Home / Pemerintahan

Sabtu, 4 November 2023 - 17:29 WIB

14 Penderita Celah Bibir dan Langit-langit Dapat Layanan Operasi Gratis dari RSUD dr. Slamet Garut

Pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-langit yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut, di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (4/11/2023).

Pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-langit yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut, di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (4/11/2023).

PENA GARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-langit yang digelar oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut, Sabtu (4/11/2023). Acara ini diadakan di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Garut, Bambang Hafidz, menyatakan bahwa pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan ini, terutama karena menyasar para penderita celah bibir dan langit-langit, atau yang lebih dikenal dengan bibir sumbing di Kabupaten Garut. Ia juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat melibatkan lebih banyak pihak di Garut untuk membantu penderita bibir sumbing.

“Karena ini kan yang disasar adalah masyarakat Garut, khususnya ya, mungkin masyarakat lain bisa saja dilayani di sini atau dari kabupaten lain,” ucapnya.

Bambang berharap ke depan adanya keterlibatan antar instansi di Kabupaten Garut sehingga kegiatan ini bisa menjadi sebuah gerakan kepedulian terhadap penderita bibir sumbing.

“Sehingga mempunyai kepedulian yang sama untuk memikirkan masyarakat yang terkena penyakit tersebut atau yang terutama memiliki kemampuan ekonomi di bawah untuk dilayani dengan gratis,” tuturnya.

Bambang mengajak kepada seluruh penderita bibir sumbing di Kabupaten Garut untuk menyiapkan diri dalam mengikuti kegiatan baksos yang rencananya akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun oleh RSUD dr. Slamet Garut. Ia juga meminta agar aparat pemerintah desa maupun kecamatan untuk memfasilitasi warga penderita bibir sumbing agar bisa mendaftar pelaksanaan baksos ini di kesempatan selanjutnya.

“Sekali lagi tinggal lapor saja ke kepala desa atau ke kecamatan, masyarakat yang merasa bahwa ada penderita, orang tuanya atau masyarakat, datang ke kecamatan, ke desa, untuk mendaftarkan diri sehingga nanti bisa difasilitasi oleh camat dan kepala desa,” katanya.

Direktur Utama RSUD dr. Slamet Garut, dr. Husodo Adi Dewo, mengungkapkan bakti sosial ini merupakan kerja samanys dengan Departemen Bedah Plastik Fakultas Kedokteran UNPAD dan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Ia menegaskan komitmen RSUD untuk menyelenggarakan baksos celah bibir dan langit-langit dua kali setahun guna mengatasi masalah ini di Kabupaten Garut.

“Jadi sekitar bulan Maret atau April dan bulan Oktober dan November, kita akan rutin lakukan setiap tahunnya,” katanya.

Meski tidak menyebutkan angka pasti, jumlah penderita celah bibir dan langit-langit di Kabupaten Garut adalah yang tertinggi di Jawa Barat. RSUD dr. Slamet Garut berupaya memerangi penyakit ini dengan operasi gratis, khususnya bagi keluarga tidak mampu.

“Sehingga saya mengajak kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh penderita-penderita celah pada bibir maupun celah pada langit-langit, seluruh orang tua yang anak-anaknya memiliki kelainan itu untuk ayo kita bersama-sama memerangi penyakit ini dengan operasi secara gratis di Rumah Sakit Umum dr. Slamet Garut setahunnya dua kali,” ajaknya.

dr. Husodo menyebutkan, jumlah pasien yang mengikuti baksos pada hari ini adalah sebanyak 14 orang dari 17 pasien, di mana 3 orang diantaranya tidak bisa hadir, dengan alasan sakit.

Ia menegaskan, pelaksanaan baksos ini sama sekali tidak dipungut biaya. Pihaknya akan memprioritaskan pasien yang berasal dari keluarga tidak mampu, meskipun begitu pihaknya juga tetap menerima pasien dari semua golongan secara gratis.

“Mudah-mudahan ini kegiatan menjadi suatu kegiatan yang rutin, seperti harapan kami menjadi suatu gerakan di Kabupaten Garut, jadi yang menggerakkan bukan hanya rumah sakit dr. Slamet Garut saja tapi juga dibantu oleh dinas-dinas lain yang terkait sehingga betul-betul menjadi suatu gerakan kita semua untuk memerangi celah bibir maupun celah pada langit-langit,” katanya.

Ketua Pelaksana Baksos Operasi Celah Bibir dan Celah Langit, dr. Hendi Anshori, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-78 dan Hari Ulang Tahun RSUD dr. Slamet Garut yang ke-101. Sebanyak 14 pasien yang mengikuti baksos ini, dengan rentang usia dari tiga bulan hingga 18 tahun.

