Home / Pemerintahan

Rabu, 1 Februari 2023 - 21:17 WIB

Pemkab Garut Berkolaborasi dengan Yayasan Bakti Barito Gelar Program Sekolah Adiwiyata

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Program Sekolah Adiwiyata dalam bentuk Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang dilaksanakan di _Meeting Room_ SMPN 1 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (31/1/2023).  (Foto: Anggana Mulia/ Ilham Kautsar Prawira/ Diskominfo Garut)

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Program Sekolah Adiwiyata dalam bentuk Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang dilaksanakan di _Meeting Room_ SMPN 1 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (31/1/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Ilham Kautsar Prawira/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berkolaborasi dengan Yayasan Bakti Barito menggelar Rapat Koordinasi Program Sekolah Adiwiyata dalam bentuk Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang dilaksanakan di _Meeting Room_ SMPN 1 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (31/1/2023).

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, mengungkapkan, pendekatan, pemanfaatan, dan pembudayaan lingkungan harus ada dalam _mindset_ anak-anak sekolah. Menurutnya, proses adiwiyata merupakan pendekatan yang adaptif terhadap pengelolaan lingkungan khususnya lingkungan sekolah.

“Melalui proses adiwiyata inilah sebetulnya kita ingin mendekatkan ini loh yang adaptif terhadap pengelolaan lingkungan seperti begini, begitulah kurang lebih, sehingga kerusakan yang ada nan jauh di sana akan menjadi tanggung jawab mereka, karena bisa saja menjadi pengganti kita di lingkungan,” ucap Sekda Garut

Nurdin menambahkan, jika anak-anak tidak memiliki pengetahuan terhadap pengelolaan lingkungan yang baik, maka kondisi lingkungan ke depannya akan sangat sulit dan mengkhawatirkan.

“Hari ini anak anak kita, besok orang tua mereka akan peduli lingkungan dan mereka di daerah yang kondisi, maaf, kebutuhan real kehidupan seharinya, maka ketika ini diberikan setidaknya akan membekas, jadi tidak akan terlalu sporadis dalam eksploitasi alam nah ini yang inginkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, mengatakan bahwa sekolah memiliki sumber sampah yang cukup kompleks di antaranya seperti sampah makanan dan minuman, sampah kegiatan sekolah, alat tulis kantor, maupun aktivitas belajar dan mengajar.

“Dan ini tentu saja akan memberikan satu produk yang dalam bentuk sampah kayak gitu, plastik sisa makanan, daun, ranting, kertas, dan sampah lainnya,” tuturnya.

Maka dari itu, imbuh Jujun, perlu dilakukan pemetaan potensi dan masalah yang ada lingkungan di sekolah. Tak hanya itu, integrasi perlindungan hidup pada mata pelajaran di sekolah juga diperlukan sebagai bentuk penekanan atau pembiasaan perilaku atau norma lingkungan hidup di sekolah.

Ia memaparkan, bahwa program GPBLHS merupakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup.

“Outputnya adalah perilaku bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan hidup serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan upaya pendukung ketahanan bencana sekolah,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Garut, Asep Wawan, mengungkapkan bahwa program GPBLHS ini memiliki banyak dampak positif terhadap sekolah-sekolah yang mengikuti kegiatan ini. Maka dari itu, ia berharap seluruh jenjang pendidikan baik itu TK, SD, SMP, SMA ataupun Mts dan MA dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan Sekolah Adiwiyata.

“Sebab dengan mengikuti kegiatan ini tentunya kita ya, bapak/ibu selaku pengelola sekolah akan bertambah wawasan pengetahuan tentang bagaimana cara me-_manage_ sekolah yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga berharap, bagi sekolah-sekolah yang belum sama sekali mengikuti kegiatan ini, dapat mendaftarkan diri untuk menjadi peserta Program Sekolah Adiwiyata di tahun ini.

“Diharapkan kerja sama dari para pengawas, pembina, terutama yang hadir dan tentunya lebih mengetahui tentang kondisi sekolah didata, didorong sekolah, dimotivasi agar semua sekolah terutama yang belum pernah sama sekali mengikuti kegiatan ini untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sekolah,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Garut Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Seorang pemuda berinisial R (23), warga setempat, ditangkap beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat CBS warna merah hitam tanpa pelat nomor polisi.

Pemerintahan

Aksi Nekat Pemuda Di Garut Gondol Motor Terparkir, Akhirnya Dibekuk Polisi
Dalam rangka program edukasi dan pembinaan kepada generasi muda, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut melaksanakan kegiatan "Police Go To School" dengan menjadi pembina upacara di SMAN 1 Garut, Senin (19/5/2025).

Pemerintahan

Program Police Go To School, Satlantas Garut Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman membuka secara resmi pelaksanaan Idul Khotmi Tarekat Tijaniyah Nasional ke-231 yang digelar di Pesantren Zawiyah, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Rabu (30/8/2023).

Pemerintahan

Ribuan Warga Garut Sambut Idul Khotmi Tarekat Tijaniyah ke-231 dengan Pameran Artefak Peninggalan Nabi
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran psikotropika dan mengamankan dua orang tersangka di kawasan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pemerintahan

Satres Narkoba Polres Garut Sita Puluhan Obat Psikotropika, Jaringan Pemasok Diburu
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Operasi Gabungan (Opsgab) Pajak Kendaraan Bermotor yang digelar di kawasan Bundaran SMKN 2 Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (19/05/2026).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Tinjau Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor
Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar upacara yang berlangsung khidmat di Aula Mumun Surachman, Kamis (21/8/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P. selaku Inspektur Upacara.

Pemerintahan

Polres Garut Peringati Hari Juang Polri, Personel Diminta Jaga Semangat Bhayangkara
Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Otista Alun-alun Garut, Jalan A.M. Yani No. 22, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/8/2026) pagi.

Pemerintahan

Dandim 0611/Garut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Ajak Warga Perkokoh Persatuan
Warga Kampung Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Cibeurem pada Sabtu pagi, 26 April 2025.

Pemerintahan

Penemuan Mayat di Sungai Cibeurem Gegerkan Warga Pangatikan Garut
error: Content is protected !!