PENA GARUT.COM– Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut meluncurkan program “LIKE-R” (Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja) dengan tema “Our Health, Our Right: Be The Change”.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana, M.H., Ketua PW Aisyiyah Jawa Barat Dra. Hj. Ia Kurniati, Ketua PD Aisyiyah Garut Dra. Hj. Eti Nurul Hayati, M.Si., dan Ketua Pelaksana Ahmad Acara ini dilaksanakan di Aula Kampus Staida muhamadiyah,Rabu (28/08/2024).
Ketua Umum IPM Garut, Dwi Azhar Ramdani, menekankan pentingnya edukasi kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja. Menurutnya, pengetahuan tentang kesehatan seksual dan reproduksi sangat penting bagi pelajar, khususnya di Jawa Barat, yang tercatat sebagai salah satu provinsi dengan angka kekerasan seksual tertinggi.
“Ini adalah upaya kita untuk memberi pemahaman kepada remaja tentang hak-hak seksual dan reproduksi mereka. Banyak kasus kekerasan seksual yang terjadi pada remaja yang berdampak pada kesehatan psikologis, seperti kecemasan dan ketakutan yang berlebihan,” ujar Dwi Azhar Ramdani.
Ia juga menambahkan, seringkali korban kekerasan seksual justru merasa bersalah atau takut untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.
“Remaja sering disalahkan oleh pelaku, dan ketakutan ini membuat mereka enggan untuk berbicara. Karena itu, kami di IPM merasa bertanggung jawab untuk mengedukasi dan mendampingi para remaja dalam memahami hak-hak mereka,” tambahnya.
Melalui program ini, IPM Garut berharap dapat menciptakan perubahan positif di kalangan remaja dengan memberikan informasi yang tepat mengenai kesehatan seksual dan reproduksi.
Dwi Azhar Ramdani mengajak seluruh pelajar untuk lebih terbuka dalam berbicara tentang kesehatan seksual dan reproduksi serta tidak takut untuk mencari bantuan jika menjadi korban kekerasan seksual.
“Mari kita jadikan program ini sebagai momentum untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat, berani, dan memahami hak-hak mereka,” pungkasnya.(San).















