Home / Pemerintahan

Kamis, 16 Februari 2023 - 20:12 WIB

Perwakilan Warga Kampung Stamplat Ikuti Upacara Peringatan HJG ke-210 secara Virtual

Dua pria warga kampung Stamplat saat menonton _livestreaming_ Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Garut ke-210 di Channel Youtube Garutkab TV, dan tangkapan layar wawancara Garutkab TV dengan Kadiskominfo dan Kades Panawa, Kamis (16/2/2023). (Foto : Dok. Diskominfo Garut).

Dua pria warga kampung Stamplat saat menonton _livestreaming_ Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Garut ke-210 di Channel Youtube Garutkab TV, dan tangkapan layar wawancara Garutkab TV dengan Kadiskominfo dan Kades Panawa, Kamis (16/2/2023). (Foto : Dok. Diskominfo Garut).

 

Pena Garut http://www.penagarut.com– Ada pemandangan yang menarik dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Garut ke-210 tahun ini, di mana upacara yang disiarkan secara langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut melalui Channel Youtube Garutkab TV ini, ditonton juga oleh beberapa warga Kampung Stamplat, Desa Panawa, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

Kampung Stamplat sendiri merupakan salah satu daerah _blankspot_, sehingga memiliki kendala dalam akses internet. Meskipun begitu, Diskominfo Garut terus mengupayakan agar akses telekomunikasi di Kampung Stamplat lebih memadai. Hal tersebut disampaikan Kepala Diskominfo Garut, Muksin, saat diwawancara secara live dalam moment Upacara Peringatan HJG ke-210, di Gedung Command Center Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (16/2/2023).

Kadiskominfo Garut mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan hasil tindaklanjut atas kunjungan kerja Bupati Garut ke Kampung Cileuleuy dan Stamplat, yang sebagian besar masyarakatnya tidak mendapatkan akses telekomunikasi yang memadai disebabkan alat pemancar yang tidak memadai.

Atas hal tersebut, lanjut Muksin, Bupati Garut memerintahkan agar jajaran Diskominfo melakukan upaya untuk menghadirkan akses internet di kedua tempat tersebut.

“Nah konturnya sih sebetulnya tidak terlalu terjal, mungkin jangkauan dari alat pemancarnya yang tidak memadai,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, upaya untuk membangun infrastruktur telekomunikasi di kedua daerah tersebut cukup berat karena sumber _bandwidth_ yang sangat terbatas, sehingga dilakukan berbagai alternatif untuk menghadirkan akses telekomunikasi di daerah tersebut.

“Tapi kita mencoba berbagai alternatif, mulai dari alternatif yang paling _low cost_ ya sampai kepada alternatif yang sifatnya _high cost_,” ucapnya.

Walaupun belum stabil sepenuhnya, imbuh Muksin, yang terpenting saat ini yaitu akses telekomunikasi sudah dihadirkan untuk masyarakat yang selama ini terbatas aksesnya.

“Sebetulnya ada cuman kan kapasitasnya kecil dan tidak bisa memanfaatkan era disrupsi digital ini dengan maksimal,” ungkapnya.

Ia berharap setalah adanya upaya Diskominfo Garut untuk menghadirkan akses internet kepada masyarakat, ke depannya dapat di _scale up_ atau diperluas oleh pemerintahan desa setempat, baik dari sisi kualitas maupun pemberdayaan masyarakat dengan hadirnya akses internet tersebut.

“Misalnya, jadi masyarakat di sana apakah memiliki potensi, kemudian juga ada anak muda, anak sekolah yang sebetulnya bisa disiapkan SDMnya untuk memanfaatkan akses internet ini untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuannya ya, jadi seperti itu,” jelasnya.

Muksin berharap dengan adanya akses internet ini, seperti diungkapkan kepada Kepala Desa (Kades) Panawa, Aang Saeful Anwar, bisa memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa tersebut, terutama untuk anak sekolah atau anak muda. Terlebih, dengan perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat, bisa meminta pelatihan untuk meningkatkan produktivitas, misalnya dengan mengadakan literasi digital, skill digital dan digital ethics atau etika sosial media.

