Home / Pemerintahan

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48 WIB

Razia Gabungan Lapas Garut: Narkoba Nihil, HP dan Barang Terlarang Masih Ditemukan

(Lapas) Kelas IIA Garut menggelar razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) pada malam hari sebagai langkah konkret memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), serta pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Garut.

(Lapas) Kelas IIA Garut menggelar razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) pada malam hari sebagai langkah konkret memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), serta pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Garut.

PENA GARUT. COM – (Lapas) Kelas IIA Garut menggelar razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) pada malam hari sebagai langkah konkret memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), serta pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Garut.

 

Razia gabungan dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS61.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam Rangka Deteksi Dini Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara di Seluruh Indonesia, yang salah satunya menekankan pelibatan aparat penegak hukum dalam pelaksanaan langkah-langkah pengamanan dan deteksi dini.

 

Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada penggeledahan blok dan kamar hunian warga binaan secara menyeluruh. Petugas gabungan memeriksa setiap sudut kamar hunian serta barang-barang milik warga binaan untuk memastikan tidak terdapat benda maupun barang yang dilarang berada di dalam Lapas.

 

Selain penggeledahan, dilaksanakan pula tes urine terhadap warga binaan dan pegawai Lapas Garut sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Sebanyak 61 orang warga binaan dan 20 orang pegawai menjalani pemeriksaan urine. Dari seluruh sampel yang diperiksa, hasil tes urine menunjukkan negatif narkoba.

 

Dalam penggeledahan blok hunian, petugas masih menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, di antaranya telepon genggam (handphone), gunting kuku, gunting berukuran kecil, serta sejumlah barang terlarang lainnya. Seluruh barang hasil penggeledahan tersebut diamankan untuk dilakukan pendataan dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kendati masih ditemukan barang terlarang, petugas tidak menemukan narkotika maupun obat-obatan terlarang dalam pelaksanaan razia tersebut.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Garut dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba serta barang-barang terlarang.

“Razia gabungan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini yang terus kami lakukan. Hasil tes urine terhadap 61 warga binaan dan 20 pegawai seluruhnya negatif, dan dalam penggeledahan juga tidak ditemukan narkoba. Namun, masih ditemukannya handphone serta benda-benda yang dilarang berada di dalam blok hunian menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk semakin memperketat pengawasan dan pengendalian,” tegas Rusdedy.

 

Lebih lanjut, Rusdedy menyampaikan bahwa keterlibatan TNI, Polri, BNNK, dan Bapas Garut menunjukkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mendukung penyelenggaraan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup dilakukan melalui penindakan, tetapi juga membutuhkan pengawasan berkelanjutan serta konsistensi seluruh jajaran dalam menjalankan prosedur pengamanan.

 

“Kami tidak akan memberikan ruang terhadap peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, maupun barang terlarang lainnya di dalam Lapas. Setiap temuan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan. Sinergi bersama aparat penegak hukum juga akan terus kami perkuat sebagai bagian dari komitmen menciptakan Lapas Garut yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

 

Pelaksanaan razia pada malam hari sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan kondisi blok hunian tetap terkendali. Pemeriksaan dilakukan secara terarah dengan tetap mengedepankan prinsip keamanan, ketertiban, serta perlakuan yang humanis terhadap warga binaan.

Melalui razia gabungan tersebut, Lapas Kelas IIA Garut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, dan melakukan pengawasan secara konsisten. Kolaborasi bersama TNI, Polri, BNNK, dan Bapas Garut diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih dari narkoba, serta bebas dari peredaran barang terlarang.

Share :

Baca Juga

Sat Reskrim Polres Garut melalui Unit III Pidum (Team Sancang) berhasil mengamankan seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan di wilayah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Polres Garut Tangkap “Dadang Buaya”, Pelaku Penganiayaan di Garut
Satlantas Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak melalui kegiatan edukatif bertajuk “Polisi Sahabat Anak”. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama siswa-siswi dari TK Al Rasyid, di Halaman Mako Polres Garut. Jumat (23/05/2025).

Pemerintahan

Satlantas Garut Ajak Anak TK Main Sambil Belajar, Begini Keseruannya!
Pelaksanaan penyerahan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dari pemerintah daerah melalui Diskominfo Garut kepada masyarakat Kecamatan Sucinaraja, Jum'at (22/12/2023).

Pemerintahan

Diskominfo Garut Serahkan Bantuan Pangan CPPD Untuk Masyarakat Kecamatan Sucinaraja
Pelaksanaan Rapat Koordinasi KPU Kabupaten Garut bertajuk "Peningkatan Partisipasi Masyarakat dengan PPP se-Kabupaten Garut dalam Pemilu Tahun 2024" yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (30/3/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Ilham Kautsar Prawira/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Kadiskominfo Kabupaten Garut : PPK dituntut memiliki pemahaman dan keahlian teknologi digital
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, memberikan sambutan dalam acara Pelantikan UPZ KUA se-Kabupaten Garut dan Bimtek Pengelolaan Zakar dan Infaq/Shodaqoh, di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (18/10/2023).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Dukung Langkah BAZNAS dalam Pengumpulan Kupon Infaq Calon Pengantin _Target pengumpulan kupon tahun 2024 diestimasi mencapai Rp500 juta_
Pemerintah Kabupaten Garut melalui Penjabat Bupati, H. Barnas Adjidin, secara resmi mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Perumda Air Minum Tirta Intan Garut untuk tahun 2025. Pengesahan ini berlangsung dalam acara yang digelar di Hotel Harmoni Garut dan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kabupaten Garut.Senin(09/12/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut Sahkan RKAP Perumda Air Minum Tirta Intan Tahun 2025
Pemerintah Desa Sukarasa Kecamatan Pangatikan menggelar Musyawarah Penetapan rencana kerja pemerintah desa (RKPDES) untuk Usulan Pembangunan Tahun 2024.

Pemerintahan

Desa Sukarasa Kecamatan Pangatikan Gelar Musyawarah Desa (MUSDES)Tahun Anggaran 2024
Proses evakuasi korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Kampung Tambakan, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Minggu (4/6/2023).

Pemerintahan

Timsar Berhasil Temukan Warga Tenggelam di Sungai Cimanuk, Kampung Tambakan
error: Content is protected !!