Home / Pendidikan

Sabtu, 26 Juli 2025 - 19:22 WIB

Ketua PD Muhammadiyah Garut: IMM Harus Bebas dari Intervensi Destruktif!

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIX untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (26/7/2025), dan menjadi titik penting regenerasi kepemimpinan serta perumusan arah strategis IMM ke depan.

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIX untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (26/7/2025), dan menjadi titik penting regenerasi kepemimpinan serta perumusan arah strategis IMM ke depan.

PENA GARUT.COM – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIX untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (26/7/2025), dan menjadi titik penting regenerasi kepemimpinan serta perumusan arah strategis IMM ke depan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut, Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan bahwa Muscab kali ini mengangkat tema “Meneguhkan Identitas, Mendaulatkan Gerakan.” Menurutnya, tema tersebut adalah pengingat bagi kader IMM agar kembali pada jati diri sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna cita-cita Muhammadiyah.

“Tema ini adalah alarm bagi IMM untuk berdaulat. Artinya tidak terpengaruh apalagi diintervensi pihak luar yang justru destruktif,” tegas Agus Rahmat.

Ia berharap hasil Muscab mampu mencetak generasi lebih tangguh dan menghasilkan program-program berdampak luas.

Ketua PC IMM Kabupaten Garut, Hegar Al Bukhori, menambahkan bahwa IMM Garut saat ini berada dalam masa transisi untuk mewujudkan visi besar: “IMM Transisi Mendaulatkan Gerakan.” Ini, kata Hegar, merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat IMM dalam rangka mewujudkan Indonesia Berdaulat.

“Kepercayaan publik terhadap mahasiswa terus menurun. Maka IMM harus konsisten dengan gerakan yang mendaulatkan dirinya,” ujar Hegar.

Ia menegaskan bahwa IMM Garut mengusung lima misi utama yakni: gerakan organisasi, kaderisasi, spiritualisasi, intelektualisasi, dan ekspansionis.

Lebih lanjut, Hegar menyebutkan bahwa hingga kini gerakan tersebut sudah 90 persen terealisasi.

“Tiga dari lima misi itu mencerminkan ideologi IMM, yaitu intelektualitas, religiusitas, dan humanitas. Ini tonggak utama gerakan kami,” tandasnya.

Muscab IMM ke-19 ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, namun menjadi momentum strategis dalam menghadapi tantangan zaman dan memperkuat posisi mahasiswa sebagai agen perubahan.(San)

Share :

Baca Juga

Gelar Karya 2.0 Pendidikan Profesi Guru (PPG) IPI Garut Tahun 2026 menjadi ruang bagi calon guru untuk menunjukkan berbagai inovasi pembelajaran yang lahir dari persoalan nyata di sekolah.

Pendidikan

Gelar Karya PPG IPI Garut 2026: Inovasi Calon Guru untuk Masa Depan Pendidikan
Siswa SMA Darussalam Poto bersama sebelum membagikan takjil gratis kepada Masyarakat.( Poto Devi Firmansyah).

Pendidikan

SMA Darussalam Akhir Kegiatan Smarttren Dengan Berbagi Takjil 
Setelah sukses melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2025 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, Polres Garut menggelar acara halal bihalal sebagai bentuk rasa syukur dan ajang silaturahmi antar personel. Kamis (10/4/2025).

Pendidikan

Polres Garut Gelar Halal Bihalal Usai Sukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2025
Guru dan siswa SMA Darussalam saat berfoto bersama usai memberikan penghargaan kepada siswanya yang berprestasi,( foto Ihsan)

Pendidikan

Mengembangkan Ilmu dan Agama SMA Darussalam Sukses Meluluskan Siswa Kelas XII
PENA GARUT - Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, melaksanakan Sidang Senat Terbuka Dalam rangka Wisuda Ke-XIX Program Sarjana Tahun 2023.

Pendidikan

Alih Status Staida Muhammadiyah Garut Jadi Institut Tunggu  Putusan Kemenag RI
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

Pendidikan

Dorong Literasi Dan Calistung, KKN Gradasi Hadirkan Taman Gradasi Di Desa Galih Pakuwon

Pendidikan

Rektor IPI Garut: International Youth Camp 2024 Langkah Penting Menuju Internasionalisasi Pendidikan Berkualitas

Pendidikan

Peran Supply Chain Management Untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM di Kabupaten Garut
error: Content is protected !!