Home / Pemerintahan

Senin, 31 Juli 2023 - 17:02 WIB

Disdukcapil Kabupaten Garut Sosialisasikan Aplikasi Sistem Informasi DIGJAYA untuk Integrasi Data Kependudukan

Pelaksanaan Sosialisasi Sistem Informasi Data Integratif Garut dengan Jangkauan Wilayah (DIGJAYA) yang dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (31/7/2023).

Pelaksanaan Sosialisasi Sistem Informasi Data Integratif Garut dengan Jangkauan Wilayah (DIGJAYA) yang dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (31/7/2023).

PENA GARUT.com-, Tarogong Kidul – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut menggelar Sosialisasi Sistem Informasi Data Integratif Garut dengan Jangkauan Wilayah (DIGJAYA) di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Senin (31/7/2023).

Sosialisasi DIGJAYA ini dikuka resmi Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Natsir Alwi, dihadiri oleh perwakilan dari 20 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

DIGJAYA merupakan inovasi dari Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Garut, Hendra Hidayatulloh, sebagai bagian dari projek perubahannya. Aplikasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan dan memvalidasi data kependudukan di Kabupaten Garut.

Natsir menyampaikan bahwa aplikasi ini akan mendukung perencanaan pembangunan, pelayanan publik, penganggaran, serta pembangunan demokrasi dan keamanan di Garut.

“Sehingga informasi-informasi atau data-data yang memang betul-betul diperlukan oleh Garut khususnya di dalam mulai dari perencanaan pembangunan, untuk pelayanan publik, termasuk untuk penganggaran,” ucapnya.

Dalam sosialisasi, Disdukcapil Garut membuka kesempatan bagi perwakilan SKPD untuk menyampaikan validasi data mereka, sehingga data-data tersebut dapat tervalidasi dengan baik dan benar, yabg nantinya akan ditindaklanjuti oleh Disdukcapil Garut.

“Sehingga data yang mereka miliki betul-betul tervalidasi dengan baik dan benar,” lanjutnya.

Ia berharap, dengan sosialisasi ini para SKPD di lingkungan Pemkab Garut akan tertarik untuk melakukan verifikasi dan validasi data, sehingga data yang sebelumnya hanya menggunakan _by name by adress_ dapat tervalidasi sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

“Ketika menggunakan _by name by adress_ maka terdapat data-data yang kadang ganda, tapi ketika menggunakan satu NIK, NIK itu hanya satu orang satu NIK tidak akan ada data ganda,” tegasnya.

Hendra Hidayatulloh, Kabid PIAK Disdukcapil Garut, menjelaskan bahwa DIGJAYA menyajikan informasi data yang akurat dan valid dari berbagai layanan pengguna, termasuk data dari instansi vertikal dan SKPD di Pemkab Garut.

“Nanti data yang tersampaikan akan menjadi satu informasi data, dan disajikan dalam bentuk data yang lebih akurat dan valid,” ungkapnya.

Data yang akan ditampilkan dalam DIGJAYA, menurut Hendra, merupakan hasil dari penyandingan dan pemadanan data oleh SKPD yang langsung bekerja sama dengan Disdukcapil Garut. Aplikasi ini akan menyajikan data-data tersebut dengan lebih baik dalam bentuk yang lebih akurat dan valid.

“Yang biasanya kita hanya keluaran data itu valid tidak valid, tapi nanti kita akan sajikan data tambahan bahwa data yang bersangkutan itu ternyata dihubungkan dengan cross tabulasi dengan data,” lanjutnya.

DIGJAYA diharapkan menjadi alat bantu bagi para pimpinan dalam pengambilan keputusan berhubungan dengan data, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat berdasarkan hasil data yang valid.

“Harapannya Digjaya ini kita bisa menyajikan data lebih akurat lagi, data bisa tersajikan lebih baik lagi sehingga pemangku kebijakan bisa memberikan keputusannya, pengambilan keputusan kebijakannya lebih tepat lagi karena dengan hasil data yang valid,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar Polres Garut pada Senin (14/07/2025) menunjukkan hasil positif. Dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan yang cukup signifikan di sejumlah titik rawan pelanggaran di wilayah hukum Polres Garut.

Pemerintahan

Penegakan Humanis, Polisi Garut Edukasi Pengendara di Hari Pertama Operasi
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Lapas Kelas IIA Garut yang berhasil membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hingga mampu menembus pasar ekspor. Hal ini disampaikan saat dirinya mendampingi Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman, dalam acara pelepasan ekspor produk sabut kelapa (coir shade) ke Spanyol, Kamis (25/09/2025).

Pemerintahan

Produk Lapas Garut Tembus Ekspor, Wakil Bupati Garut Putri Karlina Beri Apresiasi Besar
Pelaksanaan Sosialisasi dan Evaluasi Penyusunan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Garut dalam Pemilu Tahun 2024, yang dilaksanakan di Aula Tirta Kencana Hotel, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (31/3/2023). (Foto : Bagus Syah Putra & Moch. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

KPU Garut Sosialisasikan Penambahan Dapil pada Pemilu 2024
Pemantapan Persiapan Teknis Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut 2024, yang dilaksanakan di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlwan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (6/6/2024).

Pemerintahan

KONI Kabupaten Garut Matangkan Persiapan Porkab 2024
Pelaksanaan Apel Gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (03/04/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim, Deni Seftiana & Bagus Syah Putra/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Bupati Garut Lantik 27 PNS dalam Jabatan Administrasi
Pelaksanaan Sorlip surat suara di Gedung Raja Plaza, Jalan Guntur Endah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (10/01/2024).

Pemerintahan

Cerita dari Balik Layar Proses Sorlip Surat Suara Pemilu di Garut’ _Bisa sortir dan lipat 14 dus surat suara per hari_
Proses pemekaran Desa Sukamenak di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, semakin mendekati realisasi. Tim verifikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi sebagai bagian dari tahapan evaluasi administrasi dan kesiapan infrastruktur.

Pemerintahan

Pemekaran Desa Sukamenak di Wanaraja, Garut, Makin Dekat dengan Kenyataan
Dalam upaya mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TBC) tahun 2030, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) melalui pemeriksaan Chest X-Ray (CXR) bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai 29 hingga 31 Oktober 2025, di area Gazebo Lapas Garut.

Pemerintahan

Sinergi Kemenkumham dan Kemenkes: Lapas Garut Lakukan Skrining TBC Massal
error: Content is protected !!