Home / Pemerintahan

Rabu, 13 Desember 2023 - 20:51 WIB

Fun Run Meriahkan Peringatan Hari AIDS Sedunia di Garut

Pelaksanaan _Fun Run_ dalam rangka Hari AIDS Sedunia (HAS), berlangsung di Gedung _Art Centre_ Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (13/12/2023). 

Pelaksanaan _Fun Run_ dalam rangka Hari AIDS Sedunia (HAS), berlangsung di Gedung _Art Centre_ Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (13/12/2023). 

PENA GARUT.COM– Dalam rangka Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut bersama Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Garut sukses menggelar acara Fun Run di Gedung Art Centre Garut, Rabu (13/12/2023). Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menegaskan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di wilayahnya.

Wakil Bupati Helmi Budiman menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah fokus pada tiga pilar penanganan HIV/AIDS dengan slogannya “Three Zero,” yaitu zero infeksi baru, zero kematian akibat HIV/AIDS, dan zero diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS pada tahun 2030. Ia menekankan pentingnya penguatan iman, harmonisasi keluarga, dan pemahaman akan bahaya HIV/AIDS sebagai langkah krusial.

Acara Fun Run dianggap sebagai puncak kegiatan penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Garut selama setahun. Helmi mengkampanyekan bahwa penyakit ini bukanlah dosa, melainkan suatu kondisi yang memerlukan perawatan. Dalam konteks ini, targetnya adalah mengurangi angka kematian dan mencegah kasus baru.

“Oleh karena itu target kita yang meninggal nol karena harus melakukan pengobatan gitu, yang kedua juga tadi jangan sampai ada kasus baru,” ucap Wabup Garut.

Terakhir, Wabup Garut, menyampaikan, mengingat penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang bisa menular karena seks bebas, maka masyarakat diimbau untuk dapat terhindar dari pergaulan bebas ataupun seks bebas.

“Nah oleh karena itu, kita tidak mau ada kasus baru dengan meningkatkan pengetahuan terkait dengan HIV/AIDS atau bahaya HIV/AIDS, kita juga harus tahu tentang bahaya narkoba, karena salah satu yang menyebabkan HIV/AIDS itu adalah salah satunya adalah narkoba,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Garut, Asep Surachman, memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari AIDS Sedunia, mencakup Fun Run, senam trampolin, dan workshop/talkshow untuk memberikan wawasan HIV/AIDS kepada siswa SMA di Kabupaten Garut.

“Di usia-usia rentan inilah yang kita harus berikan informasi seutuhnya tentang HIV/AIDS dan upaya pencegahannya,” ujarnya.

Asep memaparkan, jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut cukup mengkhawatirkan, di mana pada tahun lalu kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut berada di angka 212 kasus, dan di tahun ini hingga bulan Oktober kemarin telah ditemukan 201 kasus HIV/AIDS baru, serta pasien HIV/AIDS yang meninggal dunia berjumlah 25 orang.

Kabid P2P Dinkes Garut menyampaikan beberapa upaya yang telah pihaknya lakukan yaitu _screening_ terhadap populasi rentan diantaranya seperti ibu hamil, komunikasi LSL (Lelaki Seks dengan Lelaki), komunitas waria, komunitas pelaku seks bebas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Badan Pemasyarakatan (Bapas), Rumah Tahanan (Rutan), dan penderita TBC.

“Kita ambil target kita tahun ini 62.225 ya, harus dikejar untuk mengetahui bagaimana yang 60 ribu ini ada ditemukan yang baru atau engga. Ternyata tadi ditemukan 201 dan sebagian besar ternyata pada yang memiliki perilaku seks menyimpang yaitu LSL,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperkuat pertahanan keluarga dan keharmonisan keluarga, karena keluarga yang tangguh akan memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, sebagai dasar yang paling fundamental. Selain itu, masa transisi dari remaja ke dewasa dinilai sangat rawan, maka dari itu harus diberikan penyuluhan, sosialisasi, serta pendidikan agama yang kuat.

“Harapannya Garut tahun depan kita turun kasus HIV/AIDS jangan ditemukan lagi banyak kita mesti turunkan dengan cara hari ini salah satunya dengan mengkampanyekan, kita tahun 2030 harus tereliminasi HIV/AIDS di Garut,” ucapnya.

Pihak Dinkes Garut berkomitmen untuk melakukan screening terhadap populasi rentan, termasuk ibu hamil, LSL, waria, dan narapidana. Upaya ini dilakukan untuk mencapai target screening sebanyak 62.225 orang tahun ini, dengan harapan dapat mengurangi kasus HIV/AIDS di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Garut. Pada Senin malam (8/9/2025), Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menggelar Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kecamatan Banyuresmi.

Pemerintahan

Tertangkap Basah! Warga Banyuresmi Jual Miras Ilegal Sistem COD
Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi wisata Situ Bagendit untuk memastikan pengamanan yang optimal bagi para pengunjung, khususnya yang saat ini libur panjang mudik Lebaran, sebagai bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut. Sabtu (05/04/2025).

Pemerintahan

Pastikan Rasa Aman dan Nyaman Pengunjung, Kapolres Garut Cek Pengamanan Wisata Situ Bagendit
Kabupaten Garut melaksanakan kegiatan pemberangkatan jemaah haji untuk Kloter 05 Gelombang 1 Tahun 1446 H / 2025 M. Jumat (02/05/2025).

Pemerintahan

Garut Berangkatkan 435 Jemaah Haji, Ini Pesan Kapolres untuk Keselamatan Mereka!
Sebanyak 150 orang pemudik asal kabupaten garut, ikut dalam program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Polres Garut, pada Ops Ketupat Lodaya 2025.

Pemerintahan

Mudik Gratis Bersama Kapolres Garut, 150 Pemudik Sudah Diberangkatkan
Polres Garut amankan Tiga pria berinisial AM (22), SA (25) dan SG (21) di saat nonton bareng Persib Bandung di Alun-alun Garut. Jumat (9/5/2025) malam.

Pemerintahan

Mabuk Saat Nobar Persib, Tiga Pemuda Diamankan polres Garut 
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Rencana Kerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Tahun 2024, di Aula Hotel Cipanas Indah, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (6/3/2023). (Foto : Moch. Ahdiansyah/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Wabup Garut Hadiri Forum SKPD Renja Disparbud Garut Tahun 2024
Persoalan ketidaksesuaian data desil masyarakat menjadi salah satu keluhan yang mencuat dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Demokrat, Endang Saepudin, Selasa (13/10/2026).foto (Ihsan penaGarut.com)

Pemerintahan

Reses Anggota DPRD Kabupaten Garut Endang Saepudin Ungkap Data Desil Tak Sesuai Fakta, Warga Miskin masuk Desil Tinggi Bayak BPJS Non Aktif  
Kepolisian Resor (Polres) Garut melalui Polsek Banjarwangi bertindak cepat menanggapi aduan masyarakat yang disampaikan melalui layanan WhatsApp Taros Kapolres Garut. Seorang pemuda yang mengamuk dan merusak rumah di Kampung Babakan, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, berhasil diamankan petugas pada Jumat (21/02/2025).

Pemerintahan

Mengamuk dan Ancam Orang Tua dengan Golok, Pemuda di Garut Diamankan Polisi
error: Content is protected !!