Home / Pemerintahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Fantastis! Lapas Garut Panen 17,7 Ton Ayam dari Program Kemandirian

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Melalui program pembinaan kemandirian di bidang peternakan, Lapas Garut berhasil memanen **17.742 kilogram atau 17,7 ton ayam pedaging** dengan melibatkan tujuh warga binaan di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Melalui program pembinaan kemandirian di bidang peternakan, Lapas Garut berhasil memanen **17.742 kilogram atau 17,7 ton ayam pedaging** dengan melibatkan tujuh warga binaan di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

PENA GARUT.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Melalui program pembinaan kemandirian di bidang peternakan, Lapas Garut berhasil memanen **17.742 kilogram atau 17,7 ton ayam pedaging** dengan melibatkan tujuh warga binaan di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Panen yang berlangsung secara bertahap pada 8–14 Oktober 2026 tersebut menghasilkan 8.990 ekor ayam dari populasi awal sebanyak 9.400 ekor, dengan bobot rata-rata 1,97 kilogram per ekor. Dari populasi tersebut, sebanyak 50 ekor turut disalurkan kepada masyarakat sekitar Lapas sebagai bentuk kepedulian sosial, sedangkan 360 ekor lainnya tercatat mengalami kematian selama masa pemeliharaan.

Keberhasilan ini merupakan hasil pengelolaan peternakan melalui kerja sama dengan PT Barokah Restu Utama, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam Lapas mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang nyata.

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, **Rusdedy**, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan dalam menyukseskan program prioritas Kemenimipas, khususnya penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan.

“Panen 17,7 ton ayam ini bukan sekadar capaian produksi, melainkan bukti bahwa warga binaan mampu menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan. Kami ingin Lapas menjadi ruang pembinaan yang produktif, tempat warga binaan memperoleh keterampilan, membangun kemandirian, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,”* ujar Rusdedy.

Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), **Asep Supriatna**, menjelaskan bahwa keterlibatan tujuh warga binaan dalam kegiatan peternakan menjadi sarana pembelajaran langsung, mulai dari pemeliharaan, pengelolaan pakan, pengawasan pertumbuhan hingga proses panen.

*”Kami tidak hanya mengejar hasil produksi, tetapi juga memastikan setiap proses menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan. Harapannya, pengalaman ini dapat membuka peluang usaha maupun pekerjaan setelah mereka kembali ke masyarakat,”* ungkap Asep.

Selain mendukung ketersediaan pangan, kegiatan ini juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi melalui kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemberian premi kepada warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui capaian tersebut, Lapas Garut terus memperkuat perannya sebagai institusi pembinaan yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada pemberdayaan.

**-Dari balik tembok Pemasyarakatan, lahir kontribusi nyata bagi ketahanan pangan sekaligus harapan baru bagi masa depan warga binaan-.**

Share :

Baca Juga

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut Dapil 111, Endang Saepudin, menyerap aspirasi masyarakat di berbagai titik selama reses masa sidang I periode 2024-2029.

Pemerintahan

Anggota DPRD Garut Endang Saepudin Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Insentif Guru Ngaji
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, PDAM Tirta Intan Garut menggelar perayaan istimewa yang memadukan semangat kemerdekaan dengan apresiasi kepada pelanggan setia.

Pemerintahan

PDAM Tirta Intan Garut Meriahkan Kemerdekaan dengan Reward dan Bagi Sembako
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2025, yang dilaksanakan di Lapangan Markas Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (10/2/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Akan Laksanakan Ops Keselamatan Lodaya 2025
Satres Narkoba Polres Garut berhasil menggagalkan upaya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Seorang pria berinisial PN (33), warga setempat, ditangkap Rabu sore, 24 Juli 2025, saat tengah menguasai ratusan butir obat keras diduga tanpa izin edar.

Pemerintahan

Sat Narkoba Garut Tangkap PN, Pemuda Pembawa Tramadol dan Hexymer
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan sikap tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Pada hari ini, jajaran Lapas Garut menggelar kegiatan pemusnahan barang sitaan hasil razia, berupa telepon genggam dan berbagai alat elektronik yang ditemukan saat penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pemerintahan

Lapas Garut Musnahkan HP dan Elektronik Ilegal WBP
Pelaksanaan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kabupaten Garut dengan mengusung tema “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”, bertempat di Halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/2/2023). (Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Di Momen HPSN Tahun 2023, Bupati Garut Resmikan Wisata Eling
Kondisi Jalan Otto Iskandar Di Nata, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (27/03/2024).

Pemerintahan

Garut Siapkan Langkah Keberlanjutan Gerakan Kamis-Jumat Bersih
Pelaksanaan penyerahan secara langsung bantuan beras cadangan pemerintah pusat yang dilaksanakan di Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Rabu (31/1/2024).

Pemerintahan

Bupati Garut Serahkan Bantuan Pangan untuk Masyarakat Garut _Total penerima bantuan di Kabupaten Garut mencapai 296.885 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)_
error: Content is protected !!