Home / Pemerintahan

Kamis, 23 Februari 2023 - 18:13 WIB

Diterpa Penyakit Difteri, Pemkab Garut Berencana Lakukan Imunisasi Massal

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Difteri di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinkes Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023). (Foto : Moch. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Difteri di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinkes Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023). (Foto : Moch. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

PENA GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, menggelar acara Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Difteri, di Ruang Rapat Kantor Dinkes Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023).

Rakor ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, di mana diikuti juga oleh WakiDurejturcRSU dr. Slamet Garut, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Guntur, dan perwakilan rumah sakit swasta lainnya, Sekretaris Dinkes, dan Jajarannya, perwakilan rumah sakit swasta, Forum Garut Sehat, Disdik, Kemenag, DPMD, dan Dinas Komunikasi dan Informatika

Nurdin Yana menginstruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk sama-sama bergerak bersama dalam mengatasi penyakit Difteri sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Saya sudah instruksikan beberapa hal terkait dengan sesuai fungsional masing-masing SKPD, di situ ada BPBD tentu sesuai dengan fungsinya saya mintakan seperti itu, kemudian DPMD, kemudian Disdik, Dinsos, dengan Diskominfo, semua saya minta semua untuk menggempuri ini semua, sehingga penyakit Difteri yang (menyerang) bisa kita atasi,” ujar Sekda Garut ketika diwawancara seusai memimpin rakor.

Ia berharap dengan adanya kerja sama dari berbagai pihak dan pelaksanaan vaksinasi yang akan dilakukan pada Senin (27/02/2023) nanti, beberapa warga yang terpapar penyakit difteri bisa sembuh kembali.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Garut, dr. Leli Yuliani, menuturkan, menindaklanjuti merebaknya penyakit Difteri di Kabupaten Garut, pihaknya akan melakukan ORI atau _outbreak response immunization_, yaitu kegiatan imunisasi massal bagi masyarakat.

Ia juga memaparkan pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk menangani penyakit difteri ini, mulai dari deteksi dini bagi yang bergejala seperti difteri, kemudian menyosialisasikan ke semua fasilitas kesehatan untuk bisa melakukan deteksi dini penyakit difteri, hingga melakukan _screening-screening_ terhadap masyarakat yang kontak erat dengan orang yang positif difteri.

“Kemudian kita juga melakukan rujukan bagi yang positif bergejala, dan kemudian kita juga melakukan pemberian profilaksis bagi yang memang kontak erat seperti itu, dan juga memang ada yang di rumah yang isolasi mandiri yang tanpa gejala ya dewasa itu memang diberikan profilaksis, tapi memang dia memang harus isolasi mandiri, dan kemudian kita juga rencana akan melakukan imunisasi ya untuk 15 tahun ke bawah,” paparnya.

Hingga saat ini, imbuh dr. Leli, yang terkonfirmasi positif ada 7 orang, di mana 5 diantaranya sudah dirawat di rumah sakit.

dr. Leli juga menjelaskan ada beberapa gejala dari penyakit difteri ini, seperti demam, nyeri tenggorokan, hingga kesulitan untuk menelan.

“Dan yang kalau sudah parah, itu adalah bisa menyebabkan infeksi pada otot jantung (atau) miokarditis, karenakan Difteri itu mengeluarkan bakteri, Difteri itu mengeluarkan racun yang bisa nanti yang paling berat adalah menyebabkan infeksi pada otot jantung yang disebut miokarditis,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi status imunisasi anak-anak, karena jika status imunisasi tidak lengkap maka suatu saat anak tersebut akan mudah tekena bakteri atau virus, kemudian masyarakat juga diharapkan memperkuat imunitas tubuh dengan makanan bergizi, olahraga, dan istirahat yang cukup.

Share :

Baca Juga

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara pemberian apresiasi dari PT Bank Intan Jabar (BIJ) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut di Ruang Rapat Kejaksaan Negeri Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (26/10/2026).

Pemerintahan

Rp1,5 Miliar Kerugian Negara Kasus Korupsi BIJ Berhasil Dipulihkan, Ini Kata Bupati Garut
Pelaksanaan Pemusnahan Barang Bukti dan Barang Rampasan yang Sudah Memilki Kekuatan Hukum Tetap, di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (12/7/2023).

Pemerintahan

Kejari Garut Lakukan Pemusnahan Barang Bukti dan Rampasan
Alhamdulillah 1.938 jamaah haji asal Garut dalam keadaan sehat, dan melaksanakan wukuf di padang Arafah, saya mendapatkan laporan dari Ibu Kadinkes yang ada di Arafah, kita doakan semuanya dalam keadaan sehat wal'afiat," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/06/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Alhamdulillah 1.938 Jamaah Haji Asal Garut dalam Keadaan Sehat
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (24/4/2026).

Pemerintahan

Bupati Garut Dorong Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Garut 2023 Cari Bakat Sepakbola Terbaik
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin apel pagi dilingkungan pegawai Inspektorat, di Halaman Kantor Inspektorat Daerah, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (19/2/2024).

Pemerintahan

Pj Bupati Garut Minta Inspektorat Awasi Program Kegiatan SKPD
3.795.812 batang rokok dan 2.815,17 liter miras ilegal secara simbolis dimusnahkan di Kabupaten Garut, dalam acara Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Pemusnahan Barang Milik Negara dilaksanakan di Halaman Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (14/12/2023).

Pemerintahan

Lebih dari 3,7 juta Batang Rokok dan 2,8 Ribu Liter Miras Dimusnahkan Secara Simbolis di Kabupaten Garut
Satlantas Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak melalui kegiatan edukatif bertajuk “Polisi Sahabat Anak”. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama siswa-siswi dari TK Al Rasyid, di Halaman Mako Polres Garut. Jumat (23/05/2025).

Pemerintahan

Satlantas Garut Ajak Anak TK Main Sambil Belajar, Begini Keseruannya!
error: Content is protected !!