Home / Pemerintahan

Selasa, 7 Februari 2023 - 06:01 WIB

Nasyiyatul Aisyiyah Garut Gelar Forum Dengar Pendapat terkait Isu Kesehatan Ibun dan Anak

Pelaksanaan Forum Dengar Pendapat yang dilaksanakan di Gedung Dakwah PD Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (6/2/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Nindi Nurdiyanti/Diskominfo Garut).

Pelaksanaan Forum Dengar Pendapat yang dilaksanakan di Gedung Dakwah PD Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (6/2/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Nindi Nurdiyanti/Diskominfo Garut).

PENA GARUT– Pimpinan Daerah Nasiyatul Aisyiyah (PDNA) Garut bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, didukung oleh Rise Foundation, menggelar acara Forum Dengar Pendapat terkait Isu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (6/2/2023).

Dalam kegiatan ini, PDNA Garut menghadirkan beberapa pemangku kebijakan seperti Perwakilan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Kabupaten Garut, Suherman, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, dr. Maskut Farid, dan Kepala Bidang (Kabid) Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Garut, Asep Jawahir.

Sebanyak 45 peserta perwakilan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, remaja, ibu hamil dan bidan, hingga Tim Sakinah berdiskusi serta menyampaikan beberapa aspirasi dan unek-unek yang dimiliki kepada pemangku jabatan yang hadir dalam acara ini terkait dengan masalah KIA.

Perwakilan TPPD Kabupaten Garut, Suherman, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh PDNA Garut ini, terlebih ia menilai jika penanganan masalah ibu hamil hingga bayi baru lahir ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab seluruh stakeholder yang ada.

Suherman beharap Forum Dengar Pendapat ini bisa terus berlanjut, guna mewujudkan Kabupaten Garut yang _zero new stunting_, dan _zero_ Angka Kematian Ibu/Angka Kematian Bayi (AKI/AKB).

“Pemerintah sangat merespon kegiatan ini dan terus memberikan dukungan semaksimal mungkin sesuai dengan regulasi yang ada, (dan) harapannya tentu kita harapkan dengan adanya ini mampu mensosialisasikan kepada masyarakat, sehingga akhirnya (terwujud) zero AKI dan AKB, sehingga Kabupaten Garut nanti menjadi kabupaten yang sehat,” ujar Suherman.

Apresiasi terkait acara ini juga disampaikan oleh Kepala Dinkes Garut, dr. Maskut Farid, di mana kegiatan ini merupakan suatu usaha untuk membantu pemerintah dalam menangani masalah yang berkaitan dengan ibu hamil, stunting, hingga bayi-bayi yang baru lahir. Apalagi, Pemkab Garut saat ini sedang mengadakan sebuah gerakan guna memastikan semua ibu hamil di Kabupaten Garut harus terlayani dengan baik.

“Nah sehingga dengan adanya partisipasi dari semua pihak hari ini dari Nasiyatul Aisyiyah Ini sangat kami senang sekali, kami sangat terbuka dan nanti kita akan kembangkan lagi, mungkin sekarang di Muhammadiyah, nanti NU, kemana-mana yah, agar bareng-bareng, intinya adalah bagaimana membantu masyarakat ibu hamil yang sekarang lagi hamil nih, kalo tidak ada masalah ya nggak apa-apa lancar-lancar saja formal gak masalah, nah ketika ada masalah itulah yang harus kita usahakan (bantu),” imbuhnya.

Kadinkes Garut menekankan agar semua pihak memikirkan bagaimana intervensi yang dilakukan betul-betul menyentuh masyarakat.

“Nah ini ketika ada masalah inilah kita harus konsen, maka saya tekankan kita harus bagaimana _how_-nya bukan programnya, tapi bagaimana itu betul-betul menyentuh pada masyarakat-masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan,” kata dr. Maskut.

Sementara itu, Kabid LKD DPMD Garut, Asep Jawahir, menilai Forum Dengar Pendapat merupakan salah satu pendidikan yang paling berharga karena memberikan pemahaman serta pengertian yang harus diadopsi oleh peserta.

Selain itu, ia juga berharap hasil diskusi dari kegiatan ini nantinya bisa ditindaklanjuti oleh program kegiatan yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yang ada di lingkungan Pemkab Garut.

Di tempat yang sama, Ketua Departemen Sosial (Depsos) PDNA Garut, Rosi Siti Rahmawati, mengatakan salah satu tujuan dari acara ini adalah untuk memetakan berbagai macam persoalan dan tindakan yang telah dan akan dilakukan oleh masyarakat, yang diwakili oleh peserta dari berbagai kalangan terkait isu KIA di Kabupaten Garut.

