PENA GARUT.COM – Sebanyak 1150 siswa dari Raudhatul Atfhal (RA) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berpartisipasi dalam peragaan Manasik Haji yang digelar dengan megah di Lapangan Kamando Resort Militer 062 (KOREM) Kabupaten Garut pada hari Rabu, 11 Oktober 2023. Acara ini merupakan yang ketiga kalinya diadakan, dengan yang sebelumnya dilangsungkan di tempat wisata Sabda Alam.
Peragaan Manasik Haji ini melibatkan gabungan pimpinan cabang (PC) dari 11 kecamatan di Kabupaten Garut, yang secara keseluruhan terdiri dari 42 kecamatan. Rabu(11/10/2023).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Garut ini dipimpin oleh Agus Yusup S.AG, yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana.
Ketua pelaksana Agus Yusup menuturkan, tujuan utama dari peragaan Manasik Haji ini adalah untuk meningkatkan profil pelajar Raudhatul Atfhal Kabupaten Garut dan untuk mengembangkan keterampilan serta nilai-nilai ke-Islaman.
” Salah satu nilai yang sangat ditekankan dalam acara ini adalah pentingnya ibadah Haji sebagai salah satu dari lima rukun Islam,”jelasnya
Agus Sulaeman, mengungkapkan, Kegiatan Manasik Haji ini berhasil mempertemukan ratusan anak didik RA, siswa, dan orang tua dalam suasana yang penuh semangat, dengan harapan bahwa kegiatan semacam ini akan membantu memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di kalangan generasi muda.
“Peragaan Manasik Haji ini bukan hanya menjadi acara pembelajaran keagamaan, tetapi juga sarana untuk mempererat ikatan antarangkatan dan komunitas RA di Kabupaten Garut.
Hal ini sekaligus memberikan pengalaman berharga kepada siswa dan memupuk semangat keagamaan dalam diri mereka,”ujarnya
Lanjut Ia, Pertemuan para siswa dan orang tua dalam kegiatan Manasik Haji ini menciptakan suasana ajaran Islam yang lebih inklusif dan berintegrasi dalam pendidikan.
“Hal ini memungkinkan generasi muda untuk memahami, menghormati, dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka,”katanya
Maka dari itu,Acara Manasik Haji yang berhasil melibatkan lebih dari seribu peserta ini menjadi salah satu tonggak penting dalam pendidikan keagamaan di Kabupaten Garut.
“Semangat dan semakin kuatnya pemahaman tentang Islam di kalangan generasi muda dapat menjadi modal berharga untuk masa depan yang lebih harmonis dan berkeadilan,”tegasnya.***