“Kemudian ada berapa jenis ya, yang pertama adalah _palatoschizis_ ini paling banyak 9 orang celah langit, kemudian _labio gnato palatoschizis_ celah bibir dan celah gusi itu ada dua orang, kemudian _labiopalatoschizis_ celah langit dan celah bibir itu dua orang, dan _labioskizis_ atau celah bibir aja itu ada satu orang,” katanya.

dr. Hendi menerangkan, seluruh pasien yang mengikuti baksos ini berasal dari Kabupaten Garut, di mana yang paling jauh berasal dari Garut bagian selatan yaitu Cikelet dan Singajaya.

“Dan alhamdulilah mudah-mudahan baksos ini bermanfaat bagi tentunya yang utamanya bagi peserta bagi pasien, sehingga bisa secara estetik bisa bagus lagi, secara fungsi juga bisa bagus lagi,” ungkapnya.

Encep, salah seorang keluarga pasien, mengungkapkan bahwa persyaratan untuk mengikuti baksos ini cukup mudah. Ia mengapresiasi adanya baksos ini yang membantu meringankan beban keluarga. Operasi celah bibir berlangsung sekitar satu jam, memberikan harapan baru bagi pasien dan keluarganya.

Untuk mengikuti baksos ini, Encep orangtua dari Muhammad Syamil (5 bulan) dari Kecamatan Leles, hanya menyiapkan Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Keluarga, dan Kartu Tanda Penduduk suami dan istri.

“Saya senang bisa membantu juga meringankan (dengan) adanya baksos ini, jadi setidaknya buat saya cukup bagus,” ungkapnya.

Encep menuturkan bahwa lama tindakan operasi celah bibir ini kurang lebih berdurasi satu jam. Awalnya ia bersama istrinya merasa cemas, namun pada akhirnya operasi dapat berjalan dengan lancar.

“Pas keluar dari ruang operasi senang, nangis, berarti Alhamdulillah sehat. (Harapannya) kalau bisa sih menurut saya bisa dikembangkan lagi lah,” katanya. Selain itu bagi orang tua agar dapat mendukung anaknya untuk dioperasi

Secara khusus ia berterimakasih kepada RSUD dr. Slamet Garut yang telah menyelenggarakan bakti sosial ini. Dengan adanya baksos ini, kini anaknya bisa dilakukan operasi dengan lancar dan baik.

Share :

Baca Juga

Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan Pembekalan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2024 yang berlangsung di Lapangan Hockey UNIGA, Jalan Prof. K. H. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (18/7/2024).

Pemerintahan

1225 mahasiswa Uniga akan Laksanakan KKN Tematik di 65 Desa di Kabupaten Garut
Dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Garut, Endang Saepudin, menggelar reses masa sidang II di Kampung Sadahurip, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan. Reses ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, mulai dari BPJS FBI Kesehatan,infrastruktur jalan, hingga kebutuhan perasana pesantren, madrasah.

Pemerintahan

Serap Aspirasi Kampung Sadahurip, Dewan Endang Saepudin Gelar Reses di Kecamatan Pangatikan
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi dengan masyarakat. Sebanyak 31 ekor kambing dan 3 ekor sapi disalurkan secara simbolis sebagai hewan qurban kepada masyarakat di sekitar sumber mata air serta seluruh cabang PDAM.

Pemerintahan

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Tebar 34 Hewan Qurban di Momen Idul Adha 2025
Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-112, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut mengadakan acara Aksi Ismuba yang diadakan di Aula Staida, Kabupaten Garut.Sabtu (09/11/2024). 

Pemerintahan

Aksi Ismuba: Perkuat Identitas dan Nilai Spiritual di Milad Muhammadiyah ke-112 di Kabupaten Garut
Setelah buron hampir tujuh bulan, seorang pelaku penganiayaan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil diringkus jajaran Polsek Cibatu, Polres Garut. Penangkapan terjadi pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sekitar area Puskesmas Cibatu, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Pelaku Penganiayaan yang Lukai Pedagang Ayam di Garut Akhirnya Tertangkap!
Inilah salah satu peserta didik Ra Sirojul Huda, kampung Ciloa Kaler yang mengikuti kegiatan manasik Haji foto (Ihsan).

Pemerintahan

Peragaan Manasik Haji di Kabupaten Garut, Peserta Mencapai 1150 Siswa dari Raudhatul Atfhal
Dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PKB, Ihat Solihat, menyampaikan seruan penting kepada seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Pemerintahan

Tak Hanya Ucapan, Ihat Solihat Dorong Program Ramah Lingkungan di Garut
Produk tirai berbahan sabut kelapa hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut kini resmi menembus pasar internasional. Tak hanya Spanyol, produk bernama coir shade ini juga telah diekspor ke Prancis, Belgia, hingga Amerika Serikat.

Pemerintahan

Lapas Garut Sukses Ekspor Tirai Sabut Kelapa, Tembus Eropa hingga Amerika
error: Content is protected !!