Home / Pemerintahan

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:07 WIB

Lapas Garut Resmi Kerja Sama WAIBI, Pembinaan WBP Fokus Kemandirian dan Lingkungan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Inisiatif Indonesia Biru Lestari (WAIBI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin, (19 /01/2026) 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Inisiatif Indonesia Biru Lestari (WAIBI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin, (19 /01/2026) 

PENA GARUT.COM-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Inisiatif Indonesia Biru Lestari (WAIBI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin, (19 /01/2026)

Kolaborasi ini difokuskan pada program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan pertanian regeneratif berbasis kesadaran.

Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, bersama Ketua Yayasan WAIBI, Ekanty Lusi Sulistyowati. Momen penting ini turut disaksikan Perencana Ahli Utama Bappenas, Anang Nugroho, serta jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Garut.

Kegiatan berlangsung khidmat dan bermakna. Acara diawali dengan penampilan seni rebana dari Warga Binaan Lapas Garut yang menambah nuansa religius dan kebersamaan, sebelum dilanjutkan dengan rangkaian sambutan dari para pihak terkait.

Ketua Yayasan WAIBI, Ekanty Lusi Sulistyowati, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Lapas Garut kepada pihaknya.

Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar pelatihan teknis pertanian, tetapi juga proses membangun kesadaran dan tanggung jawab sosial Warga Binaan.

“Kami melihat Warga Binaan memiliki potensi besar. Melalui pertanian regeneratif, mereka tidak hanya belajar bertani, tetapi juga memahami nilai keberlanjutan, kepedulian lingkungan, dan peran sosial yang positif,” ujar Ekanty.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arah pembinaan pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pemberdayaan dan kemandirian.

Ia menilai pelatihan pertanian regeneratif menjadi bekal penting bagi Warga Binaan saat kembali ke tengah masyarakat.

“Pembinaan di lapas bukan sekadar mengisi waktu, tapi investasi masa depan. Kami ingin Warga Binaan punya keterampilan, etos kerja, dan kepedulian terhadap lingkungan ketika mereka bebas nanti,” kata Rusdedy.

Apresiasi juga disampaikan Perencana Ahli Utama Bappenas, Anang Nugroho. Ia menilai sinergi antara Lapas Garut dan WAIBI sebagai contoh kolaborasi lintas sektor yang mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam penguatan ketahanan pangan nasional. Saya berharap model seperti ini bisa direplikasi di UPT Pemasyarakatan lain di Indonesia,” ungkap Anang.

Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan resmi PKS dan sesi foto bersama. Melalui kerja sama ini, Lapas Kelas IIA Garut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata, tidak hanya bagi Warga Binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas dan lingkungan.

Share :

Baca Juga

Di ruang kontrol penuh monitor CCTV dan komputer, tujuh petugas tampak serius menatap layar. Mereka adalah Tim OSINT (Open Source Intelligence), pasukan baru yang dibentuk oleh Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy. Kehadiran tim ini menjadi langkah inovatif dalam memperkuat pengamanan di era digital

Pemerintahan

Lapas Garut Jadi Pionir, Bentuk Tim OSINT untuk Perkuat Keamanan Digital
Aparat kepolisian Polda Jawa Barat melalui jajaran Krimsus kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Dipimpin oleh Faris Mahardika, S.I.K selaku Unit 3 Subdit I, petugas berhasil mengungkap praktik produksi dan peredaran minuman keras oplosan bermerek palsu “Kuda Mas” di wilayah Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Senin (14/4/2026).

Pemerintahan

Minuman “Kuda Mas” Ternyata Palsu, Ini Fakta Mengejutkannya!
PENA GARUT-Pemerintah Desa Sukahurip melakukan kegiatan Gebyar Outbreak Response Immunization (ORI) bagi Anak Usia di bawah 15 tahun, acara tersebut dilakukan di Ruang Aula Kantor Desa Sukahurip, Selasa (07/02/2023). Poto/Ihsan 

Pemerintahan

 Warga Desa Sukahurip Mendapatkan Bingkisan dan Uang Kadedeh Usai Immunization
Polsek Wanaraja Polres Garut temukan orang yang hilang di kawasan taman wisata alam cagar alam Talaga Bodas Desa Sukahurip Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut. Kamis (11/01/2024).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Temukan Warga Indramayu Yang Hilang Di Kawasan Talaga Bodas
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut resmi menahan seorang perempuan berinisial RM alias Morenz (34), warga Kecamatan Karangpawitan, atas dugaan penipuan dan penggelapan melalui arisan online.

Pemerintahan

Sat Reskrim Polres Garut Bongkar Penipuan Arisan Online, Tersangka Resmi Ditahan
Dalam rangka program edukasi dan pembinaan kepada generasi muda, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut melaksanakan kegiatan "Police Go To School" dengan menjadi pembina upacara di SMAN 1 Garut, Senin (19/5/2025).

Pemerintahan

Program Police Go To School, Satlantas Garut Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Satreskrim Polres Garut melalui Unit IV PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) saat ini tengah menangani perkara dugaan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Bocah 4 Tahun Jadi Korban, Tetangga 14 Tahun Diamankan Polres Garut
Jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan beras pemerintah daerah dan ASN Berbagi kepada masyarakat kurang mampu dari sisi ekonomi di Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Jum'at (29/9/2023).

Pemerintahan

Diskominfo Kabupaten Garut Salurkan Bantuan Beras kepada Masyarakat Kurang Mampu di Kecamatan Peundeuy
error: Content is protected !!