PENA GARUT.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya menggelar kegiatan bakti sosial pada Selasa, (11/08/2026.)
Kegiatan tersebut diisi dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis bagi pegawai, serta pembagian bantuan sembako kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, dan diikuti jajaran pegawai UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Salah satu kegiatan utama adalah donor darah yang dilaksanakan bekerja sama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kabupaten Garut.
Sebanyak 35 petugas Pemasyarakatan dan Imigrasi mengikuti pemeriksaan untuk menjadi pendonor. Dari jumlah tersebut, 27 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darah.
Rinciannya, sembilan pendonor bergolongan darah A, tujuh orang bergolongan darah B, delapan orang bergolongan darah O, dan tiga orang bergolongan darah AB. Sementara delapan peserta lainnya belum dapat melakukan donor darah karena pertimbangan kondisi kesehatan.
Selain donor darah, pegawai juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari perhatian jajaran terhadap kesehatan dan kebugaran pegawai agar dapat menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
Kepedulian sosial juga diwujudkan melalui pemberian bantuan sembako. Sebanyak 15 keluarga penerima manfaat yang berasal dari keluarga WBP dan masyarakat mendapatkan paket kebutuhan pokok.
Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
“Kemerdekaan tidak hanya kita maknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pemberian bantuan sembako merupakan wujud kepedulian serta semangat gotong royong jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya,” ujar Rusdedy.
Menurut Rusdedy, donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan yang sederhana tetapi memiliki manfaat besar bagi orang lain.
“Setetes darah merupakan bukti kepedulian dan dapat menjadi harapan bagi sesama. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat sekaligus mempererat solidaritas antarpegawai serta hubungan dengan masyarakat,” katanya.
Kegiatan bakti sosial tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat sinergi jajaran UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya dengan masyarakat. Semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat melalui kegiatan kemanusiaan dan pelayanan yang profesional serta humanis.
Semangat tersebut diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga keberadaan jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya kita maknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Garut Rusdedy.
“Setetes darah merupakan bukti kepedulian dan dapat menjadi harapan bagi sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat solidaritas antarpegawai serta hubungan dengan masyarakat,” tambahnya(SAN)















