Home / Pemerintahan

Senin, 4 Mei 2026 - 10:37 WIB

Minuman “Kuda Mas” Ternyata Palsu, Ini Fakta Mengejutkannya!

Aparat kepolisian Polda Jawa Barat melalui jajaran Krimsus kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Dipimpin oleh Faris Mahardika, S.I.K selaku Unit 3 Subdit I, petugas berhasil mengungkap praktik produksi dan peredaran minuman keras oplosan bermerek palsu “Kuda Mas” di wilayah Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Senin (14/4/2026).

Aparat kepolisian Polda Jawa Barat melalui jajaran Krimsus kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Dipimpin oleh Faris Mahardika, S.I.K selaku Unit 3 Subdit I, petugas berhasil mengungkap praktik produksi dan peredaran minuman keras oplosan bermerek palsu “Kuda Mas” di wilayah Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Senin (14/4/2026).

PENA GARUT.COM-POLDA JABAR-Aparat kepolisian Polda Jawa Barat melalui jajaran Krimsus kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Dipimpin oleh Faris Mahardika, S.I.K selaku Unit 3 Subdit I, petugas berhasil mengungkap praktik produksi dan peredaran minuman keras oplosan bermerek palsu “Kuda Mas” di wilayah Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Senin (14/4/2026).

Pengungkapan ini menjadi tamparan keras bagi pelaku usaha ilegal yang nekat memalsukan produk dan membahayakan masyarakat. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan pelaku berinisial Sdr. RK, yang diketahui sebagai pemilik sekaligus pelaku utama produksi dan distribusi miras palsu tersebut.

Dari hasil penyelidikan, pelaku memproduksi minuman anggur palsu dengan cara mencampurkan minuman anggur merek Rajawali asli dengan racikan berbahaya berupa gula aren, gula pasir, sitrun, karamel, cuka, hingga alkohol. Tak hanya itu, campuran tersebut juga ditambah minuman ringan seperti Fanta, Coca-Cola, dan Sprite, lalu diolah dalam tong sebelum dikemas ulang.

Produk oplosan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam botol bekas berlabel “Kuda Mas”, ditutup menggunakan alat press, disegel, dan ditempeli pita cukai palsu maupun bekas guna mengelabui konsumen.

Barang Bukti yang Diamankan

Petugas menyita berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut, di antaranya, tong biru berisi minuman keras oplosan, selang dan pompa air, pita cukai palsu dan bekas, botol dan tutup botol merek Kuda Mas, alat press penutup botol, panci dan bahan baku (pemanis, karamel, sitrun, cuka), minuman ringan berbagai merek, satu unit kendaraan roda empat Daihatsu Luxio berisi botol kosong dan produk jadi.

Hasil produksi miras palsu tersebut diketahui tidak hanya untuk konsumsi pribadi, melainkan didistribusikan ke sejumlah agen untuk diperjualbelikan secara luas. Seluruh proses produksi hingga distribusi dikendalikan langsung oleh Sdr. RK tanpa izin resmi dari pemilik merek terdaftar.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 100 ayat (1) dan (2) serta/atau Pasal 102 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Polda Jabar menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku pemalsuan produk yang merugikan masyarakat dan membahayakan kesehatan publik. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap peredaran minuman keras ilegal dengan harga murah dan kemasan mencurigakan.

“Kami akan tindak tegas siapa pun yang mencoba bermain-main dengan keselamatan masyarakat melalui praktik ilegal seperti ini,” tegas Iptu Faris Mahardika.

Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi yang lebih luas. Pelaku saat ini telah diamankan dan ditahan di Polda Jabar untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Share :

Baca Juga

Penyaluran bantuan PMT secara simbolis dilaksanakan di Kantor Pos Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (3/5/2023). (Foto: M Azi/ Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Garut/ Dok. DPPKBPPPA Garut)

Pemerintahan

BAPANAS Salurkan Bantuan Bagi Balita Stunting di Kabupaten Garut  
Pelaksanaan Apel Gabungan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana, deklarasi Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) tingkat Kabupaten Garut Tahun 2024, di Lapang Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (4/3/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut Deklarasikan Kecamatan Tangguh Bencana
Sebuah mobil jenis Cold TSS 120 dengan Nomor Polisi: D 1812 QV dilaporkan terbakar di Jalan Raya Pasopati, tepatnya di Kampung Pasir Angin, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Rabu (07/05/2025).

Pemerintahan

Mobil Bermuatan Gabah Terbakar di Leuwigoong Garut, Sopir Alami Luka Bakar Ringan
Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Daerah Garut, yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (28/01/2024).

Pemerintahan

Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan : Penjabat Bupati Garut Ajak Muhammadiyah Dukung Pemilu 2024
Polres Garut amankan Tiga pria berinisial AM (22), SA (25) dan SG (21) di saat nonton bareng Persib Bandung di Alun-alun Garut. Jumat (9/5/2025) malam.

Pemerintahan

Mabuk Saat Nobar Persib, Tiga Pemuda Diamankan polres Garut 
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.IP., menghadiri kegiatan Sekolah Kader Perubahan (LKN) sekaligus agenda Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.Kamis(08/10/2026)foto(Ihsan)

Pemerintahan

H Subhan Fahmi Ungkap Strategi PKB Garut Menuju Pemilu 2029
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meresmikan Jembatan Harapan Palatar dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Jembatan ini menjadi penghubung vital antara Desa Mekarmukti, Garut, dan Desa Gelarwangi, Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Pemerintahan

Putri Karlina Resmikan Jembatan Penghubung Dua Kabupaten, Warga Bersorak!
Polsek Wanaraja Polres Garut dengan sigap melakukan inspeksi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda gudang tempat penyimpanan kayu milik Sdr. H. Cucu Cahyadi (50) di Kp. Pakemitan Rt.02/01 Ds. Wanaraja Kec.Wanaraja Kab.Garut, pada Minggu (17/9/23) pukul 13.20 WIB.

Pemerintahan

Gudang Kayu di wanaraja Hangus Terbakar Akibat Pembakaran Sampah
error: Content is protected !!