Home / Pendidikan

Senin, 12 Agustus 2024 - 15:12 WIB

Ikatan Pelajar Muhammadiyah Rayakan Milad ke-63 dengan Apel Akbar di Garut

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) se-Jawa Barat merayakan Milad ke-63 dengan menggelar Apel Akbar,Acara ini dimulai dengan parade pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Barat, dilanjutkan dengan Tasyakur Binidmah, dan diakhiri dengan Apel Milad sebagai puncak perayaan.

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) se-Jawa Barat merayakan Milad ke-63 dengan menggelar Apel Akbar,Acara ini dimulai dengan parade pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Barat, dilanjutkan dengan Tasyakur Binidmah, dan diakhiri dengan Apel Milad sebagai puncak perayaan.

PENA GARUT COM– Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) se-Jawa Barat merayakan Milad ke-63 dengan menggelar Apel Akbar,Acara ini dimulai dengan parade pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Barat, dilanjutkan dengan Tasyakur Binidmah, dan diakhiri dengan Apel Milad sebagai puncak perayaan.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Dr. Ayi Rusyana, M.Ag., perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, serta Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin, Ketua Umum Pimpinan Wilayah IPM Jawa Barat, Irsyad Khalid, dan Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Garut, Dwi Azhar Ramdhani. Tidak ketinggalan, seluruh santri Pondok Pesantren Darul Arqam turut serta dalam acara yang penuh makna ini.acara ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Arqam, Kabupaten Garut.

Ketua Umum PD IPM Garut, Dwi Azhar Ramdhani, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Garut sebagai tuan rumah Milad kali ini.

“Kami merasa bangga menjadi tuan rumah event besar ini, yang menghadirkan pelajar Muhammadiyah se-Jawa Barat, Pimpinan Cabang se-Garut, serta AUM Pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Garut,” ujar Dwi Azhar saat di wawancarai,Senin(12/08/2024).

Lebih lanjut, Dwi Azhar menekankan pentingnya peran pelajar Muhammadiyah dalam menghadapi Pilkada Kabupaten Garut dan Pilkada Provinsi Jawa Barat yang akan datang. Menurutnya, pelajar Muhammadiyah harus cerdas dan kritis dalam memilih pemimpin yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.

“Sebagai pemilih pemula yang jumlahnya cukup besar, pelajar Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menentukan arah kepemimpinan di Kabupaten Garut,” tambahnya.

Dwi Azhar juga menyampaikan bahwa Apel Milad ke-63 ini bukan hanya sekadar ajang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas dan semangat kebersamaan di kalangan pelajar Muhammadiyah se-Jawa Barat.

“Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan pelajar Muhammadiyah mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa, khususnya di Jawa Barat,” pungkasnya.

Maka dari itu lanjut ia,Apel Milad ke-63 IPM se-Jawa Barat di Garut ini menjadi bukti nyata dari semangat pelajar Muhammadiyah dalam bersatu dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

“Melalui acara ini, diharapkan para pelajar dapat terus mengembangkan potensi diri dan berperan lebih aktif dalam setiap aspek kehidupan, baik di tingkat daerah maupun nasional,”ujarnya

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Resmi Dilantik, 78 Guru Lulusan PPG IPI Garut Siap Mencerdaskan Bangsa
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

Pendidikan

Talkshow Aksi Peduli Lingkungan Digelar di Desa Galihpakuwon, Mahasiswa KKN Ajak Warga Jaga Lingkungan demi Masa Depan
Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-96, Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut, Dwi Azhar Ramdhani, mengajak seluruh pelajar di Indonesia untuk memperkuat karakter dan bersinergi demi kemajuan bangsa. Pesan ini sejalan dengan tema yang diusung, “Maju Bersama Indonesia Raya, Pelajar Berkarakter,” yang mencerminkan harapan agar generasi muda mampu mengembangkan diri dan berperan aktif dalam pembangunan Indonesia.

Pendidikan

Ketua IPM Garut: “Maju Bersama Indonesia Raya, Pelajar Berkarakter”
MAN 1 Garut, lembaga pendidikan yang telah lama dikenal dengan prestasi akademik dan non-akademiknya, kembali membuka pintu untuk para calon siswa baru pada tahun ajaran 2024/2025. Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, MAN 1 Garut telah menetapkan kuota sebanyak 10 roomble, yang masing-masing terdiri dari 36 siswa, sehingga totalnya mencapai 360 siswa.

Pendidikan

MAN 1 Garut Membuka Penerimaan Siswa Baru dengan Program Unggulan
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kembali mencuri perhatian. Tidak hanya mencetak guru yang kompeten secara akademis dan pedagogis, PPG IPI Garut kini menjadi kawah candradimuka para calon pemimpin pendidikan masa depan.

Pendidikan

IPI Garut Cetak Pemimpin Pendidikan Masa Depan Lewat Program PPG
Bupati Garut, Rudy Gunawan melantik secara langsung 3.295 tenaga guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), berlangsung di Lapangan Oto Iskandar di Nata, Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (27/6/2023).

Pendidikan

Bupati Garut Lantik 3.295 Tenaga Guru Honorer Jadi PPPK
Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIX untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (26/7/2025), dan menjadi titik penting regenerasi kepemimpinan serta perumusan arah strategis IMM ke depan.

Pendidikan

Ketua PD Muhammadiyah Garut: IMM Harus Bebas dari Intervensi Destruktif!
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyerahkan secara simbolis bantuan beras kepada warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/04/2023). (Foto : Deni Seftiana, Febri Noptageri, & M. Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pendidikan

Pemkab Garut Targetkan penyaluran bantuan beras kepada 283 Ribu Lebih KPM Tuntas Sebelum Lebaran
error: Content is protected !!