“Makanya tantangannya apa kan dari mereka yang muncul selama mereka mendampingi masyarakat untuk konsen di isu KIA gitu ya, isu KIA ini kan nanti ada di isu stuntingnya dan di AKI/AKBnya dan lintas usia, jadi hari ini lebih ke me-_mapping_kan segala jenis persoalan, hambatannya apa, kemudian disampaikan direkomendasikan,” kata Rosi.

Ia mengungkapkan jika selama diskusi yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini, para peserta bebas bicara dengan rasa aman, dan kemudian hasil diskusinya disampaikan langsung ke pemangku kebijakan yang hadir.

“Jadi tadi disampaikan diskusi dan diakhirnya nanti akan kita _wrap up_ (mengemas) ya apa saja yang ada dalam diskusi hari ini, dan disampaikan nanti secara general ke Bapak Bupati gitu,” ungkapnya.

Ia menerangkan selama kegiatan berlangsung antusiasme dari peserta luar biasa, apalagi setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi hingga unek-unek yang dimilikinya selama ini.

Rosi juga menjelaskan bahwa tindaklanjut dari kegiatan ini adalah tersusunnya rekomendasi kebijakan atau _policy brief_ yang akan digabungkan dengan data riset dan aspirasi yang hari ini sudah disampaikan oleh peserta Forum Dengar Pendapat.

“Jadi follow up nya adalah kita akan menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada para pihak, terutama Bapak Bupati dan juga kepala SKPD terkait gitu, untuk betul-betul bisa merespon ini dan mem-_follow up_-inya,” jelasnya.

Melalui kegiatan inj, lanjut Rosi, pihaknya ingin mendekatkan masyarakat dengan pemerintah, sehingga program dari pemerintah bisa berkesinambungan dengan kebutuhan dari masyarakat.

“Harapannya antara masyarakat dengan pemerintah itu dekat gitu ya, jadi pemerintah membuat program-program itu yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, dan masyarakat mengerjakan segala hal yang dia lakukan untuk isu KIA itu betul-betul memang nyambung sinergis dengan pemerintah gitu,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan Salat Iduladha 1444 Hijriah di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (29/06/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut dan Ratusan Masyarakat Laksanakan Salat Iduladha di Alun-Alun Garut
Pelaksanaan Upacara Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2023 yang berlangsung di Lapangan Apel Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Kamis (21/12/2023).

Pemerintahan

Wabup Garut Pimpin Upacara Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2023
Suasana pesta rakyat di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak berubah menjadi lautan duka. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari dua warga sipil dan satu anggota kepolisian, dalam insiden tragis yang terjadi pada Jumat (18/7/2025).

Pemerintahan

Pesta Rakyat Berubah Duka, Bripka Cecep Gugur Saat Bertugas di Garut
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri momen pemberangkatan Program Mudik Gratis di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (6/4/2024).

Pemerintahan

Kerjasama Polres dan Pemkab Garut Bantu 150 Warga Mudik Gratis
_Opening Ceremony_ Porkab Garut Tahun 2024 dibuka resmi Pj. Bupati Garut, di SOR Merdeka Kerkhof, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu malam (21/07/2024).

Pemerintahan

Barnas Adjidin Buka Resmi PORKAB Garut 2024 _Diikuti 5496 Atlet, 26 Cabor, dan 245 Nomor Pertandingan_
Polres Garut melalui Polsek Wanaraja kembali membuktikan respons cepatnya dalam menindaklanjuti aduan masyarakat. Kali ini, aparat kepolisian bergerak setelah menerima laporan warga terkait aksi pengemudi mobil pick up yang kedapatan merokok saat berkendara di jalur Citangtu–Cihuni, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (17/12/2025).

Pemerintahan

Aksi Berbahaya di Jalan Wanaraja, Polisi Tindak Pengemudi Pick Up Perokok
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan sambutan dalam acara Jumpa Paguyuban SRC Garut, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/11/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Ajak 700 Pemilik Warung Kelontong Masuk Sistem Ritel Terencana
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal di wilayah Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial I (34) warga Kecamatan Banyuresmi yang diduga terlibat dalam tindak pidana di bidang kesehatan.

Pemerintahan

Polres Garut Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Seorang Pengedar Diamankan di Leles
error: Content is protected !!