pelepasan Siswa Kelas 6 dan Kenaikan Kelas
Masyarakat pemohon surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di tanah air saat ini tak perlu pusing antre di loket pelayanan, karena Polri telah menerbitkan aplikasi secara online melalui Super App Polri. 

Pendidikan

SKCK Online di Garut, Pemohon Cuma Isi Form dari Ponsel Lalu Ambil di Polres!
error: Content is protected !!