PENA GARUT.COM-Pemerintah Kabupaten Garut mulai menerapkan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) demi menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan.
Hal ini ditandai dengan pertemuan antara Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Wadirlantas Polda Jabar, AKBP Endang Tri Purwanto di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Senin (4/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Abdusy Syakur menekankan bahwa pemasangan ETLE di Garut bersifat mendesak dan menjadi solusi konkret untuk memperbaiki ketertiban lalu lintas di wilayahnya.
“Karena ini sifatnya urgent, sehingga untuk sementara kami pasang satu dulu. Kamera ETLE ini akan ditempatkan di lokasi strategis, yang diharapkan bisa menekan intensitas pelanggaran dan juga mengurangi fatalitas kecelakaan,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Lebih lanjut, Bupati berharap keberadaan ETLE tak hanya menjadi alat penegak hukum, tapi juga pengingat agar masyarakat lebih sadar dan tertib berlalu lintas.
Ia meminta agar pihak kepolisian terus melakukan sosialisasi agar masyarakat paham serta merasa jera bila melanggar.
Sementara itu, AKBP Endang Tri Purwanto mengungkapkan bahwa Polda Jabar saat ini memiliki 21 kamera ETLE, namun baru 12 unit yang beroperasi.
Meski sempat terjadi peningkatan pelanggaran karena ETLE, ia menyebut angka kecelakaan justru mengalami penurunan signifikan.
“Pelanggaran meningkat, itu karena kesadaran masyarakat masih rendah. Tapi yang penting, kecelakaan lalu lintas justru turun. Ini yang kita harapkan,” jelas Endang.
Endang menambahkan, kamera ETLE kini dilengkapi teknologi terbaru, salah satunya fitur Face Recognition (pengenal wajah). Dengan teknologi ini, kamera tak hanya membaca plat nomor, tapi juga bisa mengenali wajah pengendara, bahkan jika kendaraan tidak memiliki plat.
“Kalau dulu hanya bisa memfoto plat nomor, sekarang jika tidak ada plat pun wajah bisa terbaca lewat face recognition,” ungkapnya.
Menurutnya, lokasi pemasangan ETLE harus berada di kawasan tertib lalu lintas dan daerah rawan kecelakaan. Untuk tahun ini, direncanakan ada tujuh kamera ETLE tambahan di Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Garut.
“Sementara Garut baru punya satu kamera. Mudah-mudahan ke depannya bisa nambah lagi. Kita harap Pemkab bisa mendukung,” tutup Endang.
Dengan hadirnya kamera ETLE ini, diharapkan masyarakat Garut lebih tertib berlalu lintas dan angka kecelakaan bisa ditekan secara signifikan.(San)















