Home / Pemerintahan

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:19 WIB

Barnas Adjidin : Bantuan Harus Tepat Sasaran dan Efisien

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Entry Meeting Audit Kinerja Penurunan Kemiskinan Ekstrem, yang dilaksanakan di Aula Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/6/2024).

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Entry Meeting Audit Kinerja Penurunan Kemiskinan Ekstrem, yang dilaksanakan di Aula Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/6/2024).

PENA GARUT.COM– Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menekankan pentingnya keakuratan data dalam upaya penurunan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut. Dalam sambutannya pada acara Pembukaan Entry Meeting Audit Kinerja Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Selasa (11/6/2024), Barnas menegaskan bahwa bantuan harus diberikan tepat sasaran, tepat target, dan tepat jumlah.

“Kalau bantuan itu tidak tepat jangan diberikan itu yang paling tepat, kita bisa mempertaruhkan apa yang kita lakukan itu adalah sesuatu yang menurut saya efektif (dan) efisien,” ujar Barnas di Aula Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Barnas juga menyatakan bahwa upaya penurunan kemiskinan ekstrem tidak hanya bergantung pada satu dinas tertentu, tetapi melibatkan koordinasi antar perangkat daerah. Ia berharap audit kinerja tidak hanya menilai capaian masing-masing kedinasan, tetapi juga memperhatikan bagaimana koordinasi dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem.

Dengan kejelasan sasaran dan target kegiatan, tambah Baranas, kemiskinan dapat dikurangi, sehingga jangan sampai bantuan yang banyak tidak berdampak pada penurunan kemiskinan.

Ia memberi kewenangan penuh kepada Inspektur Daerah dan timnya dalam pelaksanaan audit kinerja. Diharapkan, audit ini dapat mengidentifikasi kelemahan program dan memperkuat langkah-langkah ke depan agar bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Barnas juga meminta agar Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadikan penanganan kemiskinan ekstrem sebagai prioritas utama. Penanganan kemiskinan harus terus ditingkatkan, agar kapasitas masyarakat miskin dapat ditingkatkan hingga mereka keluar dari kemiskinan.

“Jadi jangan sampai penanganan itu terus aja standarnya (atau) capaiannya hanya sekian, jadi harus ditingkatkan (capaiannya),” katanya.

Sementara itu, Plt Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menjelaskan bahwa audit kinerja ini bertujuan menilai program dan kegiatan berdasarkan aspek ekonomis, efisiensi, dan efektivitas serta memperbaiki tata kelola organisasi.

Audit kinerja akan berlangsung selama 15 hari kerja, dari 11 Juni hingga 3 Juli 2024, dengan target 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Garut, termasuk BPBD, Disdik, Dinkes, Dinas Pertanian, DKP, Diskop UKM, Dinas PUPR, DPMD, DPPKBPPPA, Disperkim, Diskannak, Disnakertrans, dan Dinsos.

Share :

Baca Juga

Pendapatan Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Hal tersebut terlihat dari peningkatan pendapatan pada periode Januari hingga Februari 2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

Pemerintahan

Pendapatan PDAM Garut Awal 2026 Meningkat, Layanan Pengaduan Pelanggan Dinilai Semakin Baik
Garut Kota* – Perhelatan acara Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) Tahun 2026 berlangsung meriah dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga Garut. Pembukaan GPBG diawali dengan pelaksanaan Helaran Karnaval yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Pemerintahan

Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang, Ini Makna Besar di Balik GPBG 2026
Ucapan HUT RI ke-80 Republik Indonesia

Pemerintahan

Ucapan HUT RI Ke-80 Republik Indonesia
Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Garut kembali menggelar operasi penertiban minuman keras (miras) dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif. 

Pemerintahan

Sat Narkoba Polres Garut Sita 29 Botol Miras, Dua Pelaku Diamankan dalam Razia Malam Hari
Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76 Tahun 2024 tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (23/12/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76 Tahun 2024
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Kodim 0611/Garut Ke 120 Tahun Anggaran 2024 resmi dibuka di Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024).

Pemerintahan

TMMD Reguler Ke 120 TA. 2024 Kodim 0611/Garut Resmi Dibuka oleh PJ Bupati
Seorang pria berinisial MH alias AA (23), warga Jl. Kenari, Desa Labanan Makmur, Kecamatan Berau, Kalimantan Timur, berhasil di amankan jajaran Polsek Singajaya setelah melakukan tindak pidana pengrusakan di rumah seorang warga, dengan menggunakan senjata tajam berupa sebilah golok, pada Selasa siang (06/05/2025).

Pemerintahan

Mabuk dan Bawa Golok, Pemuda Ini Serang Rumah Warga Garut
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut kembali menorehkan hasil dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah. Dalam operasi minuman keras (miras) yang digelar Senin malam (25/8/2025) di Kecamatan Leles, polisi berhasil menyita ratusan botol miras dari sebuah warung milik perempuan lanjut usia.

Pemerintahan

Polres Garut Tindak Tegas Peredaran Miras, Sita 173 Botol di Kecamatan Leles
error: Content is protected !!