PENA GARUT.COM– Dalam sebuah acara yang penuh kebahagiaan dan harapan, Rektor Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Prof. Dr. Nizar Alam Hamdani, MM., MT., MSI., M.Kom., menyampaikan apresiasi mendalam kepada para lulusan Program Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Kategori 1 Angkatan 3 dan Retaker Tahun 2023.
Acara penyerahan sertifikat pendidik dan pengambilan sumpah profesi guru berlangsung meriah dengan dihadiri oleh civitas akademika, keluarga lulusan, dan tamu undangan.Selasa (23/07/2024).
Dalam sambutannya, Rektor IPI Garut Prof. Dr. Nizar Alam Hamdani,menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian 118 lulusan dari total 119 mahasiswa yang terdaftar.
“Ketepatan lulusan sebesar 99,16 persen ini merupakan bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan semangat yang tinggi dari para mahasiswa, dosen, dan seluruh tim PPG,” ujar beliau.
Prof. Nizar juga mengucapkan terima kasih kepada Koordinator PPG, para dosen, dan guru pamong yang telah memberikan dorongan dan bimbingan selama proses pendidikan.
“Kami sangat menghargai usaha mereka yang telah membuat tingkat kelulusan PPG IPI Garut semakin meningkat setiap tahun,” tambahnya.
Maka dari itu lanjut ia,Acara ini juga menjadi momen penghargaan bagi lulusan terbaik PPG, Renny Risnawati Kusumah, S.Pd., Gr. dari SMKN 4 Garut bidang studi Matematika. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lulusan termuda, Enjang Hermawan, S.Pd., Gr. dari SMPS IT Assyukroniyah Garut, dan lulusan paling senior, Yayan Setiawan, S.Pd., Gr. dari SMPN 5 Cisompet bidang PPKN.
Beliau berharap bahwa para lulusan PPG akan menjadi guru profesional yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga aspek sosial, kepribadian, dan pedagogi.
“Esensi dari pendidikan dan pengajaran adalah memanusiakan manusia,” katanya, mengingatkan akan filosofi Ki Hajar Dewantara.
Rektor IPI Garut juga berpesan kepada para lulusan untuk terus mengembangkan ilmu dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat berkontribusi positif dalam pengembangan pendidikan di Indonesia, menuju Indonesia emas 2045,” tutupnya.(San)