“Bagaimana menyediakan lingkungan digital yang memungkinkan perangkat-perangkat digital ini dapat meningkatkan produktifitas, terutama dalam kemampuan masyarakat di bidang ekonomi,” ucap Muksin.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Panawa, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Aang Saeful Anwar mengungkapkan, saat ini keadaan akses telekomunikasi di daerah tersebut yang awalnya _blankspot_ kini sudah mulai membaik, sekalipun masih banyak warga yang belum kebagian akses internet.

“Sekarang alhamdulillah sekalipun sekarang masih banyak warga yang masih mempertanyakan (terkait koneksi internet) karena belum kebagian semua,” ungkap Aang.

Di Desa Panawa, tutur Aang, Kampung Stamplat merupakan kampung dengan jumlah masyarakat paling banyak, sehingga selama belum ada internet di daerah tersebut, komunikasi dan konektivitas cukup terhambat. Namun, berkat adanya bantuan dari Diskominfo, kini permasalahan tersebut mulai sedikit teratasi.

“Kampung Stamplat itu paling banyak warga di Desa Panawa, yang kedua itu kampung Cikopo, terus yang ketiga itu Pasirlembut, dan Alhamdulilah sekarang mah udah agak mendingan lah (berkat bantuan) Diskominfo dari pak Bupati,” tandasnya.

Untuk itulah di sela-sela mengikuti upacara Hari Jadi ke-210 Kabupaten Garut, Aang menitipkan ungkapan terima kasih kepada Bupati Garut yang telah merespon keinginan warganya saat kunjungan kerja ke wilayahya.

Share :

Baca Juga

Kepala Lapas Kelas IIA Garut Rusdedy, A.Md.IP., SH., M.Si

Pemerintahan

Maknai Hari Bakti Pemasyarakatan 2026, Lapas Garut Tegaskan Peran Humanis dan Produktif
Dalam rangka untuk meningkatkan kadar keimanan pada bulan Ramadhan yang penuh berkah, sudah menjadi tradisi bertahun-tahun diadakan buka puasa bersama dengan mengundang Keluarga Besar Baja Fight Academy yang bertempat di Rumah Makan Tujuh Likur Jl. Suherman No, 33, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pemerintahan

Dalam Rangka Harkamtibmas, Kaur Bin Ops Satuan Intelkam Polres Garut Hadiri Undangan Bukber BAJA Fight Academy
Dalam rangka Libur lebaran, Polres Garut melalui Polsek Cisurupan melaksanakan kegiatan pengamanan di objek wisata Kawah Papadayan untuk antisipasi aksi premanisme dan pungli yang ada di objek wisaata serta sebagai bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2025. Sabtu (05/04/2025).

Pemerintahan

Berikan Rasa Aman dan Nyaman Kepada Pengunjung, Polres Garut Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata Kawah Papadayan 
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menunjukkan botol miras yang akan dimusnahkan oleh jajaran Pemda Garut di Area Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (17/04/2023). (Foto : Deni Seftiana & M. Sofyan Fauzil/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Bupati Garut Saksikan Pemusnahan 200 Knalpot Brong hingga 8 Ribu lebih Botol Miras
Pj. Bupati Garut menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI berapa Insentif Fiskal, dalam Rapat Koordinasi Penurunan Stunting, di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (4/9/2024). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Atas Penilaian Kinerja, Garut Terima Insentif Fiskal Terbesar Sebesar Rp 25,989 Miliar
Polres Garut melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Sabu dalam Bungkus Rokok! Dua Pengedar Diciduk Satres Narkoba Polres Garut
Pelaksanaan Malam Puncak Penganugerahan Wanoja Desa Tahun 2023 yang dilaksanakan di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (28/2/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Anggana Mulia/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

DMPD Garut Gelar Penganugerahan Wanoja Desa Tahun 2023
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi dengan masyarakat. Sebanyak 31 ekor kambing dan 3 ekor sapi disalurkan secara simbolis sebagai hewan qurban kepada masyarakat di sekitar sumber mata air serta seluruh cabang PDAM.

Pemerintahan

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Tebar 34 Hewan Qurban di Momen Idul Adha 2025
error: Content is protected !!